Menuju Kutub Kusebut kau bumi, Kasihku. Mengenal ombak lautmu yang pasang dan surut Ketika bercengkerama dengan para nelayan Untuk membaca...
Baca SelanjutnyaDetailsIngatan yang Samar-Samar Aku terbangun di atas kasur setiaku Tempat aku bebas menggerutu Melampiaskan kerandoman yang tak kunjung usai Kulihat...
Baca SelanjutnyaDetailsSi Makin Kundang Ini cerita Si Makin Kundang dari lembah hendak ke bukit dari kampung hendak ke kota dari sini...
Baca SelanjutnyaDetailsMengkaji Kemustajaban Lama sudah kita berbaring di pelupuk kekufuran Berdendang berbuai-buai dalam dekapan nikmat duniawi Meringik lara di ambung ciptaan-Nya...
Baca SelanjutnyaDetailsRobinhood Suci Maksimal Pagi-pagi buta bau kretek dan embun Gerombolan laki-laki muda baru merebahkan diri ke lantai keramik setelah semalaman...
Baca SelanjutnyaDetailsNyanyian Kita dan tingkah berulang nama aku menjadi Malin terlapuk hujan lembab bersekat pada renda sarung Bapak ketika magrib, cabiklah!...
Baca SelanjutnyaDetailsHujanku, Hujan Ibu hujan di kotaku mengirim pesan dari ibu tentang kereta bawah tanah yang mampir di ujung mimpinya kereta...
Baca SelanjutnyaDetailsMuseum Luka Dalam tragedi luka yang paling lara Kau tidak dapat menyalahkan sesiapa Malin Kundang, Siti Nurbaya, Hayati, Sangkuriang, hingga...
Baca SelanjutnyaDetailsBiru Terbaring di garis yang putih Mendengar suaramu yang merdu Melihat ragamu yang biru Cukup membasuh lukaku Menenangkan jiwa yang...
Baca SelanjutnyaDetailsPudar Malam, aku bercerita tentang pelangi yang lama hilang tak jumpa Aku bertanya kemana kau habiskan warna merah jalang itu?...
Baca SelanjutnyaDetails