Jumat, 17/7/26 | 06:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Fenomena dan Keunikan Kata “anu”

Minggu, 23/4/23 | 08:40 WIB

Oleh: Metra Wiranda Putra, S.Sos.
(Alumni UIN Imam Bonjol Padang)

Siapa yang tidak pernah mengucapkan dan mendengarkan kata “anu” dalam kehidupan sehari-hari? Acap kali kita mendengar orang atau diri kita sendiri mengucapkan kata “anu”. Seakan-akan kata anu ini tidak asing lagi untuk kedua telinga kita ini mendengarnya dan bisa jadi sudah bosan lisan ini melafalkannya.

Kata anu familiar dipakai ketika seseorang dalam berdialog. Biasanya kata anu dipakai ketika seseorang lupa mengingat kata yang ingin diucapkan. Contoh yang pertama karena situasi tergesa-gesa, “anu” yang saya buat tadi malam tidak termasukan ke dalam tas”. Contoh yang kedua sebagai pengganti nama orang ketiga: “Saya melihat ibu guru “anu” yang pernah mengajar kita saat di SD dulu di warung depan rumah saya”.

BACAJUGA

Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

Senin, 13/7/26 | 07:52 WIB
Dominasi Penggunaan Frasa Berdasarkan Tujuan Berbahasa

Dominasi Penggunaan Frasa Berdasarkan Tujuan Berbahasa

Senin, 13/7/26 | 07:38 WIB

Fenomena pertama di atas menunjukkan adanya indikasi lupa mengingat nama benda yang ia masukkan ke dalam tas yang telah dibuat tadi malam. Kemungkinan barang tersebut adalah tugas kuliah. Fenomena kedua yaitu seseorang lupa dengan nama guru yang pernah mengajarnya waktu SD dulu. Oleh sebab itu, untuk pengganti nama tersebut secara spontan dia menyebut “anu” karena tidak ingat atau lupa. Jika diulik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata anu berarti yang tidak disebutkan namanya (orang, benda, dan sebagainya) dan  (untuk menyebutkan) sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui.

Saat ini kata anu sedikit mengalami pergeseran makna. Jika dalam KBBI bermakna sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui dan pengganti nama orang, benda, atau nama yang tidak diketahui, menurut penulis makna kata anu lebih dari itu. Interpretasi seseorang dalam mendengar kata “anu” zaman sekarang sangat beragam. Ada kata anu dipakai orang karena lupa nama dan tidak mengetahui nama orang yang dibicarakan, tidak menemukan kata yang tepat untuk diucapkan, menyampaikan pesan privasi ke lawan bicara, bahan kata untuk bercanda, menyebutkan sesuatu yang jorok, ekspresi kegugupan atau canggung dalam memulai sebuah pembicaraan.

Namun sekarang, kebanyakan orang menginterpretasikan penggunaan kata anu kepada hal-hal yang berbau negatif (kata kotor). Satu kata kaya akan makna itulah kata anu. Namun, tidak semua kondisi bisa diwakilkan dengan kata anu. Pemaknaan kata anu bisa saja berubah-ubah, tetapi hal itu sesuai dengan situasi, kondisi, dan tujuan pembicaraan.

Gadur, Enam Lingkung, 15 April 2023

Tags: #Metra Wiranda Putra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Danang Susena

Berita Sesudah

Selalu Ada Jalan Untuk Kembali

Berita Terkait

Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

Senin, 13/7/26 | 07:52 WIB

Oleh: Minas Salihin Iskandar (Mahasiswa Prodi Manajemen FEB Universitas Andalas) Bayangkan toko kelontong kecil di sudut jalan. Dulu, toko itu...

Dominasi Penggunaan Frasa Berdasarkan Tujuan Berbahasa

Dominasi Penggunaan Frasa Berdasarkan Tujuan Berbahasa

Senin, 13/7/26 | 07:38 WIB

Oleh : Hazizah Jafitra (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Penggunaan bahasa bukan hanya sebatas berfungsi...

Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Mantra Dunia Bocah, Analisis Stilistika Cerita “Ciku Si Penyihir Cilik”

Senin, 13/7/26 | 07:19 WIB

Oleh: Nikicha Myomi Chairanti (Mahasiswa Sastra Indonesia  FIB Universitas Andalas)   Apa jadinya kalau matematika yang rumit harus bertarung melawan...

Dari Like ke Loyalitas: Strategi UMKM Memanfaatkan Media Sosial

Dari Like ke Loyalitas: Strategi UMKM Memanfaatkan Media Sosial

Senin, 06/7/26 | 05:56 WIB

Oleh: Abdul Hamid Sajidurrahman (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa FEB Universitas Andalas)   Di era digital seperti sekarang, cara...

Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nongender

Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nongender

Senin, 06/7/26 | 05:43 WIB

Oleh: Maryatul Kuptiah (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia dan Anggota Aktif UKMF Labor Penulisan Kreatif FIB UNAND)   Bahasa adalah...

Lidah, Logat, dan Tangerang: Cerita Kecil tentang Bunyi

Lidah, Logat, dan Tangerang: Cerita Kecil tentang Bunyi

Minggu, 05/7/26 | 16:04 WIB

Oleh: Mita Handayani (Alumni Magister Linguistik FIB Universitas Andalas)   Beberapa hari yang lalu, saya bersama tim EQUITY dan pimpinan...

Berita Sesudah
Satu Tikungan Lagi

Selalu Ada Jalan Untuk Kembali

Discussion about this post

POPULER

  • Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

    Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Hal yang Berkaitan dengan Kata Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam Perusahaan dan Pemkab Dharmasraya Sepakati Program CSR Infrastruktur Senilai Rp6,6 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026