Minggu, 01/11/26 | 00:24 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Tentang Buku Catatan

Minggu, 05/1/25 | 17:17 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Dulu, saat hari pertama sekolah, ada satu ritual yang tak pernah terlewat yaitu membeli buku catatan. Warnanya beragam, ada yang bercover kartun favorit, ada pula yang berhiaskan kata-kata motivasi. Setiap mata pelajaran punya satu buku khusus, hingga tas terasa seperti membawa miniatur perpustakaan berjalan.

Di halaman pertama setiap buku catatan, terdapat ritual yang hampir selalu dilakukan yaitu menuliskan nama lengkap, kelas, dan mata pelajaran dengan tulisan serapi mungkin. Halaman ini seakan menjadi simbol awal dari komitmen untuk mencatat dengan teratur dan menjaga setiap lembar tetap bermakna.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Sepanjang Segelas Kopi Susu

Minggu, 25/10/26 | 17:48 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Namun, seiring berjalannya waktu, halaman-halaman berikutnya sering kali diwarnai dengan coretan spontan, sketsa kecil di sudut halaman, atau bahkan catatan singkat yang bersifat pribadi. Meski demikian, setiap buku catatan tetap memiliki nilai tersendiri sebagai saksi perjalanan akademis dan dedikasi sepanjang tahun.

Memasuki masa perkuliahan, dinamika dalam mencatat materi mengalami perubahan yang signifikan. Buku catatan tetap hadir, namun jumlahnya jauh lebih sedikit. Seringkali ditemukan hanya satu buku tebal yang berfungsi serbaguna. Dalam lembaran yang sama, materi kuliah, tugas mingguan, hingga sketsa kecil di tengah kebosanan kelas saling bertumpuk tanpa batas yang jelas.

Terkadang, susunan catatan lebih menyerupai peta yang penuh simbol dan tanda daripada dokumentasi ilmiah yang sistematis. Namun di balik keruwetan itu, setiap coretan memiliki makna tersendiri, menjadi jejak perjalanan akademis yang otentik dan sarat cerita.

Seiring waktu, buku catatan bertransformasi menjadi alat yang tak hanya mencatat materi kuliah, tetapi juga merangkum momen-momen penting dalam kehidupan pribadi. Di antara catatan tugas dan materi perkuliahan, terkadang muncul baris-baris yang merefleksikan pemikiran atau perasaan yang hadir pada saat itu.

Catatan kuliah yang awalnya terstruktur rapi, kini diselingi dengan ide-ide segar atau kutipan yang memberi nuansa berbeda pada setiap halaman. Buku catatan pun berkembang menjadi semacam jurnal yang tidak hanya mendokumentasikan informasi, tetapi juga mencatat perjalanan batin dan refleksi pribadi dari individu yang menulisnya.

Siklus mencatat terus berlanjut, dimulai dari buku catatan yang teratur di masa sekolah, berlanjut ke buku multifungsi di kampus, hingga menjadi coretan-coretan spontan di dunia kerja. Namun, fungsi mendasarnya tetaplah sama, sebagai pengingat, penyelamat di saat lupa, dan kadang-kadang, sebagai saksi bisu perjalanan hidup kita.

Dan hari-hari terus bergulir, dengan setiap catatan yang tercipta menyimpan kisah dan makna tersendiri. Mungkin, di balik setiap goresan tinta, ada semangat yang tak tampak, yang menggerakkan kita untuk terus maju. Besok, hari pertama sekolah setelah libur semester, sudahkah adik-adik mempersiapkan buku catatannya? Karena, di setiap lembar yang baru, ada kesempatan untuk menulis cerita baru, perjalanan baru, dan langkah baru menuju masa depan.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sutan Riska Sampaikan Pidato Perpisahan ke Masyarakat Dharmasraya

Berita Sesudah

Puisi-puisi Defi Wulan Rohmadona dan Ulasannya oleh Dara Layl

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Sepanjang Segelas Kopi Susu

Minggu, 25/10/26 | 17:48 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Segelas kecil kopi susu ternyata bisa habis dalam satu...

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Defi Wulan Rohmadona dan Ulasannya oleh Dara Layl

Puisi-puisi Defi Wulan Rohmadona dan Ulasannya oleh Dara Layl

POPULER

  • Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Sinergi Hukum, Pemkab Dharmasraya Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026