Senin, 03/8/26 | 23:31 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)

 

Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang diam-diam membuat saya bersemangat mempelajarinya, yaitu mengedit video. Bukan video yang rumit dengan berbagai efek, melainkan video-video pendek yang sederhana untuk dibagikan di instagram. Setiap kali satu video selesai, rasanya selalu ingin membuat yang berikutnya dengan hasil yang lebih baik.

Sebenarnya, dunia penyuntingan video bukanlah sesuatu yang benar-benar asing bagi saya. Saat masih kuliah sarjana, saya pernah mengambil mata kuliah pilihan Audio Visual. Di sanalah saya pertama kali mengenal dasar-dasar pengambilan gambar dan penyuntingan video.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Namun, terus terang saja, waktu itu saya tidak terlalu berminat. Mata kuliah tersebut saya ambil lebih karena harus memenuhi jumlah SKS, ditambah dosen pengampunya dikenal baik dan menyenangkan. Saya mengikuti perkuliahan, menyelesaikan tugas, lalu semuanya berlalu begitu saja.

Baru sekarang saya menyadari bahwa ketidakseriusan saya saat itu menyisakan sedikit penyesalan. Andai saja dulu saya lebih antusias, mungkin hari ini saya tidak perlu memulai lagi dari nol. Banyak hal yang sebenarnya pernah dipelajari, tetapi kini harus saya pelajari kembali.

Meski demikian, penyesalan itu tidak membuat saya berhenti. Justru sebaliknya, saya semakin bersemangat untuk belajar sedikit demi sedikit. Rasanya menyenangkan ketika berhasil memahami satu fitur baru atau menyelesaikan satu video dengan hasil yang lebih baik daripada sebelumnya.

Sayangnya, keinginan untuk belajar sering kali tidak berjalan semulus yang dibayangkan.

Padahal, kalau dipikir-pikir, kemampuan mengedit video bukan lagi sekadar hobi yang baru saya sukai. Dengan aktivitas yang saya jalani sekarang, rasanya kemampuan ini sudah menjadi kebutuhan. Saya ingin mampu mengolah dokumentasi kegiatan penelitian menjadi video singkat yang menarik sebagai bagian dari luaran penelitian, sekaligus menjadi media untuk menyampaikan hasil riset kepada masyarakat dengan cara yang lebih mudah dipahami.

Tidak semua orang memiliki waktu untuk membaca artikel ilmiah yang panjang. Karena itu, saya melihat video singkat sebagai jembatan agar hasil penelitian lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Kemampuan ini juga akan sangat bermanfaat untuk berbagai keperluan publikasi dan dokumentasi kegiatan.

Dari pengalaman kecil ini, saya belajar bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai. Kesibukan memang sering menjadi alasan, tetapi kemampuan hanya akan tumbuh jika kita bersedia menyediakan waktu untuk belajar, meski sedikit demi sedikit. Jadi, kalau suatu hari hasil editan video saya terlihat lebih rapi, jangan buru-buru mengira saya sudah menjadi editor profesional. Bisa jadi, saya hanya sudah semakin akrab dengan tombol undo.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

PKB Kota Padang Tancap Gas Bentuk DPAC

Berita Sesudah

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Berita Sesudah
Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

POPULER

  • Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

    Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genangan Setinggi Paha Lumpuhkan Jalan Arai Pinang, Warga Dorong Motor dan Toko Terpaksa Tutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir Kepung Sejumlah Kawasan di Padang, Tim BPBD Berpacu dengan Waktu Evakuasi Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026