Minggu, 19/4/26 | 17:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang jatuh, ada jeda sunyi yang saya rasakan. Dan pada momen ini, saya merasa hidup menjadi sedikit lebih pelan.

Menunggu hujan reda itu unik. Saya pernah terjebak berteduh di sebuah toko kosong. Hujannya deras hingga bicara harus keras. Saya berdiri di sebelah motor sambil melihat jalan. Angin membawa percikan ke kaki. Waktu berjalan seakan pelan saja. Saya terus menunggu hujan reda.

BACAJUGA

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

Jika ada pengendara lain yang berteduh, biasanya saya menyapa atau berbincang sebentar. Saat rintiknya mengecil sering muncul rasa segar yang sulit dijelaskan. Seolah jeda singkat itu memperbaiki sesuatu dalam diri, tanpa saya tahu apa yang berubah.

Menunggu hujan reda sering memberi cerita. Ada yang gelisah sambil melihat langit. Ada juga yang santai menikmati rintik. Ada pula yang merekam genangan air. Ada juga yang menatap rintik jatuh dari atap sambil mengosongkan pikiran.

Ketika di rumah, menunggu hujan reda pun terasa menarik. Saya terkadang duduk di teras melihat jalalan basah. Pikiran berat perlahan ringan. Suara rintik membuat waktu berjalan pelan.

Yang paling unik dari menunggu hujan reda adalah jeda yang diberikannya. Saat hujan reda, kita kembali ke jalan dan melanjutkan kesibukan. Saaat berkendara roda dua, tentu hujan seakan memberi izin untuk saya beristirahat sebentar.

Mungkin itu sebabnya menunggu hujan reda selalu punya daya tarik tersendiri. Ia sederhana, tidak dramatis, tapi penuh cerita kecil yang muncul tanpa direncanakan. Dan ketika gas motor dilanjutkan ada perasaan ringan yang tertinggal di belakang, ikut hanyut bersama genangan.

Hari ini hujan tampaknya awet sekali. Dari pagi hingga sore rintiknya tidak mau kompromi. Saya mulai merasa hujan ini sedang menenangkan langit dengan caranya yang paling lembut.

Hujan hari ini seolah memberi ruang bagi saya untuk diam lebih lama. Di antara rintiknya, ada keheningan yang perlahan merapikan hal-hal yang sulit saya ucapkan. Dan ketika hujan nanti berhenti, saya berharap hati ini ikut menemukan teduhnya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Menteri Ekraf Resmikan Tanah Datar Creative Hub, Mahyeldi: Motor Baru Penggerak Ekonomi Sumbar

Berita Sesudah

Tanamkan Demokrasi Sehat: Undhari Gelar Kongres Mahasiswa 2025, Widya Ana Putri Pimpin DPM Baru

Berita Terkait

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Berita Sesudah
Tanamkan Demokrasi Sehat: Undhari Gelar Kongres Mahasiswa 2025, Widya Ana Putri Pimpin DPM Baru

Tanamkan Demokrasi Sehat: Undhari Gelar Kongres Mahasiswa 2025, Widya Ana Putri Pimpin DPM Baru

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “sudah” dan “telah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026