Sabtu, 13/6/26 | 04:18 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

 

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau yang lebih akrab disebut casan, termasuk salah satunya. Bentuknya sederhana, kabelnya sering kusut, kadang mulai rusak pada bagian tertentu. Namun, benda kecil itu justru menjadi salah satu penopang ritme aktivitas saya.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB
Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Saya mulai menyadari hal itu ketika kembali menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Di perantauan, hampir seluruh aktivitas berjalan melalui perangkat digital. Laptop menjadi ruang utama untuk belajar, mengerjakan tugas, sekaligus menyimpan berbagai kebutuhan akademik. Sementara itu, smartphone tentu menjadi “pusat” aktivitas saya.

Dalam situasi seperti itu, keberadaan casan menjadi jauh lebih penting dibanding ukurannya yang kecil. Ia bukan lagi sekadar pelengkap perangkat elektronik, melainkan bagian dari kebutuhan harian. Kehilangannya, atau sekadar lupa membawanya, dapat mengubah suasana hari secara drastis.

Saya pernah melewati satu pagi yang berjalan begitu terburu-buru. Hari itu, saya telah berjanji untuk bertemu dengan supervisor guna membahas perkembangan akademik saya. Laptop dan botol minum sudah tersimpan rapi di dalam tas. Saat membuka laptop, saya langsung sadar bahwa casan tertinggal di kamar.

Indikator baterai di layar laptop mulai berubah merah. Angkanya menunjukkan tiga belas persen. Saat itu saya baru teringat bahwa semalam laptop belum sempat diisi daya setelah digunakan menonton siaran bola. Saya sebenarnya sudah berniat mengisinya sepulang makan malam, tetapi rasa lelah membuat saya langsung tertidur hingga akhirnya benar-benar lupa.

Kepanikan kecil itu mulai muncul saat saya membuka laptop sebelum sesi konsultasi dimulai. Perhatian saya perlahan tidak lagi tertuju pada bahan diskusi bersama supervisor, melainkan pada indikator baterai yang terus menurun. Tanpa sadar, saya mulai melakukan berbagai penyesuaian kecil, mulai dari mengurangi kecerahan layar, menutup aplikasi yang tidak diperlukan, hingga menghemat penggunaan internet, hanya untuk memastikan laptop itu mampu bertahan sampai pertemuan selesai.

Pengalaman sederhana itu membuat saya menyadari bahwa casan bukan lagi sekadar pelengkap perangkat elektronik. Dalam kondisi saat ini yang hampir seluruh aktivitasnya bergantung pada laptop dan ponsel pintar, benda kecil itu diam-diam memiliki peran yang sangat penting. Kehadirannya sering diabaikan ketika tersedia, tetapi segera dicari saat daya mulai menipis dan pekerjaan belum selesai.

Saya mulai memahami mengapa casan selalu memiliki tempat di dalam tas beberapa teman. Benda kecil itu bukan hanya menjaga perangkat tetap menyala, tetapi juga menghadirkan rasa tenang di tengah aktivitas yang padat. Mungkin karena itulah colokan listrik kini sering menjadi hal pertama yang dicari di perpustakaan, kafe, atau ruang tunggu kampus, seolah-olah daya baterai telah menjadi bagian penting dari ritme kehidupan moder

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Firdaus: Kader PMII Harus Profesional Bergerak dan Hidupkan Semangat Organisasi di Kampus

Berita Sesudah

Macan Gunung Medan Siapkan Diri Hadapi DCL 2026

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Berita Sesudah
Macan Gunung Medan Siapkan Diri Hadapi DCL 2026

Macan Gunung Medan Siapkan Diri Hadapi DCL 2026

POPULER

  • PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusri Latif Kembali Pimpin PKB Padang: Incar 6 Kursi DPRD dan Wali Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Ingatkan Pengurus Baru PKB: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Tanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Andre Kresna Kembali Pimpin PKB Bukittinggi, Bidik Tiga Kursi DPRD dan Posisi Pimpinan Dewan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Saksikan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Investasi Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026