Selasa, 10/3/26 | 22:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Tampung Aspirasi Warga Padang, Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dorong Perbaikan Iklim Investasi

Minggu, 08/2/26 | 17:54 WIB

PADANG— Tingginya kebutuhan pembangunan di Kota Padang, mulai dari perbaikan infrastruktur, pemulihan ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat pascabencana hidrometeorologi, dinilai tidak lagi dapat sepenuhnya bergantung pada APBN dan APBD. Pemerintah daerah perlu membuka ruang lebih luas bagi investasi swasta guna mempercepat pemenuhan kebutuhan pembangunan.

Penegasan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari daerah pemilihan Kota Padang, Albert Hendra Lukman, saat menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses perseorangan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Padang, Minggu (8/2).

Albert menilai, struktur ekonomi Sumatera Barat masih terlalu bergantung pada belanja pemerintah. Ketergantungan tersebut membuat daerah rentan ketika pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Menurutnya, salah satu persoalan mendasar yang menghambat pertumbuhan ekonomi daerah adalah minimnya investasi swasta. Kondisi ini dipengaruhi oleh iklim investasi yang belum kondusif, termasuk ketidakpastian regulasi serta persoalan tata kelola lahan.

BACAJUGA

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Selasa, 10/3/26 | 04:06 WIB
KAI Dukung Pengembangan Infrastruktur dan Optimalisasi Aset di Kota Padang

KAI Dukung Pengembangan Infrastruktur dan Optimalisasi Aset di Kota Padang

Rabu, 04/3/26 | 17:41 WIB

Ia menyoroti isu tanah ulayat yang secara prinsip bertujuan melindungi kepentingan kaum atau suku. Namun dalam praktiknya, persoalan implementasi kerap menimbulkan kerumitan dan ketidakpastian hukum, sehingga mengurangi minat investor untuk menanamkan modal di Sumatera Barat.

“Jika iklim investasi tidak dibenahi, Sumatera Barat akan terus bergantung pada belanja pemerintah. Padahal, investasi sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Albert menegaskan, pembenahan iklim investasi harus menjadi agenda serius agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Dalam reses tersebut, Albert mencatat aspirasi masyarakat didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, pemulihan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat, terutama di wilayah terdampak banjir.

Ia menjelaskan, penanganan pascabencana banjir tidak dapat dilakukan secara parsial karena berkaitan dengan perubahan alur sungai yang berdampak langsung pada jembatan, tebing sungai, dan infrastruktur pengendali banjir lainnya.

“Penanganannya bersifat multidimensi. Pembenahan alur sungai harus dilakukan terlebih dahulu, dengan perencanaan yang matang dan terintegrasi,” kata Albert.

Warga Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang Vera menyampaikan aspirasi mendesak terkait putusnya jembatan akibat banjir yang melanda kawasan tersebut. Sejak jembatan terputus, masyarakat kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari mengantar anak ke sekolah hingga berangkat bekerja karena akses utama tidak dapat dilalui.

Kondisi tersebut memicu keluhan luas dari warga, mengingat jembatan merupakan satu-satunya jalur penghubung yang sangat vital. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki jembatan agar mobilitas warga kembali normal.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga mengungkapkan masih banyak rumah yang mengalami kerusakan dan berada dalam kondisi memprihatinkan pascabanjir. Menjelang bulan Ramadan, warga berharap adanya perhatian dan bantuan agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.

Masyarakat Gurun Laweh pun meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah agar perbaikan jembatan dan penanganan dampak banjir dapat segera direalisasikan.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Berita Sesudah

Polri Konsisten Jaga Keberlangsungan Pertanian Jagung Pakan Ternak

Berita Terkait

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Selasa, 10/3/26 | 04:06 WIB

LAZ Sahabat Mulia Madani Padang berbagai santunan bagi anak yatim dan dhuafa, Senin (9/3). (Foto: SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA - Ratusan...

KAI Dukung Pengembangan Infrastruktur dan Optimalisasi Aset di Kota Padang

KAI Dukung Pengembangan Infrastruktur dan Optimalisasi Aset di Kota Padang

Rabu, 04/3/26 | 17:41 WIB

Padang, SCIENTIA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima audiensi Walikota Padang, Fadly Amran, di...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB

Padang, SCIENTIA — Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

Berita Sesudah
Polri Konsisten Jaga Keberlangsungan Pertanian Jagung Pakan Ternak

Polri Konsisten Jaga Keberlangsungan Pertanian Jagung Pakan Ternak

Discussion about this post

POPULER

  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKDP Sumbar Perkuat Silaturahmi Perantau Pariaman Lewat Buka Puasa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inspirasi Menu Buka Puasa Enak: Dari Takjil Manis Hingga Lauk Gurih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ TA 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026