Kamis, 15/10/26 | 00:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar untuk anak saya. Usianya baru dua tahun. Tentu saja, ia belum bisa membaca tulisan yang tercetak di dalamnya. Namun, ketertarikannya terhadap buku sudah mulai terlihat, meskipun caranya memperlakukan buku kadang membuat saya harus menarik napas panjang.

Ia paling suka mengacak-acak buku yang tersusun rapi di lemari. Buku-buku yang sebelumnya berdiri menurut ukuran, dalam beberapa menit sudah berpindah ke lantai. Ada yang terbuka, terbalik, bahkan terselip di bawah meja. Sesekali ia membolak-balik halaman dengan penuh semangat, seolah sedang mencari jawaban atas persoalan besar. Sayangnya, semangat itu kadang berakhir dengan bunyi, “Sreet!” Satu halaman pun sobek dengan sukses.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Sebagai orang yang menyukai buku, tentu saya ingin segera menyelamatkannya. Namun, melihat wajah polosnya, saya pun sadar bahwa begitulah anak kecil mengenal dunia. Ia belum memahami bahwa buku harus diperlakukan dengan hati-hati. Baginya, buku adalah benda menarik yang dapat disentuh, dibuka, ditutup, dibawa ke mana-mana, dan kalau lengah dicicipi ujungnya.

Agar minatnya terhadap buku tetap tumbuh tanpa menambah daftar buku yang menjadi “korban”, saya membeli buku cerita bergambar yang sesuai dengan usianya. Halamannya tebal dan tidak mudah robek. Ukurannya pas untuk tangan kecil, sedangkan isinya dipenuhi gambar lucu dan warna-warna cerah. Ketika buku itu diberikan, matanya langsung berbinar. Ia menunjuk gambar binatang sambil menyebut nama-nama sesuai versinya sendiri. Saya tidak buru-buru membetulkan, sebab imajinasi anak sering kali lebih luas daripada klasifikasi makhluk hidup yang kita kenal.

Membacakan buku untuk anak berusia dua tahun juga bukan kegiatan yang selalu berjalan sesuai naskah. Saya baru membaca satu kalimat, ia sudah berpindah tiga halaman. Ceritanya belum dimulai, tetapi menurutnya mungkin sudah tamat. Meski demikian, dari kegiatan sederhana itu, kami belajar duduk bersama, mengamati gambar, menyebut warna, dan tertawa karena hal-hal kecil.

Saya kemudian menyadari bahwa mengenalkan buku kepada anak tidak harus menunggu ia bisa membaca. Kedekatan dengan buku dapat dimulai dari menyentuh halaman, mengenali gambar, dan mendengarkan suara orang tua bercerita. Mungkin hari ini ia hanya membolak-balik halaman tanpa memahami ceritanya. Namun, siapa tahu, dari buku-buku tebal dan penuh warna itulah tumbuh kecintaan terhadap bacaan.

Buku baru itu akhirnya bukan hanya hadiah untuk anak saya. Ia juga menjadi pengingat bagi saya bahwa kecintaan pada buku tumbuh perlahan. Tugas orang tua bukan memaksa anak segera membaca, melainkan membuat perjumpaannya dengan buku terasa hangat, menyenangkan, dan layak dikenang.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

Berita Sesudah

Karhutla Kembali Mengancam Dharmasraya, Tiga Titik Berhasil Dikendalikan

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Berita Sesudah
Karhutla Kembali Mengancam Dharmasraya, Tiga Titik Berhasil Dikendalikan

Karhutla Kembali Mengancam Dharmasraya, Tiga Titik Berhasil Dikendalikan

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026