Minggu, 07/6/26 | 21:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah dibeli sejak lama, sebagian lagi baru saja saya susun rapi di lemari. Ironisnya, beberapa di antaranya bahkan belum pernah benar-benar saya buka.

Buku-buku itu sengaja saya siapkan untuk dibaca “nanti”. Masalahnya, kata “nanti” itu ternyata bisa berlangsung berbulan-bulan. Buku-buku tetap memenuhi rak, tetapi semakin jarang disentuh. Hingga akhirnya saya kembali kuliah dan menyadari bahwa hubungan saya dengan buku perlu diperbaiki.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Padahal, hubungan saya dengan buku sebenarnya tidak pernah benar-benar putus. Saya masih sesekali membaca buku kumpulan cerpen, meskipun sering berhenti di tengah jalan. Saya juga membuka beberapa buku nonfiksi ketika membutuhkan referensi.

Namun, kegiatan membaca saat itu lebih banyak didorong oleh kebutuhan daripada keinginan. Buku dibuka ketika diperlukan, lalu kembali disimpan setelah urusannya selesai. Lama-kelamaan, membaca tidak lagi menjadi bagian dari rutinitas, melainkan sekadar aktivitas yang datang dan pergi sesuai kebutuhan.

Kembali kuliah membuat saya melihat buku dengan cara yang berbeda. Buku-buku yang selama ini hanya sesekali saya buka mulai kembali mengambil peran dalam keseharian. Ada materi yang perlu dipahami, ada tugas yang harus diselesaikan, dan ada rasa ingin tahu yang sering kali mengantar saya pada halaman-halaman yang sebelumnya terabaikan. Dari situlah saya mulai menyadari bahwa membaca bukan sekadar kebutuhan sesaat, melainkan bagian penting dari proses belajar itu sendiri.

Namun, seperti hubungan yang lama berjarak, kedekatan dengan buku juga perlu dibangun kembali secara perlahan. Saya mulai membuka lagi buku-buku yang selama ini hanya tersusun rapi di rak. Kadang hanya beberapa halaman sebelum beralih ke pekerjaan lain, kadang lebih lama ketika menemukan bacaan yang benar-benar menarik.

Tidak ada target yang muluk-muluk. Saya hanya berusaha menghadirkan kembali kebiasaan yang sempat hilang dari keseharian. Kembali menjadi mahasiswa memberi saya alasan sekaligus dorongan untuk memulai proses itu.

Kini saya mulai memahami bahwa yang selama ini saya rindukan bukan sekadar kegiatan membaca, melainkan kebiasaan belajar yang menyertainya. Buku-buku yang dulu hanya tersusun rapi di rak perlahan kembali menemukan jalannya ke meja belajar. Mungkin saya belum bisa membaca sebanyak yang saya inginkan, tetapi setidaknya saya sudah memulai. Dan untuk saat ini, membuka satu buku lalu membaca beberapa halaman terasa lebih berarti daripada terus-menerus menundanya untuk hari lain yang belum tentu datang.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Padang Serahkan Reward Subuh Mubarakah Program Smart Surau di Masjid As Salam, Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung,

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

POPULER

  • PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

    PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Depan “dari” dan “daripada” yang Tidak Tepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Bersama DPRD Padang Sahkan Perdav Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Maigus Nasir Sampaikan Ranperda LKPD 2025 Kepada DPRD Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Kalahkan Asiop

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026