Kamis, 25/6/26 | 23:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Rumitnya Mencari Sisir Rambut

Minggu, 13/3/22 | 08:48 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Bila ada yang bertanya benda apakah yang paling misterius? Maka saya akan menjawabnya sisir rambut. Benda yang satu ini agaknya sulit untuk ditemukan ketika hendak dibutuhkan. Begitu pun sebaliknya, bila sedang tidak diperlukan, ia muncul di tempat-tempat yang tidak diduga. Yang jelas muncul di tempat yang mudah untuk saya jangkau. Sampai saat ini kejadian serupa masih menjadi “misteri” dan sepertinya sulit untuk dipecahkan.

Sisir rambut memang merupakan benda yang sering saya gunakan dalam aktivitas keseharian, bahkan sisir rambut sudah menjadi kebutuhan primer. Hampir setiap pagi dalam beberapa tahun belakangan, saya menyisir rambut sebelum berpergian. Seperti ada yang kurang dan mempengaruhi kepercayaan diri jika tidak menyisir rambut sebelum berpergian. Apalagi jika selesai memotong rambut di barbershop dan menggunakan minyak rambut pomade, tentu saja sisir rambut menjadi benda penting untuk memaksimalkan penataan rambut agar tampil keren.

Berbagai macam pula jenis sisir rambut yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jenis rambut. Bagi saya sisir rambut yang sering digunakan adalah jenis sisir yang tipis dan mudah diselipkan di saku celana. Biasanya jenis sisir seperti ini sering menjadi hadiah dari setiap pembelian semua produk pomade.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Ada hal yang mengusik saya dari sisir rambut. Benda yang kecil ini agaknya menjadi misterius saat hendak dibutuhkan. Tidak satu atau dua kali saja saya sulit menemukan sisir rambut saat hendak diperlukan. Padahal, saya selalu meletekkan kembali ketika selesai menggunakannya. Hanya saja, saat hendak menggunakan lagi benda itu sudah tidak ditempatnya. Jangankan mudah untuk dijangkau, terlihat pun ia tidak. Dan anehnya ketika tidak dibutuhkan benda itu seakan muncul begitu saja.

Sebenarnya, saya tidak mempersoalkan kalau benda itu juga digunakan oleh yang lain. Walau beberapa artikel yang saya baca di media online, ada yang menjelaskan agar tidak berbagi penggunaan sisir, tapi untuk kedisiplinan agaknya menjadi persoalan penting dan itu juga berlaku bagi saya. Tidak menutup kemungkinan sesekali saya pun juga abai terhadap pentingnya menaruh benda yang telah digunakan ke tempatnya kembali. Entah itu kunci kendaraan, sepatu, remot tv, gunting kuku, dan sisir rambut. Bagi saya dan mungkin juga pembaca, benda-benda itu sering digunakan dalam aktivitas keseharian dan tidak jarang pula susah untuk ditemukan ketika hendak digunakan.

Kedisiplinan sepertinya itu yang menjadi kunci agar benda-benda kecil yang sering digunakan dalam keseharian selalu berada dalam jangkauan kita, seperti sisir rambut misalnya. Ketidakdisiplinan kita untuk meletakan kembali benda-benda itu ke tempat semula memiliki banyak dampak buruk. Mungkin saja kita bisa ribut dengan rekan saat bertanya letak dari sisir rambut tersebut atau juga dapat mengakibatkan terlambat untuk kuliah atau bekerja. Saya biasanya membutuhkan waktu yang lama pula untuk mencari sisir rambut di saat buru-buru untuk bepergian.

Begitu rumitnya mencari sisir rambut saat hendak diperlukan. Bila diperlukan susah dicari, bila sedang tidak digunakan dia berada di tempatnya. Namun begitu, ada satu hal yang agaknya lebih rumit dari mencari sisir rambut ialah persoalan hati yang sering datang dan pergi sekehendak hati.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Reno Wulan Sari

Berita Sesudah

Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Berita Sesudah
Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

Discussion about this post

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kesalahan Bahasa yang Diproduksi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026