Kamis, 30/7/26 | 16:16 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

IPNU Prihatin dengan Maraknya Aksi Tawuran Remaja di Sumbar

Rabu, 12/3/25 | 20:44 WIB

Padang, Scientia.id – Tawuran pelajar di Sumatera Barat semakin marak dan meresahkan. Insiden terbaru yang terjadi pada 2 Maret 2025 di Simpang Haru, Kota Padang, menjadi bukti bahwa fenomena ini belum terkendali. Belasan pelajar terlibat aksi saling Serang di jalan umum, mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengendara yang melintas. Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumatera Barat, Metra Wiranda Putra menilai tawuran ini sebagai persoalan serius yang harus segera ditangani bersama.

“Kita prihatin melihat anak-anak muda yang seharusnya fokus belajar dan memperbaiki diri di bulan Ramadhan, malam terlibat tawuran. Ini menunjukkan ada yang perlu dibenahi dalam pembentukan karakter generasi muda,” ujar Metra pada Scientia.id, Rabu (12/3).

Metra menilai bahwa maraknya tawuran bukan sekadar kenakalan remaja biasa, tetapi juga menunjukkan lemahnya pengendalian diri individu. Banyak pelajar yang mudah terprovokasi dan mencari pelampiasan dalam bentuk kekerasan. Selain itu, pengawasan orang tua yang kurang optimal juga menjadi faktor utama yang membuat anak-anak bebas bergaul tanpa batasan.

BACAJUGA

Calon Jamaah Haji Sumbar Nomor Porsi di Bawah 94885 Berpeluang Berangkat pada 2027

Calon Jamaah Haji Sumbar Nomor Porsi di Bawah 94885 Berpeluang Berangkat pada 2027

Rabu, 29/7/26 | 13:35 WIB
Foto: ist

Biaya Haji Khusus Lebih Mahal, Lisda Hendrajoni: Sejalan dengan Layanan dan Masa Tunggu yang Lebih Singkat

Rabu, 29/7/26 | 13:19 WIB

“Banyak orang tua yang kurang mengontrol anaknya, terutama saat di luar rumah. Mereka tidak tahu anak-anaknya berkumpul dengan siapa dan apa yang mereka lakukan,” tambah Metra.

Metra juga menyoroti lingkungan dan pergaulan yang tidak sehat sebagai pemicu tawuran. Ia menilai bahwa pendidikan karakter di sekolah belum sepenuhnya membentuk mental dan akhlak pelajar, sehingga banyak pelajar yang tidak memiliki bekal dalam menyelesaikan konflik secara damai. Kurangnya wadah penyaluran bakat dan minat juga menyebabkan energi mereka tidak tersalurkan ke hal yang lebih bermanfaat.

Sebagai langkah nyata dalam membangun karakter pelajar, IPNU Sumatera Barat telah menggelar Kaderisasi Latihan Kader Muda (Lakmud) Raya se-sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah dan bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, toleransi serta keterampilan dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif.

“Kami ingin membuat generasi pelajar yang lebih sadar dan bertanggung jawab. Jika mereka memiliki pemahaman yang baik tentang kepemimpinan dan penyelesaian konflik, mereka tidak akan mudah terprovokasi untuk melakukan tawuran,” jelas Metra.

Selain itu, IPNU juga telah melakukan audiensi dengan Polda Sumbar serta beberapa lembaga pendidikan guna membahas solusi jangka panjang terhadap kenakalan remaja. IPNU juga aktif melakukan kampanye digital dan sosialisasi langsung pada pelajar untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya tawuran.

Metra menegaskan bahwa upaya pencegahan tawuran tidak bisa hanya dilakukan oleh sekolah atau pemerintah saja. Menurutnya, keluarga, lingkungan dan komunitas keagamaan juga harus berperan aktif. Oleh karena itu, ia mendorong pemaksimalan Pesantren Ramadhan sebagai ruang pembinaan karakter bagi pelajar.

