Kamis, 10/9/26 | 14:13 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Peribahasa tentang Perempuan dalam KBBI

Minggu, 24/3/24 | 12:00 WIB

Pada masa dulu tak lazim jika seorang perempuan mencari laki-laki secara terang-terangan. Oleh karena itu, ketika seorang perempuan melakukan hal tersebut, muncullah peribahasa-peribahasa berikut yang bermakna ‘perempuan mencari laki-laki‘ yang tentunya menjadi sumbing dalam masyarakat, menjadi aib dan malu bagi keluarga.

(1) enau mencari (memanjat) sigai
(2) lesung mencari alu
(3) rumput mencari kuda
(4) telaga mencari timba
(5) ulam mencari sambal

Kalau kita lihat kosakata yang terdapat dalam peribahasa tersebut, tampak ketidaklaziman, misalnya yang biasa mencari rumput adalah kuda. Namun, peribahasa tersebut mendeskripsikan hal sebaliknya. Rumput dideskripsikan mencari kuda yang tentu saja tidak mungkin terjadi. Oleh karena itu, ketika ada seorang perempuan mencari atau menghendaki seorang laki-laki secara terang-terangan, perilakunya dianggap tidak wajar dan tidak diterima dalam kehidupan sosial masyarakat.

Karena masyarakat Indonesia memiliki kecerdasan budaya, muncullah peribahasa-peribahasa tersebut. Biasanya sigai ‘pasak atau palang’ dipasang di tiang untuk memanjat. Salah satunya dipasang di pohon enau ‘pohon jenis palem’ yang biasa diambil manfaatnya oleh masyarakat, seperti umbut batang menjadi sagu yang dapat dimakan, ijuk untuk atap rumah, dan nira untuk gula atau aren. Perempuan juga diibaratkan demikian. Seorang perempuan diharapkan memiliki perilaku, kecerdasan, dan sikap yang sangat baik sehingga nanti banyak laki-laki yang mencari dan memilihnya sebagai istri.

BACAJUGA

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Prompt AI dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 06/9/26 | 23:00 WIB
Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata Pas, Cocok, Sesuai, dan Relevan

Minggu, 30/8/26 | 16:13 WIB

Ketika seorang perempuan berperilaku sebaliknya, dikatakan bak enau mencari (memanjat) sigai. Hal yang sama berlaku untuk alu ‘alat untuk menumbuk padi’ yang seharusnya mencari lesung ‘lumpang kayu panjang (untuk menumbuk padi); timba ‘alat untuk mengambil air’ yang seharusnya mencari telaga ‘danau, kolam, atau sumur’; serta sambal ‘makanan penyedap yang memiliki rasa pedas’ yang seharusnya ditambahkan pada ulam ‘daun-daunan mentah (yang muda)’. Ketika seorang perempuan melakukan hal-hal yang tidak patut dilakukannya, terutama dalam mencari jodoh, peribahasa-peribahasa ini pun melekat pada dirinya. Betapa sangat tidak baik ketika seorang perempuan dilukiskan bak enau mencari (memanjat) sigai, lesung mencari alu, rumput mencari kuda, telaga mencari timba, dan ulam mencari sambal.

Halaman 3 dari 5
Prev12345Next
Tags: #Ria Febrina
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Peribahasa tentang Perempuan dalam KBBI

Berita Sesudah

Semiotik Riffaterre dalam Puisi “Sawah Sepetak di Kerampang” Karya Fitra Yanti

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Prompt AI dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 06/9/26 | 23:00 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Saat ini, AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata Pas, Cocok, Sesuai, dan Relevan

Minggu, 30/8/26 | 16:13 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies) Kata pas, cocok, sesuai, dan...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

Minggu, 16/8/26 | 22:38 WIB

Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Universitas Andalas baru saja menyambut...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Tele- dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Senin, 03/8/26 | 07:33 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kali ini, kita akan membahas bentuk terikat...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dari Ejaan menjadi Humor Kritik

Senin, 27/7/26 | 05:28 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Linguistik FIB Universitas Andalas) Ada yang menarik dari konten...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Kata “sudah” dan “telah” Bentuk Lampau dalam Bahasa Asing Lainnya

Minggu, 19/7/26 | 21:01 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Bahasa didefinisikan sebagai...

Berita Sesudah
Semiotik Riffaterre dalam Puisi “Sawah Sepetak di Kerampang” Karya Fitra Yanti

Semiotik Riffaterre dalam Puisi "Sawah Sepetak di Kerampang" Karya Fitra Yanti

Discussion about this post

POPULER

  • Wabah

    Wabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI dan Kecerdasan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Judul-judul Berita yang Melanggar Kaidah Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026