Tanah Datar, Scientia — Perebutan posisi pimpinan di tingkat kecamatan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tanah Datar mulai memasuki tahap seleksi. Sebanyak 21 calon ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) mengikuti Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sekaligus Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Jumat, (11/9).
Proses tersebut menjadi bagian dari penataan struktur PKB di tingkat kecamatan untuk periode kepengurusan 2026-2031. Dari total 14 kecamatan di Kabupaten Tanah Datar, seluruhnya menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi partai.
Ketua DPC PKB Tanah Datar, Indra Gunalan, mengatakan pelaksanaan Musancab dan UKK merupakan tahapan penting untuk memastikan calon pimpinan DPAC memiliki kapasitas serta komitmen dalam menjalankan roda organisasi partai di tingkat kecamatan.
Menurutnya, proses seleksi tidak hanya diarahkan untuk menentukan siapa yang akan menduduki posisi ketua DPAC. Lebih dari itu, kepengurusan di tingkat kecamatan diharapkan mampu menjadi penggerak konsolidasi partai hingga ke tingkat paling bawah.
Ia menyebut, keberadaan DPAC memiliki posisi strategis bagi PKB dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat di masing-masing wilayah.
Karena itu, para calon ketua yang mengikuti UKK akan dinilai berdasarkan sejumlah aspek yang berkaitan dengan kapasitas kepemimpinan, pemahaman terhadap organisasi dan komitmen terhadap perjuangan partai.
Sebanyak 21 calon yang mengikuti seleksi tersebut nantinya akan menjadi bagian dari proses penentuan pimpinan DPAC di 14 kecamatan. Dengan jumlah kandidat yang lebih banyak dibandingkan jumlah kecamatan, proses seleksi menjadi tahap penting untuk menyaring figur yang dinilai paling layak.
Indra menegaskan, PKB membutuhkan struktur organisasi yang tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi juga aktif bergerak di tengah masyarakat.
Lebih penting lagi, kata Indra, penguatan struktur DPAC juga menjadi bagian dari agenda konsolidasi DPC PKB Tanah Datar menghadapi dinamika politik ke depan. Ketua DPAC nantinya diharapkan mampu menggerakkan kader, memperluas basis dukungan, serta memastikan program dan kebijakan partai tersampaikan hingga tingkat kecamatan.(yrp)








