Minggu, 19/4/26 | 11:46 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Rumah dan Kenangan yang Abadi

Minggu, 24/8/25 | 21:15 WIB

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)

 

Minggu lalu, tepat pada 17 Agustus 2025, saya menulis sebuah catatan berjudul “Tuah Rumah” tentang kenangan akan rumah di kampung halaman di kolom “Renyah” ini. Namun setelah tulisan itu rampung, saya merasa masih ada yang tertinggal, seperti suara yang belum selesai bercerita. Rupanya, kenangan tentang rumah tidak pernah tuntas dalam sekali gores. Ia selalu memanggil untuk dituliskan lagi, karena di balik setiap sudut rumah ada jejak masa lalu yang tak kalah penting untuk dikenang.

Sering kali kenangan itu datang begitu saja, seperti pintu yang tiba-tiba terbuka di benak. Saya masih bisa merasakan bagaimana suasana rumah di kampung kala pagi hari. Ibu selalu menjadi yang paling dulu terjaga, bahkan sejak subuh ia sudah sibuk di dapur atau menyiapkan sarapan.

BACAJUGA

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

Suaranya yang lembut, kadang bercampur nada tegas, membangunkan kami agar segera bersiap ke sekolah. Namun, kami sering pura-pura masih terlelap, enggan beranjak dari hangatnya selimut. Hingga akhirnya, langkah ibu yang mondar-mandir dan ketegasan ucapannya membuat kami tak punya alasan lagi untuk bermalas-malasan.

Setiap sore, halaman rumah menjadi saksi riuh kami bermain. Ada yang main kelereng, ada pula yang berkejaran sampai debu beterbangan. Kadang, suara ibu memanggil dari dapur memotong kegembiraan kami, menyuruh masuk.

Malam hari, rumah semakin syahdu. Di musim penghujan, suara hujan yang menimpa atap seng menghasilkan irama khas yang sampai kini masih saya rindukan. Di ruang tengah, ibu kerap duduk menemani kami belajar. Beliau jarang beranjak, seakan menjadi penjaga yang memastikan setiap pekerjaan rumah benar-benar selesai.

Kadang mata kami sudah mulai mengantuk, pensil terlepas dari tangan, tapi ibu tetap sabar membangunkan, memberi semangat, bahkan sesekali membantu mengoreksi hitungan yang salah. Kehadirannya membuat suasana belajar terasa hangat, seolah dinding rumah ikut menyerap kesabaran dan kasih sayangnya, menambah “tuah” yang membuat rumah itu kokoh hingga kini.

Kini, ketika rumah lebih sering sepi, kenangan itu hadir seperti cahaya yang menghangatkan kembali ruang-ruang kosongnya. Saya percaya, meski rumah lapuk dimakan waktu, selama kenangan masih hidup di hati, rumah itu tidak pernah benar-benar mati. Ia tetap berdiri sebagai penanda, tempat di mana kasih sayang pernah tumbuh.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Acara Molor, Peserta Pawai Budaya Nagari Sungai Duo Kecewa dengan Bupati Annisa

Berita Sesudah

Anggota DPRD Sumbar Neldaswenti Sosialisasikan Perda Pengembangan Ekraf

Berita Terkait

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Berita Sesudah

Anggota DPRD Sumbar Neldaswenti Sosialisasikan Perda Pengembangan Ekraf

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “sudah” dan “telah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ninik Mamak di Sumbar Didorong Ambil Peran Bina Generasi Muda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026