Museum Luka Dalam tragedi luka yang paling lara Kau tidak dapat menyalahkan sesiapa Malin Kundang, Siti Nurbaya, Hayati, Sangkuriang, hingga...
Baca SelanjutnyaDetailsBiru Terbaring di garis yang putih Mendengar suaramu yang merdu Melihat ragamu yang biru Cukup membasuh lukaku Menenangkan jiwa yang...
Baca SelanjutnyaDetailsPudar Malam, aku bercerita tentang pelangi yang lama hilang tak jumpa Aku bertanya kemana kau habiskan warna merah jalang itu?...
Baca SelanjutnyaDetailsBatu Nisan tak sudah-sudah kau debat batu nisan ini yang sudah berlumut dan berkerak oleh dosa kita almarhum yang kausebut-sebut...
Baca SelanjutnyaDetailsSepucuk Rindu Sepucuk rindu kutitipkan pada angin Untukmu yang telah dijemput kekasihmu Tak memakai taksi ataupun lamborgini Kau dijemput makhluk...
Baca SelanjutnyaDetailsDamai dalam Bayang-Bayang Kau tamparkan senyuman kehidupan Menyentuh ruang sempit hampir mati Menyapa rasa yang lupa pada siapa harus diberikan...
Baca SelanjutnyaDetailsMalam Kelabu Lihatlah langit malam Tanpa bintang Tanpa bulan Air hujan menetes dari langit Bersuara di atas atap Jalanan pun...
Baca SelanjutnyaDetailsIstri Zaman Milenial ia perempuan, istri zaman milenial yang terjebak dalam resah yang gila meskipun hatinya penuh oleh cinta ia...
Baca SelanjutnyaDetailsPalasik Bermain Ludo Ter-toncik satu, ter-toncik dua, ter-toncik tiga… Semua masuk ke dalam rumah kembali! Dia tukang toncik! Dia curang! Dia bisa menyulap...
Baca SelanjutnyaDetailsSawah Langit Petang menganut paham duka di punggungnya Membawa cangkul di pundak umur kerasnya hidup Tambak menenun air keruh kepasrahan...
Baca SelanjutnyaDetails