Selasa, 03/11/26 | 00:13 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Memimpin di Era Disrupsi

Minggu, 14/7/24 | 10:40 WIB

Oleh: Riza Andesca Putra
(Dosen Departemen Pembangunan dan Bisnis Peternakan Unand & Mahasiswa Program Doktor Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan UGM)

 

Tiba-tiba, kata “disrupsi” menjadi populer di ruang-ruang diskusi para ekonom, akademisi, pejabat hingga masyarakat umum pada sekitar lima belas tahun terakhir. Kata yang sebelumnya tidak familiar, terutama bagi masyarakat Indonesia, langsung menjadi bahan perbincangan banyak orang. Disrupsi, ya sekarang kita berada di era disrupsi.

Apa sebenarnya disrupsi itu? Istilah disrupsi pertama kali dipopulerkan oleh Clayton M. Christensen dalam bukunya “The Innovator’s Dilemma” (1997). Christensen menjelaskan bahwa disrupsi sering dimulai dengan inovasi yang awalnya dianggap tidak memenuhi kebutuhan pasar utama, tetapi seiring waktu inovasi tersebut meningkat dalam kualitas dan fitur sehingga dapat menantang dan akhirnya menggantikan yang telah lama eksis.

BACAJUGA

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

Minggu, 01/11/26 | 12:50 WIB
Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Minggu, 01/11/26 | 12:42 WIB

Beberapa waktu lalu, kita dikejutkan dengan kehadiran moda transportasi online, yang diawal kehadiran ditolak, didemo di mana-mana, dan tidak memenuhi syarat-syarat formil. Hasilnya perubahan memang tidak bisa dihambat. Transportasi online semakin booming dan memikat hati masyarakat, malah berhasil mengembangkan diri dengan berbagai layanan yang lain. Sementara itu, transportasi konvensional dalam waktu cepat mengalami kemunduran.

Cerita diatas hanyalah satu dari sekian banyak bentuk disrupsi yang telah terjadi di Indonesia. Cerita-cerita lain, seperti pusat-pusat perbelanjaan yang tergantikan oleh kehadiran marketplace dan onlineshop, koran cetak yang digantikan oleh media online dan medsos, agen travel yang tergantikan oleh penjualan tiket online, toko buku dan fotokopi yang mulai tergantikan oleh e-book. Intinya, banyak produk atau jenis pekerjaan yang sudah dan akan tergantikan oleh bentuk dan jenis pekerjaan yang baru.

Kata kunci disrupsi adalah perubahan yang terjadi begitu cepat. Perubahan tidak hanya dari jenisnya saja, melainkan bisa secara struktural hingga sistematis. Teknologi baru bermunculan, tren bisnis jadi bergeser, dan lanskap global terus berkembang. Era disrupsi adalah masa yang penuh dengan tantangan dan peluang. Organisasi atau kelompok yang mampu beradaptasi, akan survive, dan terus berkembang. Namun, kelompok yang gagap akan terseok-seok, bahkan bisa mati tidak berbekas.

Halaman 1 dari 3
123Next
Tags: #disrupsi#kepemimpinan#Riza Andesca Putra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Berita Sesudah

Cerpen “Antaro Amak jo Pitih” Karya Dilha Rahmanadia Putri dan Ulasannya oleh Azwar

Berita Terkait

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

Minggu, 01/11/26 | 12:50 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Minggu, 01/11/26 | 12:42 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Bagaimana jika sebuah laboratorium yang seharusnya digunakan untuk menyelamatkan...

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Minggu, 01/11/26 | 12:26 WIB

Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Matilah kau mati, kau akan lahir...

Dari Sagu ke Pasar Digital: Peluang UMKM Lokal Menembus Batas

Dari Sagu ke Pasar Digital: Peluang UMKM Lokal Menembus Batas

Minggu, 25/10/26 | 20:14 WIB

Oleh: Maryatul Kuptiah (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi alam...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peran Ibu Tunggal dalam Film “Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?”

Minggu, 25/10/26 | 18:30 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya dan Anggota Labor Penulisan Kreatif, Universitas Andalas) Ada film yang berakhir...

Ketika Cuaca Berubah, Hama Ikut Berubah

Ketika Cuaca Berubah, Hama Ikut Berubah

Minggu, 18/10/26 | 16:21 WIB

Oleh: Lili Herlina (Mahasiswa Prodi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas) Ketika membicarakan masalah pertanian, perhatian sering kali tertuju pada...

Berita Sesudah
Cerpen “Antaro Amak jo Pitih” Karya Dilha Rahmanadia Putri dan Ulasannya oleh Azwar

Cerpen "Antaro Amak jo Pitih" Karya Dilha Rahmanadia Putri dan Ulasannya oleh Azwar

Discussion about this post

POPULER

  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi V DPRD Sumbar Matangkan Pembahasan Ranperda Keolahragaan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan dan Kisah Tak Sampai pada “Gadis Kretek”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026