Senin, 01/6/26 | 09:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Mengenal Mercury Retrogade

Minggu, 25/9/22 | 10:57 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Di media sosial tampak sebagian orang mengeluh tentang kondisinya yang tidak baik-baik saja. Hari-hari terasa begitu berat dan tubuhnya terasa lemah dan lelah untuk melakukan rutinitas yang biasa mereka lakukan. Orang lain pikir, mungkin ini hanya keluhan biasa karena setiap hari memang tidak melulu berjalan dengan mulus. Rupanya, perkara ini dapat dijelaskan dari sudut pandang lain yang amat menarik, yaitu ketika terjadinya mercury retrogade. Astrology enthusiast pasti tidak asing dengan istilah ini.

Mercury retrogade merupakan fenomena yang terjadi selama tiga kali dalam setahun. Di bulan-bulan tertentu, planet Merkurius tampak berjalan mundur bila diamati dari sudut pandang bumi, tetapi sebetulnya planet tersebut tidak benar-benar mundur. Fenomena ini ialah ilusi optik yang disebabkan oleh perbedaan orbit sehingga Merkurius  tampak bergerak mundur dari barat ke timur. Di tahun 2022 ini, fenomena mercury retrogade, bahkan terjadi sebanyak empat kali. Pertama, 14 Januari hingga 3 Februari. Kedua, 10 Mei hingga 3 Juni. Ketiga, 9 September hingga 2 Oktober. Keempat, 29 Desember hingga 18 Januari 2023. Lalu, apa hubungannya fenomena ini dengan kondisi kehidupan umat manusia di muka bumi?

Para astrolog memberi penjelasan bahwa Merkurius berkaitan dengan komunikasi, bahkan komunikasi yang dimaksud meliputi beragam bentuk seperti menulis, membaca, mendengarkan, berbicara, bahkan yang berkaitan dengan negoisasi dan kontrak. Hal itu berpotensi membuat sedikit kekacauan dalam hidup.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Tata ruang astrologi yang berubah memengaruhi energi yang dihasilkan. Hal inilah yang berdampak pada kondisi fisik dan mental seseorang. Tidak hanya pada kondisi kehidupan, fenomena mercury retrogade juga dikatakan berimbas pada teknologi. Hal yang sering disebut-sebut dalam berbagai pemberitaan ialah e-mail di waktu tertentu dapat hilang. Coba deh dicek, apakah e-mail pembaca ada yang hilang begitu saja? Semoga e-mail yang penting-penting tetap tersimpan dengan baik.

Pengaruh yang paling terasa atas fenomena ini ialah terkait energi dan suasana hati. Wah, bila perkara ini kacau agak mengerikan juga. Seseorang dikatakan tidak hanya melulu merasa begitu lesu, tidak fokus, kacau, dan mengalami kecemasan. Namun, ada juga kemungkinan seseorang merasa begitu energik dan kreatif. Bila hal positif ini dapat dimanfaatkan dengan baik, mungkin hari-hari selama terjadinya mercury retrogade dapat dilalui dengan produktif.

Bagi sebagian orang, barangkali hal ini terdengar seperti ramalan zodiak. Ada yang memercayainya ada juga yang tidak, tetapi bukankah perkara fenomena seperti ini berasal dari sebuah pengamatan? Tidak ada salahnya juga bila fenomena ini menjadi refleksi diri untuk lebih berhati-hati dalam mengambil sikap dan keputusan agar tidak terjadi kesalahpahaman ketika berkomunikasi dengan seseorang. Bila sering merasa lesu dan begitu lelah menjalani hari-hari yang berat, istirahat sejenak dan meet up dengan teman-teman yang selalu memberi dukungan adalah salah satu hal tepat yang bisa dilakukan.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Apriwanto

Berita Sesudah

Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Berita Sesudah
Perempuan dalam Buku Kesaksian Sepasang Sendal Sebuah Antitesis

Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

Discussion about this post

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat Wujudkan Festival Juadah Tanpa APBD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Sumbar Tahun 2025 Ditetapkan Rp6,4 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026