Kamis, 16/7/26 | 01:43 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

 

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)

 

Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa sastra lisan dalam aktivitas pertanian kian jarang terlihat dalam praktik sehari-hari. Namun, di lapangan cerita itu ternyata belum benar-benar selesai. Masih ada yang tersisa, masih ada yang terus diingat dan dijalankan, meski tidak lagi dalam bentuk yang sama. Dari sanalah tulisan ini berangkat, sebagai kelanjutan untuk melihat lebih dekat bagaimana tradisi itu tetap hidup dengan caranya sendiri.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

Sejak pengalaman-pengalaman itu, saya mulai melihat penelitian ini secara berbeda. Bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi memahami bagaimana tradisi bertahan dalam perubahan. Di lapangan, saya tidak hanya mencatat apa yang diucapkan, tetapi juga memperhatikan bagaimana ia diingat, diceritakan, dan kembali muncul dalam berbagai situasi.

Sering kali, hal yang tampak sederhana justru menyimpan makna yang lebih dalam. Cerita singkat atau potongan ingatan tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan pengalaman hidup dan kebiasaan yang pernah dijalani. Dalam konteks ini, sastra lisan bukan sekadar teks, tetapi juga cara masyarakat memahami dunia di sekitarnya.

Saya mulai menyadari bahwa perubahan tidak selalu berarti kehilangan. Ada yang memang tidak lagi dilakukan seperti dahulu, tetapi sebagian tetap bertahan dalam bentuk yang lebih sederhana tanpa kehilangan maknanya. Di sisi lain, ada pula yang sengaja dihidupkan kembali melalui kegiatan bersama agar tetap diingat.

Pengalaman ini kemudian mengubah cara saya memaknai keberadaan sastra lisan dalam aktivitas pertanian. Ia tidak harus selalu utuh untuk dapat dipahami, dan tidak selalu harus hadir dalam bentuk lama untuk dianggap hidup. Justru dalam perubahan itulah terlihat daya tahannya, bagaimana ia menyesuaikan diri tanpa sepenuhnya kehilangan jejak asalnya.

Di titik ini, penelitian menjadi lebih dari sekadar kegiatan akademik. Ia juga menjadi ruang untuk belajar menghargai proses, mendengarkan dengan lebih sabar, dan menerima bahwa tidak semua hal dapat direkam secara lengkap. Sebagian hanya bisa dipahami melalui kedekatan, melalui waktu yang diluangkan, dan melalui kesediaan untuk melihat hal-hal kecil sebagai sesuatu yang berarti.

Pada akhirnya, seluruh pengalaman ini menegaskan bahwa sastra lisan dalam aktivitas pertanian tidak sepenuhnya hilang, melainkan berubah cara hadirnya. Ia tetap hidup dalam ingatan, cerita, dan praktik yang masih dijalankan, meski tidak lagi utuh seperti dahulu. Dari lapangan, saya belajar bahwa yang terpenting bukan hanya merekam apa yang tersisa, tetapi memahami bagaimana ia bertahan dan dimaknai. Di sanalah penelitian ini menemukan arahnya, melihat tradisi bukan sebagai sesuatu yang selesai, melainkan sebagai proses yang terus berlangsung.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Longsor di Nagari Banai Dharmasraya, Transportasi Menuju Tiga Nagari Putus

Berita Sesudah

Firdaus Gotong Royong Bersama Masyarakat Hidupkan Pusat Kegiatan Warga

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Berita Sesudah
Firdaus Gotong Royong Bersama Masyarakat Hidupkan Pusat Kegiatan Warga

Firdaus Gotong Royong Bersama Masyarakat Hidupkan Pusat Kegiatan Warga

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat pertemuan lanjutan dengan Foshan Polytechnic, Selasa (7/7).

    Wali Kota Padang Kunjungi Fosan Polytechnic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim ORADO Prospek di Pertandingkan pada Porprov Sumbar 2028.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026