Kamis, 30/4/26 | 02:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Indah Wulandari Pulungan

Minggu, 03/4/22 | 07:00 WIB

Mengkaji Kemustajaban

Lama sudah kita berbaring di pelupuk kekufuran
Berdendang berbuai-buai dalam dekapan nikmat duniawi
Meringik lara di ambung ciptaan-Nya yang tak kekal
Sedang Ia terlupakan di setiap sujud yang tak sampai

Malam ini sekar sajadah menunggumu di malam pengampunan
Menagih iman yang sempat terguncang keramahan dunia
Sedang engkau lupa pemilik dari segalanya
Gelojoh akan selesa menutup mata menuju darulbaka
Kirana tasbih memintamu memafhumi kemustajaban
Akhirulkalam ayat-ayat suci menjadi penawar kefasikan

Padang, 2022


Kelindan Jumantara

Fadilat masa lazuardi di antara rupa penyengat
Menanam benang mencuat ke dalam renda berenda
Katamu, kataku tidak akan diredam
Nyatanya mereka yang bungkam
Teriak disumpal kefasikan
Jenggala dibabat dengan merdeka
Kelindan berserak mengait kantong-kantong gulita
Sedang kediaman mereka gempita oleh gemerincing aurum

BACAJUGA

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB
Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Padang, 2022

 

Bulan Nirmala

Gaung sangkala tak henti menyerukan ketahiran
Riuh bentala semarak mengagungkan kebesaran-Nya
Nak, kita kembali mengukir pinta di bulan penuh nirmala
Malam ini sebutlah mantra dalam kedaifan
Hanyutlah bersama harmoni mustakim
Hingga pekik di dada merambah pada pekat derai air mata
Rekatkan yang terpecah himpunkan yang terserak
Pada setiap helai bulan ini, Tuhan mengajakmu berunding
Demikian fatwa surga dari Ibuku

Padang, 2022

 

Pitawat Ramadan

Dekap dalam lila
Rawat penuh tabah
Fajar beradu terik
Ufuk barat memberi teduh
Redam dalam sujud
Suarakan dalam doa

Padang, 2022

 

Biodata Penulis:

Indah Wulandari Pulungan adalah mahasiswi S-2 Kajian Budaya Universitas Andalas. Penulis buku Kitab Cerpen Titian Senja ini lahir di Kota Sibolga pada tanggal 30 Oktober tahun 2000. Tulisannya telah dimuat di media massa.

Tags: #Indah Wulandari Pulungan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Meninjau Kembali Ejaan Jepang dalam Bahasa Indonesia

Berita Sesudah

Yang Istimewa dan Khas Itu Namanya Kusuih

Berita Terkait

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB

Gambar: GeminiAI Sebuah Petang di 5 Maret Pada sebuah petang di 5 Maret Aku membaca hatimu dalam kisah Yang kau...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Gambar: Meta AI Ketenangan Apa yang Kau Cari Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Ketenangan apa yang kau cari Ketenangan dunia yang...

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Berita Sesudah
Yang Istimewa dan Khas Itu Namanya Kusuih

Yang Istimewa dan Khas Itu Namanya Kusuih

Discussion about this post

POPULER

  • Laka Lantas di Sungai Dareh, Pengendara Sepeda Motor Pingsan

    Laka Lantas di Sungai Dareh, Pengendara Sepeda Motor Pingsan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar SMP di Dharmasraya Diimbau Tidak Membawa Kendaraan Bermotor Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Elly Delfia : Pendidikan Kunci Utama Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026