Cerpen: Silvha Darmayani Bila suatu pagi, kau terbangun lebih dulu dari adikmu Sri dan tidak menemukan ibu di rumah. Cari saja ibu di...
Baca SelanjutnyaDetailsSebuah Ketulusan Aku terlahir dari hatimu yang paling suci Pancaran matamu menjagaku untuk tetap merasa tenang Tanganmu merangkulku dengan kebijaksanaan...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Reno Wulan Sari (Dosen Jurusan Sastra Indonesia Unand dan Dosen Tamu di Busan University of Foreign Studies) Kata cantik...
Baca SelanjutnyaDetailsUrat-Urat Cina pada sebuah pengaduan atas nama pengabdian ia membawa pedang dari zaman nabi yang dikaitkan di pinggang serta atribut...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Elly Delfia (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Metafora dapat membuat karya fiksi dikenang dan diingat...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Yori Leo Saputra (Mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Manakah bentuk penulisan yang benar, disana atau di sana?...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Muhamad Irfan Persiapkanlah imajinasi Anda sebelum libur sekolahku datang. Saat libur sekolah, ibu mengajakku ke rumah nenek. Rumah nenek yang...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Ali Usman Angin Bukik Cubadak menyapu dingin bulu romaku. Daun-daun pohon duku berjatuhan menangis terlepas dari tangkainya. Suara gemericik...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Elfahmi Lubis (Ketua Program Studi PPKN Universitas Muhammadiyah, Bengkulu) Tulisan ini tidak mewakili mereka yang menjadi fans berat "pemuja" selebritis dan...
Baca SelanjutnyaDetailsPulang Padamu Padamu Alif, aku pamit Saat selat menjadi sempit Hanya biru sejauh pandang Tak putus-putus Aku tercepuk-cepuk di atasnya...
Baca SelanjutnyaDetails