“Pesantren Ramadhan harus menjadi wadah yang lebih dari sekadar mengaji. Di sana, pelajar bisa mendapatkan pembinaan karakter, belajar menyelesaikan konflik dengan baik, serta menanamkan nilai-nilai perdamaian,” kata Metra.

Metra juga berharap orang tua lebih aktif mengawasi anak-anak mereka selama Ramadhan dengan membuat jadwal kegiatan positif agar waktu mereka tidak terbuang sia-sia.

“Kalau anak-anak sibuk dengan kegiatan yang bermanfaat, mereka tidak akan punya waktu untuk tawuran atau terlibat dalam aktivitas negatif lainnya,” tutup Metra.

Baca Juga: PC IPNU Pasaman Gelar Konfercab, Riski Aldi Terpilih Sebagai Nahkoda Baru

Dengan adanya Sinergi antara keluarga, sekolah, komunitas keagamaan dan pemerintah, diharapkan fenomena tawuran pelajar di Sumatera Barat bisa ditekan dan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. (tmi)

Tags: IPNU SumbarPKB SumbarSumatera BaratSumbarTawuran
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Angka Kriminalitas di Sumbar Meningkat, Diduga karena Faktor Ekonomi

Berita Sesudah

Heri Saputra Jadikan Momen Safari Ramadan Jemput Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Calon Jamaah Haji Sumbar Nomor Porsi di Bawah 94885 Berpeluang Berangkat pada 2027

Calon Jamaah Haji Sumbar Nomor Porsi di Bawah 94885 Berpeluang Berangkat pada 2027

Rabu, 29/7/26 | 13:35 WIB

Padang, Scientia – Kementerian Haji dan Umrah melalui Kantor Wilayah Sumatera Barat mulai melakukan proses verifikasi calon jemaah haji reguler...

Foto: ist

Biaya Haji Khusus Lebih Mahal, Lisda Hendrajoni: Sejalan dengan Layanan dan Masa Tunggu yang Lebih Singkat

Rabu, 29/7/26 | 13:19 WIB

Foto: ist Padang, Scientia – Biaya haji khusus yang jauh lebih mahal dibandingkan haji reguler dinilai sebanding dengan layanan yang...

Lisda Hendrajoni Dukung Skema Baru Biaya Haji 2027, Jamaah Diusulkan Hanya Bayar 40 Persen

Lisda Hendrajoni Dukung Skema Baru Biaya Haji 2027, Jamaah Diusulkan Hanya Bayar 40 Persen

Rabu, 29/7/26 | 12:48 WIB

Padang, Scientia – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni, menyatakan dukungannya terhadap rencana perubahan skema pembiayaan...

DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

Rabu, 29/7/26 | 00:50 WIB

Payakumbuh, Scientia – Kantor sekretariat Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Payakumbuh yang berlokasi di Jalan Khatib...

Bawaslu Agam Terus Kembangkan Pengawas Partisipatif

Bawaslu Agam Terus Kembangkan Pengawas Partisipatif

Selasa, 28/7/26 | 16:01 WIB

Agam, Scientia – Bawaslu Kabupaten Agam mulai mempersiapkan fondasi pengawasan Pemilu 2029 dengan melibatkan generasi muda sebagai pengawas partisipatif. Langkah...

Bupati Dharmasraya Bicara di Forum Internasional, Bahas Transformasi Layanan Kesehatan Primer

Bupati Dharmasraya Bicara di Forum Internasional, Bahas Transformasi Layanan Kesehatan Primer

Selasa, 28/7/26 | 07:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani tampil sebagai salah satu narasumber utama dalam sesi Leaders Talk pada Leimena...

Berita Sesudah
Heri Saputra saat safari Ramadan di Masjid Al Fallah.

Heri Saputra Jadikan Momen Safari Ramadan Jemput Aspirasi Masyarakat

POPULER

  • DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

    DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lisda Hendrajoni Dukung Skema Baru Biaya Haji 2027, Jamaah Diusulkan Hanya Bayar 40 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ejaan menjadi Humor Kritik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026