Cerpen: Abdurrahman Amato 1 “Jadi, apa kamu sudah menyelesaikan artikel tentang karier impianmu, Ai?” Mama berkata sembari mencuci piring...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Ria Febrina (Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas) Sejak pandemi Covid-19, sudah banyak warga Indonesia yang meninggal dunia....
Baca SelanjutnyaDetailsOrang dalam Bingkai Jendela Saat ini nampak ia sedang memakai hutan, dan menyematkan rawa di saku celana. Kali ini dia...
Baca SelanjutnyaDetailsNanti, Di Atas Nisanku jika, nanti aku tiada tolong tuliskan doa di nisanku doa-doa yang kutuliskan pada setiap ruang yang...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Rilen Dicki Agustin Ibuku ialah seorang petani. Petani yang hanya memiliki sepetak sawah. Sepetak sawah itulah penghidupan bagi keluarga,...
Baca SelanjutnyaDetailsYudhistira Ardi Poetra (Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya) Tidak terasa, sudah 15 bulan masyarakat Indonesia hidup di...
Baca SelanjutnyaDetailsResah Sahabat termangu di bawah lampu jalan jalanan Bunga-bunga bintaro gugur kesepian Sahabat yang gamang hatinya berkecamuk ia tengah bertengkar...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Reno Wulan Sari (Dosen Jurusan Sastra Indonesia Unand dan Dosen Tamu di Busan University of Foreign Studies) Ada banyak...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Yudhistira Ardi Poetra (Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya) Pandemi Covid-19 yang sudah mewabah di dunia dalam...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Yuniar Galuh Nur Fatiha “Mama ingin merawat negeri,” jawabnya singkat. “Maksudnya?” tanyaku. Dia terdiam. Bola matanya bergerak mengikuti...
Baca SelanjutnyaDetails