Minggu, 31/5/26 | 23:47 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Fenomena dan Keunikan Kata “anu”

Minggu, 23/4/23 | 08:40 WIB

Oleh: Metra Wiranda Putra, S.Sos.
(Alumni UIN Imam Bonjol Padang)

Siapa yang tidak pernah mengucapkan dan mendengarkan kata “anu” dalam kehidupan sehari-hari? Acap kali kita mendengar orang atau diri kita sendiri mengucapkan kata “anu”. Seakan-akan kata anu ini tidak asing lagi untuk kedua telinga kita ini mendengarnya dan bisa jadi sudah bosan lisan ini melafalkannya.

Kata anu familiar dipakai ketika seseorang dalam berdialog. Biasanya kata anu dipakai ketika seseorang lupa mengingat kata yang ingin diucapkan. Contoh yang pertama karena situasi tergesa-gesa, “anu” yang saya buat tadi malam tidak termasukan ke dalam tas”. Contoh yang kedua sebagai pengganti nama orang ketiga: “Saya melihat ibu guru “anu” yang pernah mengajar kita saat di SD dulu di warung depan rumah saya”.

BACAJUGA

Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

Minggu, 24/5/26 | 20:02 WIB
Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Sumpah Pemuda: Tonggak Perkembangan Sastra Indonesia

Minggu, 24/5/26 | 19:17 WIB

Fenomena pertama di atas menunjukkan adanya indikasi lupa mengingat nama benda yang ia masukkan ke dalam tas yang telah dibuat tadi malam. Kemungkinan barang tersebut adalah tugas kuliah. Fenomena kedua yaitu seseorang lupa dengan nama guru yang pernah mengajarnya waktu SD dulu. Oleh sebab itu, untuk pengganti nama tersebut secara spontan dia menyebut “anu” karena tidak ingat atau lupa. Jika diulik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata anu berarti yang tidak disebutkan namanya (orang, benda, dan sebagainya) dan  (untuk menyebutkan) sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui.

Saat ini kata anu sedikit mengalami pergeseran makna. Jika dalam KBBI bermakna sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui dan pengganti nama orang, benda, atau nama yang tidak diketahui, menurut penulis makna kata anu lebih dari itu. Interpretasi seseorang dalam mendengar kata “anu” zaman sekarang sangat beragam. Ada kata anu dipakai orang karena lupa nama dan tidak mengetahui nama orang yang dibicarakan, tidak menemukan kata yang tepat untuk diucapkan, menyampaikan pesan privasi ke lawan bicara, bahan kata untuk bercanda, menyebutkan sesuatu yang jorok, ekspresi kegugupan atau canggung dalam memulai sebuah pembicaraan.

Namun sekarang, kebanyakan orang menginterpretasikan penggunaan kata anu kepada hal-hal yang berbau negatif (kata kotor). Satu kata kaya akan makna itulah kata anu. Namun, tidak semua kondisi bisa diwakilkan dengan kata anu. Pemaknaan kata anu bisa saja berubah-ubah, tetapi hal itu sesuai dengan situasi, kondisi, dan tujuan pembicaraan.

Gadur, Enam Lingkung, 15 April 2023

Tags: #Metra Wiranda Putra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Danang Susena

Berita Sesudah

Selalu Ada Jalan Untuk Kembali

Berita Terkait

Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

Minggu, 24/5/26 | 20:02 WIB

Oleh: Intan Rhaudhatul Jannah (Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Andalas) Kekerasan berbasis gender di lingkungan kampus bukanlah sebuah cerita...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Sumpah Pemuda: Tonggak Perkembangan Sastra Indonesia

Minggu, 24/5/26 | 19:17 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Minggu, 24/5/26 | 18:09 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra (Guru SMA 1 Ranah Pesisir, Pesisir Selatan)   Pesisir Selatan merupakan salah satu kabupaten di Sumatera...

Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Seksisme dalam media dan komunikasi massa berasal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Minggu, 17/5/26 | 14:34 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Keterlibatan TNI dalam Program MBG: Kebijakan Tepat atau Alasan Politik?

Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

Minggu, 17/5/26 | 14:11 WIB

Oleh: Derry Sanjaya (Mahasiswa Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas)   Ada yang aneh ketika sebuah kawasan hutan lindung bisa...

Berita Sesudah
Satu Tikungan Lagi

Selalu Ada Jalan Untuk Kembali

Discussion about this post

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Sumbar Tahun 2025 Ditetapkan Rp6,4 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atlet Archeries Archery Club Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Panahan Student Open 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026