Kamis, 29/10/26 | 01:46 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

IPNU Prihatin dengan Maraknya Aksi Tawuran Remaja di Sumbar

Rabu, 12/3/25 | 20:44 WIB

Padang, Scientia.id – Tawuran pelajar di Sumatera Barat semakin marak dan meresahkan. Insiden terbaru yang terjadi pada 2 Maret 2025 di Simpang Haru, Kota Padang, menjadi bukti bahwa fenomena ini belum terkendali. Belasan pelajar terlibat aksi saling Serang di jalan umum, mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengendara yang melintas. Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumatera Barat, Metra Wiranda Putra menilai tawuran ini sebagai persoalan serius yang harus segera ditangani bersama.

“Kita prihatin melihat anak-anak muda yang seharusnya fokus belajar dan memperbaiki diri di bulan Ramadhan, malam terlibat tawuran. Ini menunjukkan ada yang perlu dibenahi dalam pembentukan karakter generasi muda,” ujar Metra pada Scientia.id, Rabu (12/3).

Metra menilai bahwa maraknya tawuran bukan sekadar kenakalan remaja biasa, tetapi juga menunjukkan lemahnya pengendalian diri individu. Banyak pelajar yang mudah terprovokasi dan mencari pelampiasan dalam bentuk kekerasan. Selain itu, pengawasan orang tua yang kurang optimal juga menjadi faktor utama yang membuat anak-anak bebas bergaul tanpa batasan.

BACAJUGA

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Afrizal Sahar saat memberikan edukasi kepada pengendara.[foto:ist]

Hari Kedua OPS, Polisi Pariaman Prioritaskan Edukasi

Selasa, 27/10/26 | 23:10 WIB
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

Selasa, 27/10/26 | 17:59 WIB

“Banyak orang tua yang kurang mengontrol anaknya, terutama saat di luar rumah. Mereka tidak tahu anak-anaknya berkumpul dengan siapa dan apa yang mereka lakukan,” tambah Metra.

Metra juga menyoroti lingkungan dan pergaulan yang tidak sehat sebagai pemicu tawuran. Ia menilai bahwa pendidikan karakter di sekolah belum sepenuhnya membentuk mental dan akhlak pelajar, sehingga banyak pelajar yang tidak memiliki bekal dalam menyelesaikan konflik secara damai. Kurangnya wadah penyaluran bakat dan minat juga menyebabkan energi mereka tidak tersalurkan ke hal yang lebih bermanfaat.

Sebagai langkah nyata dalam membangun karakter pelajar, IPNU Sumatera Barat telah menggelar Kaderisasi Latihan Kader Muda (Lakmud) Raya se-sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah dan bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, toleransi serta keterampilan dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif.

“Kami ingin membuat generasi pelajar yang lebih sadar dan bertanggung jawab. Jika mereka memiliki pemahaman yang baik tentang kepemimpinan dan penyelesaian konflik, mereka tidak akan mudah terprovokasi untuk melakukan tawuran,” jelas Metra.

Selain itu, IPNU juga telah melakukan audiensi dengan Polda Sumbar serta beberapa lembaga pendidikan guna membahas solusi jangka panjang terhadap kenakalan remaja. IPNU juga aktif melakukan kampanye digital dan sosialisasi langsung pada pelajar untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya tawuran.

Metra menegaskan bahwa upaya pencegahan tawuran tidak bisa hanya dilakukan oleh sekolah atau pemerintah saja. Menurutnya, keluarga, lingkungan dan komunitas keagamaan juga harus berperan aktif. Oleh karena itu, ia mendorong pemaksimalan Pesantren Ramadhan sebagai ruang pembinaan karakter bagi pelajar.

“Pesantren Ramadhan harus menjadi wadah yang lebih dari sekadar mengaji. Di sana, pelajar bisa mendapatkan pembinaan karakter, belajar menyelesaikan konflik dengan baik, serta menanamkan nilai-nilai perdamaian,” kata Metra.

Metra juga berharap orang tua lebih aktif mengawasi anak-anak mereka selama Ramadhan dengan membuat jadwal kegiatan positif agar waktu mereka tidak terbuang sia-sia.

“Kalau anak-anak sibuk dengan kegiatan yang bermanfaat, mereka tidak akan punya waktu untuk tawuran atau terlibat dalam aktivitas negatif lainnya,” tutup Metra.

Baca Juga: PC IPNU Pasaman Gelar Konfercab, Riski Aldi Terpilih Sebagai Nahkoda Baru

Dengan adanya Sinergi antara keluarga, sekolah, komunitas keagamaan dan pemerintah, diharapkan fenomena tawuran pelajar di Sumatera Barat bisa ditekan dan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. (tmi)

Tags: IPNU SumbarPKB SumbarSumatera BaratSumbarTawuran
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Angka Kriminalitas di Sumbar Meningkat, Diduga karena Faktor Ekonomi

Berita Sesudah

Heri Saputra Jadikan Momen Safari Ramadan Jemput Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Afrizal Sahar saat memberikan edukasi kepada pengendara.[foto:ist]

Hari Kedua OPS, Polisi Pariaman Prioritaskan Edukasi

Selasa, 27/10/26 | 23:10 WIB

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Afrizal Sahar saat memberikan edukasi kepada pengendara.Pariaman, Scientia — Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman memprioritaskan...

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

Selasa, 27/10/26 | 17:59 WIB

Pesisir Selatan, Scientia.id - Keluarga korban dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak penyandang disabilitas di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera...

Kelompok SAD Diduga Resahkan Warga, Tokoh Adat dan Aktivis Minta Oknum Diserahkan ke Hukum

Tim Resmob Polda Sumbar Tangkap Judi Online di Padang

Selasa, 27/10/26 | 17:50 WIB

Padang, Scientia.id - Tim Resmob Polda Sumatera Barat mengungkap dugaan tindak pidana perjudian togel online di kawasan Jalan Bakti, Kelurahan...

DPRD Kota Padang Kawal Hak Pasien dan Nasib Driver Maxim, 10 Tuntutan Jadi Agenda Penting

DPRD Kota Padang Kawal Hak Pasien dan Nasib Driver Maxim, 10 Tuntutan Jadi Agenda Penting

Selasa, 27/10/26 | 11:38 WIB

Anggota DPRD Kota Padang sedang menampung aspirasi masyarakat PADANG, Scientia----- Dua persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat menjadi perhatian serius...

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Senin, 26/10/26 | 16:22 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yusri Latif, mendukung pelestarian silat tradisi sebagai...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendukung pelaksanaan Operasi Patuh...

Berita Sesudah
Heri Saputra saat safari Ramadan di Masjid Al Fallah.

Heri Saputra Jadikan Momen Safari Ramadan Jemput Aspirasi Masyarakat

POPULER

  • Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

    Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Kedua OPS, Polisi Pariaman Prioritaskan Edukasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Resmob Polda Sumbar Tangkap Judi Online di Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Padang Kawal Hak Pasien dan Nasib Driver Maxim, 10 Tuntutan Jadi Agenda Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disabilitas di Pessel Belum Tuntas, Keluarga Pertanyakan Penanganan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Militer di Kalangan Gen Z

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026