Rabu, 09/9/26 | 04:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

“Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

Minggu, 07/7/24 | 18:15 WIB
Oleh: Ria Febrina (Dosen Program Studi Sastra Indonesia Universitas Andalas dan Mahasiswa Program Doktor Ilmu-Ilmu Humaniora Universitas Gadjah Mada)

Suatu hari ketika membaca “Kata Pengantar” dalam sebuah skripsi, saya menemukan kata kehadiran. Kata ini ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berikut kalimat yang terdapat dalam bab tersebut.

Puji syukur kami ucapkan atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa ….

Dalam KBBI Edisi VI (2024), kata kehadiran bermakna ‘perihal hadir; adanya (seseorang, sekumpulan orang) pada suatu tempat’. Apakah memungkinkan menghadirkan Tuhan pada suatu tempat? Jawabannya, tentu saja tidak. Jika ditelusuri lebih lanjut, hal tersebut terjadi karena menurut Kridalaksana (1991) dalam buku Masa Lampau Bahasa Indonesia: Sebuah Bunga Rampai dan juga menurut Ager (2001) dalam buku Motivation in Language Planning and Language Policy, ada sejumlah masalah kebahasaan yang tidak dirasakan oleh masyarakat.

Secara turun-temurun, kita diwariskan dengan kata ke hadirat yang diambil dari kata hadirat. Dalam KBBI Edisi VI (2024), kata hadirat bermakna ‘hadapan’, misalnya dapat dilihat pada kalimat, “dengan tenang ia menghadap ke hadirat Tuhan’. Karena masyarakat tidak mampu membedakan cara penulisan kata depan—apakah dipisah dan digabung—lama-kelamaan muncullah bentuk yang salah. Masyarakat berpikir bahwa penulisan yang benar adalah kehadirat.

BACAJUGA

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Prompt AI dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 06/9/26 | 23:00 WIB
Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata Pas, Cocok, Sesuai, dan Relevan

Minggu, 30/8/26 | 16:13 WIB

Karena masyarakat Indonesia sangat abai dengan penggunaan kaidah yang benar dalam bahasa Indonesia, mereka menganggap kata kehadiran merupakan bentuk yang sama dengan kehadirat. Oleh sebab itu, kata kehadiran pun dianggap sebagai bentuk yang benar dan kemudian digunakan pada bab “Kata Pengantar” dalam sebuah karya ilmiah. Mereka menggunakan kata tersebut karena (1) tidak mengetahui kaidah penulisan kata ke hadirat, serta (2) tidak mampu membedakan penggunaan kata tersebut dengan kata kehadiran.

Sebagai guru atau dosen bahasa, hal ini tentu meresahkan hati saya dan kawan-kawan sesama pengajar bahasa Indonesia. Mahasiswa strata satu yang sudah mendapatkan pengetahuan bahasa Indonesia selama 16 tahun sejak SD dan mendapatkan bekal menulis karya ilmiah dalam mata kuliah “Bahasa Indonesia” di perguruan tinggi, tidak semestinya salah dalam menggunakan bahasa Indonesia. Namun, apa daya, kesalahan ini terus berulang dari masa ke masa karena terjadinya sistem template, copy paste, atau meniru sama persis dengan skripsi yang sudah ada (sudah salah).

Halaman 1 dari 2
12Next
Tags: #Ria Febrina
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Febrian Hidayat dan Ulasannya oleh Dara Layl

Berita Sesudah

Cerita Pertama Kali Menyicip Kawa Daun

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Prompt AI dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 06/9/26 | 23:00 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Saat ini, AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata Pas, Cocok, Sesuai, dan Relevan

Minggu, 30/8/26 | 16:13 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies) Kata pas, cocok, sesuai, dan...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

Minggu, 16/8/26 | 22:38 WIB

Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Universitas Andalas baru saja menyambut...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Tele- dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Senin, 03/8/26 | 07:33 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kali ini, kita akan membahas bentuk terikat...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dari Ejaan menjadi Humor Kritik

Senin, 27/7/26 | 05:28 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Linguistik FIB Universitas Andalas) Ada yang menarik dari konten...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Kata “sudah” dan “telah” Bentuk Lampau dalam Bahasa Asing Lainnya

Minggu, 19/7/26 | 21:01 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Bahasa didefinisikan sebagai...

Berita Sesudah
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Cerita Pertama Kali Menyicip Kawa Daun

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bobo Teman Masa Kecil: Edisi 50 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belut Itu Ular atau Ikan? Jawabannya Bikin Banyak Orang Keliru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026