Rabu, 14/10/26 | 22:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

Kamis, 17/7/25 | 21:53 WIB

Ketua DPR RI, Puan Maharani.[foto : ist]
Ketua DPR RI, Puan Maharani.[foto : ist]
Jakarta, Scientia — Ketua DPR RI, Puan Maharani, angkat suara soal melonjaknya jumlah pengangguran berpendidikan tinggi di Indonesia. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sebanyak 1.010.652 sarjana menganggur pada awal tahun 2025. Bagi Puan, angka itu bukan sekadar statistik—melainkan sinyal keras kegagalan sistem pendidikan dan kebijakan ketenagakerjaan Indonesia.

“Kita sedang menghadapi tantangan besar. Lebih dari sejuta lulusan sarjana kesulitan mencari kerja. Artinya, sistem pendidikan kita tidak terhubung dengan kebutuhan riil dunia usaha dan industri,” ujar Puan dalam keterangan tertulis.

Data BPS juga mencatat total pengangguran nasional mencapai 7,28 juta orang per Februari 2025. Paling banyak berasal dari lulusan SD dan SMP (2,42 juta), disusul SMA (2,04 juta), SMK (1,63 juta), sarjana (1,01 juta), dan diploma (177 ribu).

Menanggapi situasi tersebut, Puan menegaskan pemerintah tidak boleh tinggal diam. Ia mendesak adanya langkah cepat dan menyeluruh dalam mereformasi pendidikan tinggi dan vokasi.

BACAJUGA

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB
Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

“Kampus dan SMK harus berhenti jadi pabrik gelar. Mereka harus masuk dalam ekosistem produktif nasional,” tegas mantan Menko PMK itu.

Puan mendorong pendirian Pusat Pengembangan Keterampilan Nasional (National Skill Centers) di berbagai wilayah strategis. Pusat ini bisa menjadi tempat pelatihan ulang (reskilling) dan peningkatan keterampilan (upskilling) berbasis kebutuhan industri masa kini—mulai dari teknologi digital, pertanian modern, logistik, hingga energi terbarukan.

Lebih dari itu, ia juga mendorong agar pemerintah memperluas investasi pada sektor padat karya, industri hijau, dan ekonomi digital, sambil memperbaiki regulasi serta memberikan insentif fiskal untuk membuka lebih banyak lapangan kerja formal.

Tak cukup di situ, Puan menyerukan pembentukan platform digital lintas kementerian untuk menyambungkan lulusan pendidikan dengan pelatihan dan lowongan kerja yang relevan. Platform ini, menurutnya, harus melibatkan berbagai instansi seperti Kemnaker, Bappenas, Kemendikbud, Kemenperin, dan BKPM.

“Selama kementerian masih jalan sendiri-sendiri, pengangguran tidak akan selesai. Kita perlu orkestrasi, bukan solusi tambal sulam,” tegas cucu Bung Karno itu.

Puan memperingatkan bahwa jika persoalan ini tidak segera dibenahi, bonus demografi yang seharusnya menjadi kekuatan bangsa justru akan berubah menjadi beban sosial dan ekonomi.

“Negara tak cukup hadir lewat angka pertumbuhan ekonomi. Ia harus memastikan ada peluang kerja yang nyata, berkualitas, dan berkelanjutan untuk rakyatnya,” tutupnya.(yrp)

Tags: Ketua DPR RIpengangguranPuan Maharani
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Beras Oplosan Terbongkar, DPR Desak Penegakan Hukum Tak Tumpul ke Atas

Berita Sesudah

Barantin Disentil DPR: Jangan Jadi “Langganan” Temuan BPK!

Berita Terkait

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB

Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendesak Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan...

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

PASAMAN,— Anggota DPRD Sumatera Barat, Muzli M. Nur, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di...

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Senin, 12/10/26 | 10:16 WIB

Arosuka, Scientia.id — Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok pada 21 September 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi...

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Minggu, 11/10/26 | 18:11 WIB

PADANG, - Di balik semangat anak-anak berkebutuhan khusus menuntut ilmu, terdapat kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan nyaman....

Oknum RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Cabuli Pasien

Oknum RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Cabuli Pasien

Minggu, 11/10/26 | 16:42 WIB

Dharmasraya Scientia.id — Seorang oknum pegawai RSUD Sungai Dareh berinisial RIP (33) diamankan polisi setelah diduga melakukan pelecehan terhadap pasien...

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Sabtu, 10/10/26 | 18:06 WIB

PADANG, – Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun dari komitmen suami dan istri, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan, nilai-nilai adat, serta...

Berita Sesudah
Wakil Ketua Komisi IV, DPr RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]

Barantin Disentil DPR: Jangan Jadi "Langganan" Temuan BPK!

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026