Minggu, 13/9/26 | 09:47 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan seorang pejabat di lingkungan pemerintah provinsi.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengatakan pihaknya telah memanggil pejabat yang diduga terdapat dalam rekaman tersebut untuk menjalani klarifikasi. Dari pemeriksaan awal, pejabat yang bersangkutan mengakui dirinya merupakan salah satu orang yang terlihat dalam rekaman.

Pejabat tersebut saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sumbar.

“Begitu kami menerima rekaman yang beredar, kami langsung mengambil langkah dengan memanggil pihak yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi,” kata Arry. Senin, (24/8)

BACAJUGA

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Sabtu, 12/9/26 | 19:02 WIB
DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

Sabtu, 12/9/26 | 16:48 WIB

Klarifikasi dilakukan Arry bersama Asisten II Setda Provinsi Sumbar. Dalam pertemuan itu, pejabat bersangkutan mengakui keberadaannya dalam rekaman yang beredar.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil dan telah memberikan klarifikasi. Ia mengakui bahwa dirinya ada dalam rekaman tersebut,” ujar Arry.

Menurut Arry, pejabat tersebut juga telah mengundurkan diri dari jabatannya. Namun, pengunduran diri itu tidak serta-merta menghentikan proses pemeriksaan terhadap persoalan yang menjadi perhatian publik tersebut.

Pemprov Sumbar akan memproses persoalan itu melalui mekanisme pemeriksaan resmi untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan disiplin maupun etika aparatur sipil negara.

Arry mengatakan persoalan tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Sumbar. Arahan gubernur, kata dia, adalah agar kasus itu ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Sudah kami laporkan langsung kepada Bapak Gubernur. Arahan beliau, tentu persoalan ini ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Untuk memastikan pemeriksaan berlangsung objektif, Pemprov Sumbar membentuk Tim Pemeriksa Ad Hoc sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Tim tersebut diketuai langsung oleh Sekda Sumbar. Anggotanya terdiri atas Inspektur, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, serta Asisten II selaku atasan langsung pejabat yang diperiksa.

“Insyaallah, proses pemeriksaan akan segera dimulai. Tim akan memeriksa seluruh fakta dan keterangan yang diperlukan secara objektif, kemudian memberikan rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Arry.

Pembentukan tim ini menjadi langkah penting untuk memisahkan antara fakta yang telah diklarifikasi dengan berbagai informasi yang beredar di ruang publik. Pemprov Sumbar juga tidak ingin mengambil keputusan hanya berdasarkan rekaman yang beredar tanpa melalui proses pemeriksaan secara resmi.

Arry menegaskan pemerintah provinsi tidak akan memberikan toleransi apabila nantinya ditemukan pelanggaran disiplin atau etika ASN.

Namun, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan selesai.

“Kami memahami perhatian masyarakat terhadap persoalan ini. Namun, kami meminta agar tidak berkembang spekulasi yang belum terverifikasi,” katanya.

Ia memastikan Pemprov Sumbar akan menangani perkara tersebut secara serius dan terbuka sesuai mekanisme yang berlaku.

Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran disiplin PNS, pemerintah akan menjatuhkan tindakan sesuai tingkat pelanggaran dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kalau hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, tentu akan ada tindakan dan sanksi sesuai aturan. Prinsipnya, Pemprov Sumbar akan menegakkan disiplin dan menjaga integritas aparatur,” kata Arry.(yrp)

Tags: AdpsbKabiro PBJ SumbarPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

Berita Sesudah

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Berita Terkait

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Sabtu, 12/9/26 | 19:02 WIB

Padang, Scientia — Sebanyak 27 calon Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kota Padang telah menyelesaikan...

DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

Sabtu, 12/9/26 | 16:48 WIB

Padang, Scientia — Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Padang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak se-Kota Padang untuk memilih...

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Jumat, 11/9/26 | 20:49 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif meminta Pemerintah Kota Padang tidak setengah hati menata Pasar Bandar Buat,...

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Bawaslu Padang Awasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Bungus Teluk Kabung

Kamis, 10/9/26 | 14:50 WIB

Padang, Scientia — Akurasi data pemilih di Kota Padang masih menghadapi persoalan di tingkat kelurahan. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)...

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Kamis, 10/9/26 | 14:00 WIB

Padang, Scientia — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026 di enam...

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Rabu, 09/9/26 | 22:26 WIB

Padang, Scientia — Pembangunan Masjid Quba di Kampuang Pinang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat dukungan hibah sebesar...

Berita Sesudah
Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

POPULER

  • DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

    DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026