Selasa, 12/5/26 | 16:32 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Fenotipe Bombay dan Golden Blood: Dua Golongan Darah Terlangka yang Penting untuk Medis

Rabu, 26/11/25 | 06:41 WIB

Jakarta, Scientia.id – Kasus transfusi darah yang membutuhkan kecocokan ekstrem kerap membuka fakta bahwa tidak semua golongan darah memiliki jumlah pendonor yang mencukupi. Momen inilah yang membuat publik mengetahui adanya golongan darah super langka, siapa yang memilikinya, dan bagaimana dunia medis mengelola kebutuhan transfusinya. Di luar golongan A, B, AB, dan O yang umum, terdapat jenis yang begitu jarang ditemukan sehingga jarang terdengar oleh masyarakat luas.

Golongan darah langka menjadi perhatian karena risiko tingginya saat pasien membutuhkan transfusi mendesak. Minimnya pendonor membuat prosedur penanganan medis harus berjalan lebih hati-hati. Bahkan beberapa negara memiliki daftar khusus yang menyimpan data pemilik golongan darah langka demi keperluan penyelamatan jiwa.

Salah satu golongan langka yang tercatat adalah Bombay Blood atau Fenotipe Bombay. Golongan ini pertama kali ditemukan di Mumbai dan paling sering dijumpai pada populasi India. Jumlahnya sangat terbatas, yakni kurang dari 1:1.000 orang secara global. Dikutip dari Lifeblood, angkanya bervariasi untuk setiap populasi, sekitar 1:10.000 di Mumbai dan 1:1.000.000 di Eropa.

BACAJUGA

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Rabu, 29/4/26 | 19:37 WIB
Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Senin, 27/4/26 | 13:36 WIB

Fenotipe Bombay unik karena tidak memiliki antigen H, A, maupun B. Meski tampak seperti golongan O pada tes konvensional, individu dengan fenotipe ini memiliki antibodi alami IgM anti-H, yang membuat semua darah A, B, AB, dan O menjadi tidak kompatibel. Jika diberikan darah non-Bombay, penerimanya dapat mengalami reaksi hemolitik dan hemolisis intravaskular. Karena itu, transfusi hanya dapat dilakukan dengan donor yang sama-sama memiliki fenotipe Bombay.

Selain itu, ada golongan darah yang bahkan lebih langka, yaitu Golden Blood atau Rh null. Hanya 43 orang di dunia yang tercatat memilikinya. Dikutip dari Cleveland Clinic, golden blood terjadi karena mutasi genetik yang sangat jarang.

Baca Juga: Golongan Darah O Disebut Punya Perlindungan Alami terhadap Serangan Jantung

Golongan darah ini tidak memiliki satu pun antigen Rh, padahal sistem Rh memiliki lebih dari 50 antigen. Orang dengan Rh null bisa menjadi donor universal bagi pemilik Rh langka lainnya, tetapi hanya bisa menerima darah dari Rh null juga. Kelangkaan inilah yang membuat golden blood dijuluki “darah emas”. (*)

Tags: DarahGolongan Darah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketua DPC PKB Padang Tinjau Banjir di Batu Busuk, Dengar Keluhan Warga dan Salurkan Bantuan

Berita Sesudah

Pemkab Solok Percepat Usulan Hibah Rehab-Rekon BNPB: Dokumen KIB Jadi Syarat Utama

Berita Terkait

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Rabu, 29/4/26 | 19:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembenahan infrastruktur pendidikan melalui program renovasi sekolah secara masif. Pada...

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Senin, 27/4/26 | 13:36 WIB

Jakarta, Scientia.id - Lembaga pemeringkatan global Webometrics kembali merilis daftar perguruan tinggi terbaik di dunia untuk edisi Januari 2026. Dari...

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Minggu, 08/3/26 | 16:24 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan kembali menggelar Coaching Clinic Pintar Spesial Ramadan...

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Foto: elly Padang, Scientia-Sebanyak 13 Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) yang telah...

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Senin, 26/1/26 | 19:56 WIB

Ilustrasi (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Sebuah temuan arkeologis penting terungkap dari kawasan Sulawesi Tenggara. Tim peneliti lintas negara melaporkan...

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan...

Berita Sesudah
Pemkab Solok Percepat Usulan Hibah Rehab-Rekon BNPB: Dokumen KIB Jadi Syarat Utama

Pemkab Solok Percepat Usulan Hibah Rehab-Rekon BNPB: Dokumen KIB Jadi Syarat Utama

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Mandeh Sako dalam Adat Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Terima Kunjungan Konjen India Peluang Beasiswa Pelajar Kota Padang yang Ingin berkuliah di India

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Realitas Kekuasaan Budaya Politik Elite di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026