Senin, 27/4/26 | 09:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Konservasi Penyu Pariaman Terbengkalai, Kolam Kotor hingga Fasilitas Rusak

Senin, 26/1/26 | 18:50 WIB

Pariaman, Scientia – Kondisi lokasi konservasi penyu di Kota Pariaman memantik keprihatinan. Fasilitas yang semestinya menjadi garda depan perlindungan satwa dilindungi itu justru tampak terbengkalai, minim perawatan, dan jauh dari standar pengelolaan konservasi.

Pantauan Scientia.id di lapangan, Senin, (26/1) menunjukkan bangunan utama konservasi tidak terurus. Sampah dedaunan berserakan di berbagai sudut, sementara dasar sejumlah kolam terlihat kotor karena lama tidak dibersihkan. Lumut menutupi keramik kolam, menandakan perawatan yang nyaris absen.

Di area penangkaran yang berada di samping ruang karantina, terdapat enam kolam kecil dan dua kolam besar. Namun, seluruh kolam tersebut hanya diisi empat ekor penyu, tiga ekor berada di kolam kecil dan satu ekor di kolam besar. Kondisi kolam yang berlumut dan air yang tidak jernih memperburuk situasi satwa yang seharusnya dirawat secara intensif.

Kondisi serupa juga terlihat di lokasi hatchery. Dari total 12 kolam yang tersedia, hanya delapan kolam yang terisi, masing-masing satu ekor penyu. Sementara itu, area inkubasi telur penyu tampak sangat kotor. Pasir inkubasi dipenuhi dedaunan kering yang dibiarkan menumpuk.

BACAJUGA

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB
Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ironisnya, fasilitas penunjang pun tak luput dari pembiaran. Di ruang bangunan pakan, hanya terdapat beberapa freezer kosong yang dipenuhi kotoran dan mulai berkarat. Tidak terlihat stok pakan maupun sarana pendukung lain yang menandakan aktivitas pengelolaan berjalan normal.

Ruang galeri konservasi juga jauh dari kata layak. Ruangan tersebut tampak kotor dan berfungsi layaknya gudang. Di dalamnya hanya terdapat fiber penyimpanan ikan berisi pasir, mesin pemotong rumput, serta sejumlah peralatan lain yang tidak jelas peruntukannya. Kondisi bangunan pun mengkhawatirkan. Loteng atap galeri terlihat rapuh, dengan pelapis atap yang sudah menggantung dan berpotensi membahayakan.

Di luar bangunan, halaman kawasan konservasi pun tidak luput dari pembiaran. Rumput taman tidak terawat dan dedaunan kering menutupi hampir seluruh area, mempertegas kesan bahwa kawasan ini luput dari perhatian pengelola.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen pemerintah daerah dalam menjaga konservasi satwa dilindungi. Di tengah gencarnya kampanye pelestarian lingkungan, potret konservasi penyu di Kota Pariaman justru menunjukkan paradoks antara slogan dan kenyataan di lapangan.(yrp)

Tags: Dinas Kelautan dan Perikanan SumbarKonservasi penyu Kota Pariaman
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Padang Tinjau Bendungan Gunung Nago Percepatan Penanganan Kekeringan Air

Berita Sesudah

Peran Perempuan yang Kian Kompleks di 2026, Jadi Harus Bagaimana?

Berita Terkait

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Sumatera Barat yang juga Majelis Pembina Nasional (Mabinnas) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Firdaus, membuka...

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) Padang, Scientia — Ketua Majelis Pembina...

Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Kamis, (23/4) [foto : sci/yrp]

DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

Kamis, 23/4/26 | 21:23 WIB

Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif....

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Uji Kelayakan Digelar Besok, PKB Saring 65 Calon Ketua DPC se-Sumbar

Rabu, 22/4/26 | 14:19 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memanaskan mesin organisasinya di Sumatera Barat. Sebanyak 65...

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Jakarta, Scientia — Peringatan Hari Kartini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran perempuan dalam aksi...

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Dharmasraya Bazaar, live music, dan Car Free Day dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat...

Berita Sesudah
Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Peran Perempuan yang Kian Kompleks di 2026, Jadi Harus Bagaimana?

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Penghubung “tetapi” dan “sedangkan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026