Selasa, 15/9/26 | 06:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Istilah “Magrib” dan “Orang Gila Mana” di Media Sosial

Minggu, 30/6/24 | 08:30 WIB

BACAJUGA

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Humor Profesor Linguistik

Minggu, 13/9/26 | 21:55 WIB
Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Prompt AI dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 06/9/26 | 23:00 WIB

Pertama kata magrib. Di berbagai platform media sosial, kata ini ditulis beragam seperti maghrib, magerib, mahrib, dan magrib. Penulisan yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia adalah magrib (tanpa huruf kapital) dan Magrib (ditulis dengan huruf kapital sebagai makna salat wajib bagi umat Muslim). Kata ini memiliki makna ‘1. arah barat matahari terbenam; 2. waktu matahari terbenam; 3. waktu salat wajib menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat; 4. Isl (ditulis dengan huruf awal kapital) salat wajib sebanyak tiga rakaat pada waktu menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat’. Dari empat makna kata magrib di dalam KBBI, kita bisa membuat beberapa contoh-contoh kalimat yang sering diujarkan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Saya harus pulang sebelum magrib (kata magrib pada kalimat ini sesuai dengan makna nomor 2 berdasarkan KBBI).
  2. Kapan magrib di kota ini? (kata magrib pada kalimat ini sesuai dengan makna nomor 3 berdasarkan KBBI).
  3. Ayo kita salat Magrib! (kata Magrib pada kalimat ini sesuai dengan makna nomor 4 berdasarkan KBBI).

Pada dasarnya, tiga contoh kalimat itu memberi kita dua pemahaman umum tentang magrib yaitu jadwal salat dan nama salat wajib dalam agama Islam. Intinya, empat makna yang tertulis di dalam KBBI saling berkaitan dengan waktu antara salat Magrib dengan jadwalnya yang ditandai dengan terbenamnya matahari. Sejauh ini, kata magrib bermakna positif karena berkaitan dengan ibadah umat Muslim. Kata ini benar-benar bersifat suci bagi pemeluk agama Islam, bahkan umat agama lain pun memahami kata ini sebagai kata yang mulia. Akan tetapi, akhir-akhir ini, di dunia pengguna media sosial masyarakat Indonesia, kata ini memiliki makna lain. Beberapa contoh tuturan atau komentar yang bisa dibaca di media sosial adalah:

  1. Magrib sekali auranya.
  2. Memang magrib.
  3. Wajahnya magrib.
  4. Auranya terlalu magrib.
  5. Kulitnya magrib.

Kata magrib dilekatkan pada sosok manusia. Dari berbagai konteks kalimat yang telah berseliweran, kata magrib tersebut diutarakan dalam konteks negatif untuk seorang tokoh masyarakat (orang yang terkenal) yang dianggap memiliki warna kulit gelap atau wajah yang tidak cerah. Apa kaitannya dengan kata magrib? Tentu saja analogi waktu dan warna gelap. Seperti yang kita ketahui, waktu magrib ditandai dengan terbenamnya matahari. Pada saat yang demikian, bumi belum begitu gelap (karena belum terlalu malam) dan juga tidak terang lagi (karena tidak ada matahari). Artinya, tingkat kecerahan bumi ketika waktu magrib adalah mendekati gelap malam.

Halaman 2 dari 4
Prev1234Next
Tags: #Reno Wulan Sari
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Eksotisme dalam Wacana Pariwisata

Berita Sesudah

Setetes Air dalam Bensin

Berita Terkait

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Humor Profesor Linguistik

Minggu, 13/9/26 | 21:55 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Linguistik dan Manajer Akademik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) “Mengapa orang yang pensiun...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Prompt AI dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 06/9/26 | 23:00 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Saat ini, AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata Pas, Cocok, Sesuai, dan Relevan

Minggu, 30/8/26 | 16:13 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies) Kata pas, cocok, sesuai, dan...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

Minggu, 16/8/26 | 22:38 WIB

Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Universitas Andalas baru saja menyambut...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Tele- dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Senin, 03/8/26 | 07:33 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kali ini, kita akan membahas bentuk terikat...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dari Ejaan menjadi Humor Kritik

Senin, 27/7/26 | 05:28 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Linguistik FIB Universitas Andalas) Ada yang menarik dari konten...

Berita Sesudah
Setetes  Air dalam Bensin

Setetes Air dalam Bensin

Discussion about this post

POPULER

  • Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG

    Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Tidak di Lokasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026