Selasa, 29/9/26 | 11:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Disiplin Sehat: Menuntaskan Obat untuk Sembuh Sempurna

Minggu, 02/6/24 | 05:46 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Setiap kali saya berobat ke dokter dan mendapatkan resep, ada satu kebiasaan buruk yang sulit saya tinggalkan: tidak menyelesaikan obat ketika merasa sudah sembuh. Padahal, kesembuhan yang saya rasakan mungkin belum sempurna, dan dosis obat masih tersisa untuk beberapa kali minum lagi. Kebiasaan ini tidak hanya mengancam kesehatan pribadi saya, tetapi juga menimbulkan penyesalan yang mendalam.

Saya ingat satu kejadian yang memberikan pelajaran penting. Beberapa bulan lalu, saya demam, batuk, dan nyeri persendian. Dokter meresepkan antibiotik yang harus diminum selama tujuh hari penuh. Pada hari keempat, saya sudah merasa jauh lebih baik. Tenggorokan tidak lagi sakit, dan tubuh saya kembali bertenaga. Dengan perasaan senang dan optimis, saya memutuskan untuk berhenti minum obat. Menurut saya, mengapa harus terus minum obat jika sudah sembuh?

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Namun, itu tidak berlangsung lama. Beberapa hari kemudian, infeksi itu kembali menyerang, kali ini lebih parah daripada sebelumnya. Tenggorokan saya terasa terbakar, dan demam tinggi membuat saya tak berdaya. Pengalaman ini mengajarkan saya betapa pentingnya disiplin dalam minum obat dan mengikuti dosis yang telah ditentukan.

Minum obat bukan hanya soal meredakan gejala, tetapi juga memastikan bahwa penyakit benar-benar teratasi hingga tuntas. Setiap dosis memiliki peran penting dalam proses penyembuhan, dan mengabaikan satu saja bisa berdampak fatal. Begitu yang saya pahami dari beberapa artikel yang dibaca.

Mengikuti aturan minum obat dengan tepat membutuhkan kedisiplinan dan kesadaran penuh. Setiap kali melihat kantong plastik yang di dalamnya ada beberapa obat dari klinik, mengingatkan saya untuk disiplin menghabiskannya. Disiplin minum obat bukan hanya soal ketaatan, tetapi juga bentuk cinta pada diri sendiri dan orang-orang yang peduli pada kita.

Saya belajar bahwa kebiasaan buruk ini harus dihentikan. Tidak ada lagi alasan untuk mengabaikan sisa dosis obat hanya karena merasa sudah sembuh, terutama antiniotik. Setiap butir obat yang diminum sesuai jadwal adalah langkah kecil menuju kesembuhan yang sempurna.

Disiplin dalam minum obat adalah tanggung jawab yang harus kita emban dengan serius. Mengikuti dosis dengan tepat adalah bentuk penghormatan pada diri sendiri dan proses penyembuhan yang kita jalani.  Sehingga pesan “Semoga Cepat Sembuh” dari plastik kemasan obat itu berjalan adanya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Susyi, Kimci, Piza, dan Kuliner Khas dari Negara Lain

Berita Sesudah

Perlawanan dalam Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Berita Sesudah
Ideologi Simbolik dalam Cerpen “Jangan Bakar Lumbung Padi”

Perlawanan dalam Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026