Jumat, 18/9/26 | 04:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Minggu, 14/7/24 | 10:00 WIB

Oleh: Arina Isti’anah
(Dosen Sastra Inggris, Universitas Sanata Dharma)

 

Taman Nasional merupakan salah satu tujuan yang ditawarkan oleh pelaku pariwisata untuk menarik kunjungan turis, termasuk oleh pemerintah yang secara resmi memanfaatkan situs web sebagai media promosinya. Taman Nasional berperan juga sebagai tempat konservasi alam yang mencakup spesies nonmanusia di dalamnya: berbagai satwa dan tumbuhan langka dan endemik. Dalam konteks promosi pariwisata yang dikelola oleh pemerintah melalui situs web Indonesia.travel, Taman Nasional merupakan salah satu tujuan wisata unggulan yang dipromosikan.

BACAJUGA

Representasi Perempuan dalam Novel “Perempuan di Titik Nol dan Entrok: Kajian Feminisme”

Menyusuri Luka Kanak-kanak dalam Kumpulan Puisi “Belajar Menanggalkan Bulan”

Minggu, 13/9/26 | 22:05 WIB
Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

Modernisme dan Dunia yang Dinamis dalam Karya Sastra

Minggu, 13/9/26 | 09:35 WIB

Beberapa Taman Nasional yang dipromosikan dalam situs web Indonesia.travel antara lain Baluran, Ujung Kulon, Bali Barat, Pulau Komodo, Meru Betiri, Bromo Tengger Semeru, Sebangau, Kerinci, Tanjung Puting, Gunung Halimun, Alas Purwo, Tangkoko, dan Lore Lindu. Lokasi Taman Nasional tersebut juga terbentang dari berbagai wilayah dan tidak hanya ditemukan di Pulau Jawa. Sebagai contoh, Taman Nasional Tanjung Puting dan Sebagau terletak di Kalimantan Tengah, Taman Nasional Tangkoko dan Lore Lindu di Pulau Sulawesi, dan Taman Nasional Kerinci di Pulau Sumatera.

Taman Nasional bukan hanya berperan sebagai daya tarik turis, namun sebagai “rumah” yang menampung berbagai elemen alam, termasuk aneka satwa dan tumbuh-tumbuhan. Taman Nasional sebagai “rumah” mencerminkan peran manusia dalam melindungi dan menjaga ekosistem. Pemerintah sebagai the gate keeper mengatur peran Taman Nasional sebagai konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya melalui Undang-Undang Nomor 5, Tahun 1990.

Undang-Undang tersebut mengatur bahwa Taman Nasional berperan sebagai lokasi kawasan pelestarian alam yang memungkinkan terjadinya aktivitas penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, budidaya, budaya, dan wisata alam. Aktivitas wisata alam tidak boleh mengakibatkan perubahan pada zona inti Taman Nasional. Aturan tersebut juga memungkinkan pengelolaan pariwisata yang melibatkan rakyat.

Berpedoman pada Undang-Undang tersebut, dapat kita pahami bahwa aktivitas pariwisata di dalam Taman Nasional hendaknya memperhatikan aspek ekologis, termasuk menjaga habitat alami satwa dan tumbuhan di dalamnya. Aktivitas pariwisata di dalam Taman Nasional harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh agar amanat Undang-Undang yang mengatur Taman Nasional sebagai lokasi konservasi dapat tercapai. Oleh sebab itu, promosi pariwisata seharusnya didesain untuk memberikan wawasan ekologis para pengunjung Taman Nasional.

Halaman 1 dari 3
123Next
Tags: #wacana pariwisataArina Isti'anah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mengenal Wacana Regulator Hortatori

Berita Sesudah

Memimpin di Era Disrupsi

Berita Terkait

Representasi Perempuan dalam Novel “Perempuan di Titik Nol dan Entrok: Kajian Feminisme”

Menyusuri Luka Kanak-kanak dalam Kumpulan Puisi “Belajar Menanggalkan Bulan”

Minggu, 13/9/26 | 22:05 WIB

Oleh: Rosidatul Arifah (Alumni S1 Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)  Awal September 2026 ini memberikan angin ceria pada...

Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

Modernisme dan Dunia yang Dinamis dalam Karya Sastra

Minggu, 13/9/26 | 09:35 WIB

Oleh: Maharani Syifa Ramadhan (Alumni Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas dan Mahasiswa Program Magister Sastra Kontemporer, Universitas Padjajaran)   Modernisme...

Benarkah Onomatope Arbitrer?

Benarkah Onomatope Arbitrer?

Minggu, 13/9/26 | 08:48 WIB

Oleh: Ahmad Hamidi dan Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)    Seekor anjing sedang menggonggong di...

Semantik-Pragmatik Ketika Pulang Tidak Selalu Berarti Kembali

Semantik-Pragmatik Ketika Pulang Tidak Selalu Berarti Kembali

Minggu, 06/9/26 | 11:00 WIB

Oleh: Hasbi Witir (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Kata pulang merupakan kata yang sangat dekat dengan kehidupan...

Puisi-puisi M. Subarkah

Jangan Tunggu Hutan Habis untuk Sadar

Minggu, 06/9/26 | 10:37 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Magister Linguistik FIB Universitas Andalas) Kita sering baru mengingat hutan ketika bencana datang. Ketika hujan turun...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

Minggu, 30/8/26 | 16:29 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia dan Anggota Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)   Ketika melihat lengkungan warna-warni yang...

Berita Sesudah
Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan (2)

Memimpin di Era Disrupsi

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anugerah Layanan Investasi 2026, Dharmasraya Raih Terbaik Satu Kategori Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026