
Pasaman Barat, Scientia.id – Kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, mulai memasuki babak baru. Muhammad Abdu Shadli resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Nagari pada Senin (20/7), sekaligus menjadi satu-satunya kandidat dari kalangan generasi muda yang ikut meramaikan pesta demokrasi tingkat nagari tersebut.
Berkas pencalonan diserahkan di Sekretariat Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Lingkuang Aua Baru sekitar pukul 14.00 WIB. Abdu Shadli hadir didampingi keluarga, tokoh masyarakat, sahabat, serta sejumlah pendukung yang mengantarkannya mengikuti tahapan pendaftaran.
Usai menyerahkan berkas, Abdu Shadli mengatakan keputusannya maju dalam Pilwana didasari keinginan untuk berkontribusi membangun kampung halamannya melalui tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
” Saya meyakini bahwa kemajuan Pasaman Barat harus dimulai dari nagari. Karena itu, saya ingin mengabdikan diri untuk membangun Lingkuang Aua Baru menjadi nagari yang maju, mandiri, dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia mengusung visi mewujudkan Nagari Lingkuang Aua Baru sebagai nagari percontohan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui pemerintahan yang profesional, pembangunan yang terencana, serta penguatan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai adat, agama, dan semangat gotong royong.
Menurut Abdu Shadli, pembangunan nagari tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kapasitas generasi muda, serta terjaganya nilai-nilai adat dan kehidupan beragama.
” Saya tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Semua pihak harus menjadi bagian dari proses pembangunan karena kemajuan nagari adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Muhammad Abdu Shadli merupakan putra asli Nagari Lingkuang Aua Baru. Lahir di Bukittinggi pada 28 Desember 1998, ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta setelah menempuh pendidikan di SDN 09 Pasaman, MTsN Padang Panjang, dan SMA Negeri 1 Pasaman.
Selama menjadi mahasiswa, ia aktif di berbagai organisasi, di antaranya Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Pengurus Pusat Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam, Anggota Komisi III Advokasi Senat Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, serta kader PMII. Saat ini, ia menjabat sebagai Sekretaris Umum BPC HIPMI Pasaman Barat periode 2026–2029.
Selain aktif berorganisasi, Abdu Shadli juga bergerak di bidang kewirausahaan sebagai Founder dan Direktur Utama CV Surya Agro Nusantara serta Founder Komunitas Pebisnis Pasaman Barat.
Sesuai tahapan Pilwana, seluruh bakal calon yang telah mendaftar akan mengikuti proses verifikasi administrasi sebelum ditetapkan sebagai calon yang memenuhi syarat. Hingga tahapan pendaftaran berlangsung, Muhammad Abdu Shadli tercatat sebagai satu-satunya kandidat dari kalangan generasi muda yang maju dalam Pilwana Lingkuang Aua Baru.









