Di Meja yang Sama aku mencintai langit biru menyukai cericit burung merasakan desah dedaunan menghitung butir embun di pagi hari...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Fachri Hamzah Malam itu terasa sangat mencekam. Perdebatan yang alot terus terjadi di tengah masyarakat. Ada yang sudah putus asa...
Baca SelanjutnyaDetailsAlex Darmawan, S.S., M.A. (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Di zaman yang sudah maju saat ini, bisa dipastikan...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Reno Wulan Sari, S.S., M.Hum. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia Unand dan Dosen Tamu di Busan University of Foreign Studies)...
Baca SelanjutnyaDetailsIngkar Atap rumah tinggi menjulang Tembok raksasa tua adalah saksi bisu Kau junjung kesetiaan pada satu hari yang tak berdosa...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Tahukah kamu bahwa kata sedikit, mungkin,...
Baca SelanjutnyaDetailsRizky Amelya Furqan, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Puisi menjadi bagian dari karya...
Baca SelanjutnyaDetailsSenin Sebuah meja hitam berkaki empat meredup dalam sebotol teh pucuk harum dan piring kaca sumbing di sebelah getar jam...
Baca SelanjutnyaDetailsPulanglah, Bujang Cerpen: Hasbunallah Haris Aku pulang ke Batipuh sekitar dua hari yang lalu, langsung kutemui pria tua berjenggot lebat...
Baca SelanjutnyaDetailsTaring-Taring Tumpul haru biru tanah pusakaku republik yang lugu tanah para kucing-kucing lapar yang sedang menggerogoti tikus kecil di terowongan...
Baca SelanjutnyaDetails