Karena keras kepala, berakhirlah aku tidur di rumah sakit ketika itu. Ingatan malam itu mulai kabur dalam ingatanku. Namun, aku tahu pasti tidak...
Baca SelanjutnyaDetailsSetelah lebih kurang dua tahun Idulfitri dibatasi karena Covid-19, satu hal membuat tahun ini agak spesial. Semuanya berkumpul di rumah...
Baca SelanjutnyaDetailsDi sampingku berdiri seorang gadis lainnya. Aku berniat menyapa dan berkenalan. Namun, kusadari gadis itu hanya menatap lurus ke depan. Tatapannya...
Baca SelanjutnyaDetailsAlyana bertepuk tangan dengan keras ketika pertunjukan musik malam itu berakhir. Hari itu Alyana memiliki tujuan kecil. Ketika kuliah nanti,...
Baca SelanjutnyaDetailsPagi ini matahari terlihat malu-malu. Enggan menampakkan cahaya indahnya namun langit juga tidak memberikan pertanda akan turunnya hujan. Dari persimpangan jalan...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Nayla Apa yang kamu ketahui tentang bintang? Adakah kamu membaca buku pelajaran IPA-mu? Atau justru kini buku itu hanya...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Nayla Bel pulang sekolah baru saja berbunyi. Aku keluar dari kelas dengan perasaan agak kesal. Ralat. Sangat kesal. Ini...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Utari Oktavia Nengsih Wajah-wajah polos itu tampak riang. Tawa mereka berderai serentak saat diberi guyonan oleh para volunter. Namun,...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Edna. S Sepekan lalu kau berjumpa dengan kawan lamamu. Dia akan akan melangsungkan pernikahan sederhana. Engkau diundangnya sekaligus digandengi...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Ria Febrina Tutunende. Sebuah Kota hujan. Di atas sebuah atap rumah yang berdinding putih, dengan pohon kelapa yang menyembul...
Baca SelanjutnyaDetails