Minggu, 15/2/26 | 02:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI

Pentingnya Sosialisasi Tahapan Pilkada

Senin, 13/7/20 | 07:40 WIB

Oleh:
Rizky D Yori A
Founder Milenial Pengamat Pemilu

Verifikasi faktual dukungan calon perseorangan merupakan regulasi Pilkada yang telah dituangkan dalam PKPU Nomor 18 Tahun 2019 terkait Pillada serentak 2020 mendatang.

Verifikasi faktual yang dilaksanakan KPU Provinsi Sumatera Barat dengan menugaskan tim verifikator untuk memverifikasi calon dukungan perseorangan sesuai dengan mekanisme yang ditentukan serta regulasi KPU.

Beberapa hal terjadi di lapangan ketika petugas verifikator turun memverifikasi dukungan bakal calon perseorangan. Sehubungan dengan ini, masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa guna dan manfaat dari verifikasi faktual, bahkan ada masyarakat yang tidak mengetahui sama sekali apa itu verifikasi faktual dukungan calon perseorangan tersebut.

BACAJUGA

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Peran Perempuan yang Kian Kompleks di 2026, Jadi Harus Bagaimana?

Senin, 26/1/26 | 19:27 WIB
Saatnya Kampus 2 UIN IB Berbenah: Mahasiswa Berhak atas Fasilitas yang Layak

Saatnya Kampus 2 UIN IB Berbenah: Mahasiswa Berhak atas Fasilitas yang Layak

Senin, 17/11/25 | 18:08 WIB

Polemik ini terjadi merata hampir di seluruh daerah Sumatera Barat, baik dukungan calon perseorangan gubernur dan bupati. Bahkan ada masyarakat yang tidak mengetahui identitas dirinya ada sebagai calon pendukung perseorangan.

“Saya merasa tidak pernah ada orang yang meminta foto copi KTP, tetapi sekarang kok ada data saya sebagai calon Pendukung ini,” ungkap salah seorang warga yang diverifikasi oleh petugas verifikator.

Berangkat dari kondisi yang ada di lapangan, KPU sebaiknya lebih gencar lagi melakukan sosialiasi untuk setiap tahapan yang akan dijalankan. Semua harus diperbaiki mengingat masih banyak tahapan yang akan dilaksanakan oleh KPU sebagai penyelenggara.

KPU merupakan lembaga yang berwenang memberikan edukasi secara dini dan Intens terhadap masyarakat perihal tahapan Pemilu atau Pilkada, di sini masyarakat adalah pondasi utama tegaknya demokrasi sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945.(*)

Tags: Opini
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Preposisi di dan Afiks di- dalam Bahasa Indonesia

Berita Sesudah

Aturan-Aturan Beristinja

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Puisi-puisi M. Subarkah

Bahasa yang Membentuk Cara Kita Membenci

Minggu, 01/2/26 | 15:17 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Magister Linguistik Universitas Andalas)   Kebencian jarang lahir dari kekosongan. Ia tumbuh pelan-pelan, disirami kata-kata, dipupuk...

Representasi Perempuan dalam Novel “Perempuan di Titik Nol dan Entrok: Kajian Feminisme”

Representasi Perempuan dalam Novel “Perempuan di Titik Nol dan Entrok: Kajian Feminisme”

Minggu, 01/2/26 | 15:10 WIB

Oleh: Rosidatul Arifah (Mahasiswi Sastra Indonesia dan Anggota Labor Penulisan Kreatif LPK FIB Universitas Andalas)   Pembahasan mengenai perempuan sering...

Aspek Fonologis dan Keformalan Bahasa

Bon atau Bien? Dua Kata yang Sering Tertukar, tetapi Tidak Pernah Sama

Minggu, 01/2/26 | 14:54 WIB

Oleh: Nani Kusrini (Dosen Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Lampung)   Bon dan bien adalah dua kosakata dalam bahasa Prancis yang...

Pemilu Indonesia: Antara Demokrasi Substantif dan Demokrasi Prosedural

Pemilu Indonesia: Antara Demokrasi Substantif dan Demokrasi Prosedural

Selasa, 27/1/26 | 18:38 WIB

Oleh: Firnanda Amdimas (Mahasiswa Jurusan Hukum, Universitas Muhammad Natsir Bukittinggi)   Pemilihan umum (pemilu) merupakan pilar utama demokrasi di Indonesia....

Batu dan Zaman

Baju Berani Loppy: Mengelola Kecemasan Melalui Sastra Anak

Senin, 26/1/26 | 06:34 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa  (Dosen Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)  Selama ini, sastra anak kerap diposisikan sebagai...

Berita Sesudah
Ustadz Fakhry Emil Habib

Aturan-Aturan Beristinja

Discussion about this post

POPULER

  • Pengurus Baru PKB Sumbar Dikukuhkan, Target Menang 2029 dan Tegaskan Politik Harus Jadi Solusi

    Pengurus Baru PKB Sumbar Dikukuhkan, Target Menang 2029 dan Tegaskan Politik Harus Jadi Solusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Susunan Lengkap DPW PKB Sumbar 2026–2031, Firdaus Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dodi Saputra dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Raih Gelar Doktor Unand, Soroti Tanggung Jawab Negara dalam JKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024