Selasa, 21/7/26 | 02:56 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat yang asing bagi saya. Di sinilah saya tumbuh, mendengar cerita, dan mengenal cara orang-orang hidup berdampingan dengan adat dan alam. Namun, ketika saya kembali menaruh perhatian lebih dekat pada cerita rakyat di kampung ini, saya justru menemukan banyak hal yang selama ini terasa biasa, tetapi sesungguhnya bermakna.

Cerita rakyat di Gunuang Omeh tidak pernah hadir sebagai dongeng yang berdiri sendiri. Ia melekat pada tempat dan ingatan orang-orang. Ada cerita yang selalu disebut ketika orang melewati sungai tertentu, ada kisah yang diingat saat membicarakan aturan adat, dan ada pula cerita yang muncul sebagai pengingat agar orang tidak sembarangan bertindak. Cerita hidup bersama kebiasaan, bukan disimpan rapi di rak ingatan.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Sebagai orang yang lahir dan dibesarkan di daerah ini, serta mendapat pendidikan tentang budaya dan sastra, saya melihat cerita rakyat bekerja dengan cara yang halus. Ia tidak menggurui, tidak memaksa, tetapi pelan-pelan membentuk sikap. Lewat cerita, orang belajar tentang batas, tentang rasa hormat, dan tentang tanggung jawab pada sesama. Cerita menjadi cara paling sederhana untuk menjaga keteraturan hidup bersama.

Namun, perubahan zaman terasa jelas. Cara bercerita mulai bergeser, ruang-ruang berkumpul semakin sempit, dan cerita rakyat kini sering dipanggil kembali hanya saat dibutuhkan, misalnya ketika kampung ingin dikenalkan sebagai tujuan wisata. Cerita lalu tampil lebih singkat, lebih rapi, tetapi kadang kehilangan kedalaman maknanya.

Di titik ini, saya sering bertanya pada diri sendiri: apakah cerita rakyat kita masih hidup, atau hanya dipamerkan? Bagi saya, cerita rakyat bukan sekadar warisan yang perlu diselamatkan, melainkan praktik yang perlu terus dijalani. Ia hidup karena dipercaya dan dipakai, bukan karena dituliskan atau dipajang.

Dari tempat kelahiran ini, saya belajar bahwa cerita rakyat selalu bernegosiasi dengan zaman. Ia bisa menguatkan identitas, tetapi juga bisa melemah jika dipisahkan dari konteks sosialnya. Cerita rakyat membutuhkan ruang, pelaku, dan kepercayaan agar tetap bermakna.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

LAPIAK Nagari 2026, Mahasiswa UNAND Perkuat UMKM Jengkol Batu Busuk

Berita Sesudah

Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Berita Sesudah
Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

POPULER

  • Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

    Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata “sudah” dan “telah” Bentuk Lampau dalam Bahasa Asing Lainnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Tak Terlihat: Menghargai Hal-Hal Kecil dalam Hidup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hubungan Sinonim Kata “Mempunyai” dan “Memiliki”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026