Jumat, 13/2/26 | 18:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Konservasi Penyu Pariaman Terbengkalai, Kolam Kotor hingga Fasilitas Rusak

Senin, 26/1/26 | 18:50 WIB

Pariaman, Scientia – Kondisi lokasi konservasi penyu di Kota Pariaman memantik keprihatinan. Fasilitas yang semestinya menjadi garda depan perlindungan satwa dilindungi itu justru tampak terbengkalai, minim perawatan, dan jauh dari standar pengelolaan konservasi.

Pantauan Scientia.id di lapangan, Senin, (26/1) menunjukkan bangunan utama konservasi tidak terurus. Sampah dedaunan berserakan di berbagai sudut, sementara dasar sejumlah kolam terlihat kotor karena lama tidak dibersihkan. Lumut menutupi keramik kolam, menandakan perawatan yang nyaris absen.

Di area penangkaran yang berada di samping ruang karantina, terdapat enam kolam kecil dan dua kolam besar. Namun, seluruh kolam tersebut hanya diisi empat ekor penyu, tiga ekor berada di kolam kecil dan satu ekor di kolam besar. Kondisi kolam yang berlumut dan air yang tidak jernih memperburuk situasi satwa yang seharusnya dirawat secara intensif.

Kondisi serupa juga terlihat di lokasi hatchery. Dari total 12 kolam yang tersedia, hanya delapan kolam yang terisi, masing-masing satu ekor penyu. Sementara itu, area inkubasi telur penyu tampak sangat kotor. Pasir inkubasi dipenuhi dedaunan kering yang dibiarkan menumpuk.

BACAJUGA

No Content Available

Ironisnya, fasilitas penunjang pun tak luput dari pembiaran. Di ruang bangunan pakan, hanya terdapat beberapa freezer kosong yang dipenuhi kotoran dan mulai berkarat. Tidak terlihat stok pakan maupun sarana pendukung lain yang menandakan aktivitas pengelolaan berjalan normal.

Ruang galeri konservasi juga jauh dari kata layak. Ruangan tersebut tampak kotor dan berfungsi layaknya gudang. Di dalamnya hanya terdapat fiber penyimpanan ikan berisi pasir, mesin pemotong rumput, serta sejumlah peralatan lain yang tidak jelas peruntukannya. Kondisi bangunan pun mengkhawatirkan. Loteng atap galeri terlihat rapuh, dengan pelapis atap yang sudah menggantung dan berpotensi membahayakan.

Di luar bangunan, halaman kawasan konservasi pun tidak luput dari pembiaran. Rumput taman tidak terawat dan dedaunan kering menutupi hampir seluruh area, mempertegas kesan bahwa kawasan ini luput dari perhatian pengelola.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen pemerintah daerah dalam menjaga konservasi satwa dilindungi. Di tengah gencarnya kampanye pelestarian lingkungan, potret konservasi penyu di Kota Pariaman justru menunjukkan paradoks antara slogan dan kenyataan di lapangan.(yrp)

Tags: Dinas Kelautan dan Perikanan SumbarKonservasi penyu Kota Pariaman
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Padang Tinjau Bendungan Gunung Nago Percepatan Penanganan Kekeringan Air

Berita Sesudah

Peran Perempuan yang Kian Kompleks di 2026, Jadi Harus Bagaimana?

Berita Terkait

Hidroponik dan Inovasi Jengkol Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Batu Busuk

Hidroponik dan Inovasi Jengkol Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Batu Busuk

Kamis, 12/2/26 | 21:00 WIB

Padang, Scientia.id – Upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, terus digerakkan melalui program...

Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR dari PT PLN (Persero) kepada Kampung Siaga Bencana Ulak Karang Selatan.

Wali Kota Padang Serahkan Bantuan TJSL atau CSR dari PT PLN (Persero) di Kampung Siaga Bencana

Kamis, 12/2/26 | 20:04 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR dari PT...

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang resmi beroperasi setelah diresmikan pada Kamis (12/2/2026).

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang Memperkuat Literasi dan Pembangunan SDM

Kamis, 12/2/26 | 19:57 WIB

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang resmi beroperasi setelah diresmikan pada Kamis (12/2/2026). PADANG, Scientia---- - Gedung Layanan Perpustakaan...

Wali Kota Padang Fadly Amran, secara resmi membuka kegiatan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri yang digelar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Kamis (12/2/2026). (Foto:Ist)

Wali Kota Padang Resmikan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri

Kamis, 12/2/26 | 19:50 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, secara resmi membuka kegiatan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri yang digelar di Ruang Bagindo...

Kesbangpol Sumbar Perkuat Peran Ormas dalam Pembangunan Kabupaten Solok

Kesbangpol Sumbar Perkuat Peran Ormas dalam Pembangunan Kabupaten Solok

Kamis, 12/2/26 | 06:30 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id  - Penguatan kapasitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) sebagai bagian dari pembangunan daerah menjadi fokus kegiatan yang digelar Badan...

Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

Rabu, 11/2/26 | 21:21 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Warga Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, resah dengan polusi udara dan aroma tak sedap yang diduga...

Berita Sesudah
Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Peran Perempuan yang Kian Kompleks di 2026, Jadi Harus Bagaimana?

POPULER

  • MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

    MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Serahkan Bantuan TJSL atau CSR dari PT PLN (Persero) di Kampung Siaga Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024