Sabtu, 14/2/26 | 19:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Minggu, 30/1/22 | 07:41 WIB

Damai dalam Bayang-Bayang

Kau tamparkan senyuman kehidupan
Menyentuh ruang sempit hampir mati
Menyapa rasa yang lupa pada siapa harus diberikan
Hingga hambarnya pertemuan menciptakan keasingan

Kau tenang, aku meradang
Kau membawa cerita yang tak sempat kutuliskan
Yang sajaknya rapuh dibakar arti kedamaian
Damai dalam bayang – bayang

Sarolangun, Desember 2021

 

BACAJUGA

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Minggu, 01/6/25 | 10:01 WIB
Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Minggu, 18/5/25 | 08:43 WIB

Jatuh

Di sudut ruangan bercat putih
Dihiasi pemandangan ramai kehidupan
Terdengar jeritan gelisah yang samar-samar
Yang mengurung harapan di terbangkan angin

Kala itu kau tak peduli siapa pun yang memanggil
Hingga kau jatuhkan permintaan kehadiran darinya
Tapi sayang kau juga dijatuhkannya
Jatuh ke dalam belutan dingin hangatnya keinginan

Saat itu juga kau kabarkan pada seluruh penjuru
Betapa beruntungya dirimu yang tak pernah puas
Mendapati keinginan yang harus kau paksakan
Hingga matamu tak mampu lagi terpejam
Menatap sangarnya perjalanan di akhir pertemuan

Sarolangun, Desember 2021

 

Sajak-sajak yang Meringkas Penampakan

Sajak-sajak mulai meringkas penampakan
Meretorika tiupan angin nan gelisah
Melambung tinggi mengangkat puing kesedihan
Menatap diri yang hanyut perlahan

Sajak-sajak mulai meringkas penampakan
Melihat mentari tak lagi tampak beringas
Lenyap lemah ditelan awan hitam
Cahayanya nyinyir meneriakkan nyanyian ingin pulang
Menjemput asa yang tak terucapkan

Sajak-sajak itu hanya bualan penikmatnya
Ceritanya panjang tanpa ujung

Sarolangun, Desember 2021

 

Mentari dan Rayuan

Mentari tak henti-henti memikirkan rayuan bulan
yang memintanya untuk terbenam
Meskipun dirinya menolak cahaya
rembulan menyinari bumi kekasihnya

Ia meminta pada senja
menampakkan sinar merah di akhir pertemuan
Sebagai pertanda ia harus berpisah
meninggalkan kenangan

Ia terus mengingat
potongan episode yang sudah berlalu
Menjajaki butiran cerita yang dirampas kerinduan

Mentari kini telah sendiri
Ia terus berharap cahaya bulan tak pernah berganti
Ia merayu diri saat menyendiri

Pariaman, Januari 2022

 

Biodata Penulis:

Yogi Resya Pratama merupakan mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling di IAIN Batusangkar. Selain menulis puisi, ia juga menulis artikel dan berita yang merupakan bagian dari pekerjaannya sebagai seorang jurnalis. Ia berasal dari Kota Pariaman  serta pernah aktif di KNPI Kota Pariaman dan Ikatan Mahasiswa Padang Pariaman (IMAPAR).

Tags: #Yogi Resya Pratama
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Gaya Komunikasi Kaum Milenial Cermin Ideologi Budaya

Berita Sesudah

Di Atas Nama Pertemanan

Berita Terkait

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Berita Sesudah
Belajar Menata Masa Depan dari Rak Sepatu

Di Atas Nama Pertemanan

Discussion about this post

POPULER

  • Pengurus Baru PKB Sumbar Dikukuhkan, Target Menang 2029 dan Tegaskan Politik Harus Jadi Solusi

    Pengurus Baru PKB Sumbar Dikukuhkan, Target Menang 2029 dan Tegaskan Politik Harus Jadi Solusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Susunan Lengkap DPW PKB Sumbar 2026–2031, Firdaus Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dodi Saputra dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disana atau Di sana?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temuan Bakteri, BGN Hentikan Operasional Dapur Sang Surya Sungai Rumbai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024