Minggu, 08/11/26 | 18:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Setelah Video Selesai

Minggu, 08/11/26 | 18:04 WIB

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Saya masih ingat buku panduan yang terselip di kotak ponsel pertama dibeli. Waktu itu, saya masih duduk di bangku sekolah menengah. Buku itu cukup tebal, padahal ponselnya muat di telapak tangan. Kalau ada tombol yang belum diketahui fungsinya, saya tinggal membuka halaman yang menjelaskannya.

Sekarang, ketika membeli alat baru, saya sering hanya menemukan selembar kertas dengan kode batang. Untuk membaca buku panduannya, saya harus mengambil ponsel dan memindai kode itu terlebih dahulu. Begitu kode itu dipindai, buku panduan versi digital muncul di layar.

Kadang saya membukanya, menggeser beberapa halaman, lalu pindah ke YouTube. Dalam beberapa tahun terakhir, rupanya itulah yang lebih sering saya lakukan setiap kali berhadapan dengan alat baru. Saya mengetik nama alat itu di kolom pencarian, lalu memilih video yang langsung menjawab kebingungan tadi.

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Gelas Kosong

Minggu, 01/11/26 | 15:51 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Sepanjang Segelas Kopi Susu

Minggu, 25/10/26 | 17:48 WIB

Hal yang membuat saya betah menonton adalah cara para pembuat video menjelaskan langkah-langkahnya. Di buku panduan, saya bisa membaca petunjuk seperti “tekan dan tahan tombol daya”. Di video, saya bisa melihat tombol mana yang dimaksud, berapa lama jari orang itu menahannya, dan apa yang muncul sesudahnya.

Kalau gerakannya terlalu cepat, saya tinggal menjeda video atau memutarnya kembali. Kadang saya ikut menekan tombol sambil melirik layar, lalu tersenyum sendiri ketika alat di tangan saya akhirnya merespons seperti yang diperagakan. Ada juga pembuat video yang sempat menunjukkan kekeliruannya sendiri. Ia salah menekan tombol, tertawa sebentar, lalu mengulangi langkahnya. Bagian seperti itu sering lebih mudah saya ingat.

Ketika melakukan kekeliruan yang sama, saya sudah tahu apa yang harus dilakukan. Rasanya seperti duduk di sebelah seseorang yang sudah lebih dulu membuka kotaknya dan bersedia menunggu sampai saya bisa. Kalau mengingat ponsel pertama itu, saya masih bisa membayangkan buku kecil yang terselip di dalam kotaknya.

Saat menjeda video untuk mencoba sendiri, saya merasa seperti ditemani. Padahal, orang di layar itu bahkan tak tahu nama saya. Dari layar, saya bisa melihat tombol mana yang perlu ditekan. Dari buku panduan, saya bisa memahami kapan tombol itu digunakan, bagaimana alat dirawat, dan apa yang perlu diperiksa jika alat berhenti bekerja.

Di situlah kebiasaan membaca tetap penting. Ada petunjuk yang baru saya temukan ketika mau berhenti sejenak dan membaca pelan-pelan. Kadang, setelah video selesai, saya kembali membuka panduan yang tadi sempat terlewat. Rasanya seperti membuka lagi buku kecil dalam kotak ponsel pertama, dengan rasa ingin tahu yang sama seperti ketika masih berseragam sekolah.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Gelas Kosong

Minggu, 01/11/26 | 15:51 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya kira wawancara selesai ketika kopi susu di gelas...

Suatu Hari di Sekolah

Sepanjang Segelas Kopi Susu

Minggu, 25/10/26 | 17:48 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Segelas kecil kopi susu ternyata bisa habis dalam satu...

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

POPULER

  • Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

    Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isma Yatun Kembali Pimpin BPK, Rangkap Plt Anggota VI Usai Fathan Subchi Wafat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Depan “dari” dan “daripada” yang Tidak Tepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerpen “Kesempatan Kedua” oleh Sakura Alvino dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Wacana Kritis Perang Kata-Kata Trump dan El Sayed

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026