Selasa, 03/11/26 | 11:14 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Istilah “Magrib” dan “Orang Gila Mana” di Media Sosial

Minggu, 30/6/24 | 08:30 WIB

BACAJUGA

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Bahasa Militer di Kalangan Gen Z

Minggu, 25/10/26 | 22:30 WIB
Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Istilah Uang Pengeluaran di dalam Bahasa Indonesia (Bagian 1)

Minggu, 18/10/26 | 11:14 WIB

Pertama kata magrib. Di berbagai platform media sosial, kata ini ditulis beragam seperti maghrib, magerib, mahrib, dan magrib. Penulisan yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia adalah magrib (tanpa huruf kapital) dan Magrib (ditulis dengan huruf kapital sebagai makna salat wajib bagi umat Muslim). Kata ini memiliki makna ‘1. arah barat matahari terbenam; 2. waktu matahari terbenam; 3. waktu salat wajib menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat; 4. Isl (ditulis dengan huruf awal kapital) salat wajib sebanyak tiga rakaat pada waktu menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat’. Dari empat makna kata magrib di dalam KBBI, kita bisa membuat beberapa contoh-contoh kalimat yang sering diujarkan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Saya harus pulang sebelum magrib (kata magrib pada kalimat ini sesuai dengan makna nomor 2 berdasarkan KBBI).
  2. Kapan magrib di kota ini? (kata magrib pada kalimat ini sesuai dengan makna nomor 3 berdasarkan KBBI).
  3. Ayo kita salat Magrib! (kata Magrib pada kalimat ini sesuai dengan makna nomor 4 berdasarkan KBBI).

Pada dasarnya, tiga contoh kalimat itu memberi kita dua pemahaman umum tentang magrib yaitu jadwal salat dan nama salat wajib dalam agama Islam. Intinya, empat makna yang tertulis di dalam KBBI saling berkaitan dengan waktu antara salat Magrib dengan jadwalnya yang ditandai dengan terbenamnya matahari. Sejauh ini, kata magrib bermakna positif karena berkaitan dengan ibadah umat Muslim. Kata ini benar-benar bersifat suci bagi pemeluk agama Islam, bahkan umat agama lain pun memahami kata ini sebagai kata yang mulia. Akan tetapi, akhir-akhir ini, di dunia pengguna media sosial masyarakat Indonesia, kata ini memiliki makna lain. Beberapa contoh tuturan atau komentar yang bisa dibaca di media sosial adalah:

  1. Magrib sekali auranya.
  2. Memang magrib.
  3. Wajahnya magrib.
  4. Auranya terlalu magrib.
  5. Kulitnya magrib.

Kata magrib dilekatkan pada sosok manusia. Dari berbagai konteks kalimat yang telah berseliweran, kata magrib tersebut diutarakan dalam konteks negatif untuk seorang tokoh masyarakat (orang yang terkenal) yang dianggap memiliki warna kulit gelap atau wajah yang tidak cerah. Apa kaitannya dengan kata magrib? Tentu saja analogi waktu dan warna gelap. Seperti yang kita ketahui, waktu magrib ditandai dengan terbenamnya matahari. Pada saat yang demikian, bumi belum begitu gelap (karena belum terlalu malam) dan juga tidak terang lagi (karena tidak ada matahari). Artinya, tingkat kecerahan bumi ketika waktu magrib adalah mendekati gelap malam.

Halaman 2 dari 4
Prev1234Next
Tags: #Reno Wulan Sari
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Eksotisme dalam Wacana Pariwisata

Berita Sesudah

Setetes Air dalam Bensin

Berita Terkait

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Bahasa Militer di Kalangan Gen Z

Minggu, 25/10/26 | 22:30 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Linguistik dan Manajer Akademik FIB Universitas Andalas) Di ruang kelas, saya mendapatkan mahasiswa...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Istilah Uang Pengeluaran di dalam Bahasa Indonesia (Bagian 1)

Minggu, 18/10/26 | 11:14 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Pada kolom Klinik...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Makna Satir Frasa “Lari dari Kenyataan”

Senin, 12/10/26 | 08:45 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kemarin pagi, saat matahari masih memproduksi vitamin...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dunia Online dan Kosakata Baru

Minggu, 04/10/26 | 22:11 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Manajer Akademik dan Dosen Linguistik FIB UNAND) Kehadiran ojek online merupakan sebuah fase baru...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Istilah Uang Pemasukan

Minggu, 27/9/26 | 10:16 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Forein Studies, Korea Selatan) Di dalam kehidupan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

“Nominalisasi” dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 20/9/26 | 18:23 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Universitas Andalas) Nominalisasi adalah proses mengubah kata kerja menjadi kata...

Berita Sesudah
Setetes  Air dalam Bensin

Setetes Air dalam Bensin

Discussion about this post

POPULER

  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan dan Kisah Tak Sampai pada “Gadis Kretek”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Penulisan Gabungan Kata dalam bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026