
Pasaman Barat, Scientia.id – Menyikapi penggunaan alat tangkap troll mini di perairan Sumatera Barat, Bendahara DPW PKB Sumbar sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Donizar mendesak penegakan hukum yang tegas tanpa kompromi.
“Pulau Sumbar bukan ladang rampasan. Jangan sampai nelayan kita terus jadi korban, sementara pelaku terus beroperasi bebas,” kata Donizar pada Scientia.id, Senin (29/5).
Donizar juga menjelaskan penyelesaian masalah ini bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi juga butuh kerjasama dengan aparat penegak hukum dan nelayan itu sendiri. Ia berharap kesadaran masyarakat pesisir untuk menjaga laut terus ditumbuhkan.
Baca Juga: Donizar Dorong Lintas Sektor untuk Jamin Kesuksesan Ibadah Haji Jamaah Sumbar
“Nelayan kecil butuh perlindungan, bukan persaingan yang tidak adil. Pemerintah harus bertindak nyata dan menjaga laut dan kehidupan mereka,” tutup Donizar. (tmi)

![Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260425-WA00042-120x86.jpg)

![Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260425-WA00042-350x250.jpg)
![Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Kamis, (23/4) [foto : sci/yrp]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/1001101833-350x250.jpg)
![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-350x250.jpg)


