
Padang, Scientia—– Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri, Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah (TKPKD) Kota Padang.
Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mempengaruhi keamanan kota.
Beberapa permasalahan yang turut dibahas dalam pertemuan ini, antara lain, persoalan aktivitas koperasi di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, penyampaian aspirasi masyarakat, perkembangan isu di media sosial, tawuran, balapan liar, kondisi kualitas udara akibat kabut asap, serta perkembangan penataan Pasar Raya Padang.
Maigus Nasir mengatakan, kewaspadaan dini perlu dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antarlembaga. Dengan demikian, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi sebelum berpotensi menimbulkan gangguan yang lebih besar.
Menurutnya, setiap persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban perlu disikapi secara hati-hati, objektif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
Maigus Nasir juga berharap dukungan, dari unsur Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga kondisi Kota Padang tetap kondusif, aman, dan terkendali.
Wakapolresta Padang AKBP Faidil Zikri mengatakan, kepolisian bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus melakukan pemantauan terhadap berbagai perkembangan yang berpotensi mempengaruhi Kamtibmas.
Ia menyampaikan, kepolisian juga terus melakukan langkah-langkah preventif melalui Patroli, pemantauan di lapangan serta koordinasi dengan stakeholder terkait.
“Kami perlu melihat setiap persoalan secara objektif dan hati-hati. Jangan sampai ada pihak yang merasa didiskriminasi. Yang paling penting bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik,” kata Maigus Nasir.
“Prinsipnya, kami ingin seluruh persoalan yang ada bisa diantisipasi bersama. Jangan menunggu sampai terjadi persoalan yang lebih besar, tetapi kita lakukan langkah-langkah sejak dini. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi mengantisipasi berbagai persoalan,” ujar Maigus Nasir.
“Kami tidak boleh underestimate terhadap setiap persoalan yang berkembang. Karena itu, kita harus mengantisipasi sejak awal, agar tidak terjadi konflik atau gangguan Kamtibmas di kemudian hari,” kata AKBP Faidil Rizki
“Semua penyampaian aspirasi yang masuk menjadi perhatian kami. Kami berupaya bersama stakeholder agar penyampaian aspirasi tersebut dapat berjalan dengan aman, dan tidak menimbulkan hal-hal di luar keinginan kita yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas,” ujarnya.(Ade)









