Senin, 21/9/26 | 22:27 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Hasil Uji BBPOM: Nasi Putih dan Ayam Tepung Menu MBG Sebab Keracunan di Pariaman Tak Memenuhi Syarat

Senin, 21/9/26 | 21:28 WIB

Hasil uji BBPOM di Padang soal penyebab keracunan menu BG di Pariaman.[foto:ist]

  • Hasil uji BBPOM di Padang soal penyebab keracunan menu BG di Pariaman.[foto:ist]

Padang, Scientia — Hasil pengujian laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang menemukan dua sampel makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir, Desa Pauh Barat, Kota Pariaman, tidak memenuhi persyaratan mikrobiologi.

Temuan tersebut berdasarkan hasil pengujian terhadap enam sampel makanan yang tercantum dalam laporan hasil pengujian BBPOM di Padang dengan nomor LHU.083.M.08.13.26.0001 hingga LHU.083.M.08.13.26.0006.

Dari enam sampel yang diuji, nasi putih dan ayam tepung dinyatakan tidak memenuhi syarat. Sementara empat sampel lainnya, yakni tahu, saus blackpepper, sayur buncis, jagung, serta semangka kuning, dinyatakan memenuhi persyaratan.

BACAJUGA

DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9).

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Tiga Ranperda oleh Wali Kota Padang 

Senin, 21/9/26 | 22:22 WIB
Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.[foto:ist]

Mobilitas Tinggi Pengguna Motor Matic, Federal Oil Ingatkan Pentingnya Rutin Ganti Oli

Senin, 21/9/26 | 21:38 WIB

Pada sampel nasi putih, BBPOM menemukan cemaran Bacillus cereus sebesar 6,7 x 10⁶/kg dan Staphylococcus aureus sebesar 1,5 x 10⁵/kg. Hasil tersebut membuat sampel nasi putih berstatus tidak memenuhi syarat.

Sedangkan pada sampel ayam tepung, ditemukan Staphylococcus aureus sebesar 1,8 x 10⁵/kg. Sampel tersebut juga dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Berdasarkan hasil pembahasan laporan, BBPOM Padang menyebut pemeriksaan dilakukan terhadap sampel makanan dari Program MBG SPPG Pasir Kota Pariaman. Hasilnya menunjukkan nasi putih tidak memenuhi persyaratan mikrobiologi untuk parameter Bacillus cereus dan Staphylococcus aureus.

Sementara ayam tepung tidak memenuhi persyaratan untuk parameter Staphylococcus aureus.

Adapun empat sampel lainnya dinyatakan memenuhi seluruh parameter yang diuji. Keempatnya yakni tahu, saus blackpepper, sayur buncis dan jagung, serta semangka kuning.

Temuan ini menunjukkan persoalan keamanan pangan dalam penyelenggaraan MBG tidak hanya berkaitan dengan satu jenis makanan. Dalam satu paket makanan yang diuji, terdapat dua komponen yang terdeteksi tidak memenuhi persyaratan mikrobiologi.

Bacillus cereus merupakan bakteri yang dapat ditemukan pada makanan, termasuk makanan berbasis nasi, sedangkan Staphylococcus aureus dapat berkaitan dengan kontaminasi pangan akibat penanganan makanan yang tidak higienis.

Keracunan B. cereus dapat berlangsung dalam dua pola, pertama tipe muntah (emetic): toksin sudah terbentuk di dalam makanan. Gejala dapat muncul cepat, sekitar 30 menit hingga 6 jam, terutama mual dan muntah.

Kedua, tipe diare (diarrheal): bakteri menghasilkan toksin di saluran pencernaan. Gejala umumnya berupa diare berair dan kram perut, yang dapat muncul sekitar 6–15 jam setelah mengonsumsi makanan tercemar.

Gejala keracunan S. aureus biasanya muncul sangat cepat, sekitar 30 menit sampai 8 jam setelah mengonsumsi makanan tercemar. Gejalanya meliputi, mual, muntah, kram atau nyeri perut dan diare.

Hasil pengujian tersebut menjadi catatan penting dalam pengawasan proses penyediaan makanan MBG, terutama sejak pengolahan, penanganan, penyimpanan hingga makanan didistribusikan kepada penerima manfaat.(yrp)

Tags: MBGPariaman
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

PKB Padang Bakal Laksanakan Pendidikan Politik

Berita Sesudah

Mobilitas Tinggi Pengguna Motor Matic, Federal Oil Ingatkan Pentingnya Rutin Ganti Oli

Berita Terkait

DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9).

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Tiga Ranperda oleh Wali Kota Padang 

Senin, 21/9/26 | 22:22 WIB

DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9). PADANG,...

Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.[foto:ist]

Mobilitas Tinggi Pengguna Motor Matic, Federal Oil Ingatkan Pentingnya Rutin Ganti Oli

Senin, 21/9/26 | 21:38 WIB

Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.Padang, Scientia — Tingginya penggunaan sepeda motor matic...

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

PKB Padang Bakal Laksanakan Pendidikan Politik

Senin, 21/9/26 | 18:06 WIB

Padang, Scientia - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Padang bakal menggelar Sekolah Kader Perubahan (SKP) mulai...

Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar.[foto:ist]

81 Tahun Sumbar, Donizar Dorong Daerah Tak Lagi Bergantung pada Dana Pusat

Senin, 21/9/26 | 01:54 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar.Padang, Scientia — Memasuki usia ke-81 tahun, Provinsi Sumatera Barat dinilai sudah waktunya mengubah cara...

Foto kafilah Sumbar pada penutupan MTQN XXXI di Semarang. Sabtu malam, (19/9)[foto: ist]

Prestasi Sumbar di MTQN Terus Merosot, Pemprov Kebut Evaluasi Pembinaan Hadapi Iven Berikutnya

Senin, 21/9/26 | 00:08 WIB

Foto kafilah Sumbar pada penutupan MTQN XXXI di Semarang. Sabtu malam, (19/9)Padang, Scientia — Prestasi kafilah Sumatera Barat pada ajang...

Wali Kota Padang Fadly Amran, melakukan audiensi dengan Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat (Sumbar), Maria Doeni Isa, di Kantor BPBPK Sumbar, Selasa (15/9).

Audiensi Wali Kota Padang Fadly Amran, dengan Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar  Maria Doeni Isa.

Sabtu, 19/9/26 | 22:23 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, melakukan audiensi dengan Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat (Sumbar), Maria...

Berita Sesudah
Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.[foto:ist]

Mobilitas Tinggi Pengguna Motor Matic, Federal Oil Ingatkan Pentingnya Rutin Ganti Oli

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 81 Tahun Sumbar, Donizar Dorong Daerah Tak Lagi Bergantung pada Dana Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026