Minggu, 06/9/26 | 23:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Rumah dan Kenangan yang Abadi

Minggu, 24/8/25 | 21:15 WIB

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)

 

Minggu lalu, tepat pada 17 Agustus 2025, saya menulis sebuah catatan berjudul “Tuah Rumah” tentang kenangan akan rumah di kampung halaman di kolom “Renyah” ini. Namun setelah tulisan itu rampung, saya merasa masih ada yang tertinggal, seperti suara yang belum selesai bercerita. Rupanya, kenangan tentang rumah tidak pernah tuntas dalam sekali gores. Ia selalu memanggil untuk dituliskan lagi, karena di balik setiap sudut rumah ada jejak masa lalu yang tak kalah penting untuk dikenang.

Sering kali kenangan itu datang begitu saja, seperti pintu yang tiba-tiba terbuka di benak. Saya masih bisa merasakan bagaimana suasana rumah di kampung kala pagi hari. Ibu selalu menjadi yang paling dulu terjaga, bahkan sejak subuh ia sudah sibuk di dapur atau menyiapkan sarapan.

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

Suaranya yang lembut, kadang bercampur nada tegas, membangunkan kami agar segera bersiap ke sekolah. Namun, kami sering pura-pura masih terlelap, enggan beranjak dari hangatnya selimut. Hingga akhirnya, langkah ibu yang mondar-mandir dan ketegasan ucapannya membuat kami tak punya alasan lagi untuk bermalas-malasan.

Setiap sore, halaman rumah menjadi saksi riuh kami bermain. Ada yang main kelereng, ada pula yang berkejaran sampai debu beterbangan. Kadang, suara ibu memanggil dari dapur memotong kegembiraan kami, menyuruh masuk.

Malam hari, rumah semakin syahdu. Di musim penghujan, suara hujan yang menimpa atap seng menghasilkan irama khas yang sampai kini masih saya rindukan. Di ruang tengah, ibu kerap duduk menemani kami belajar. Beliau jarang beranjak, seakan menjadi penjaga yang memastikan setiap pekerjaan rumah benar-benar selesai.

Kadang mata kami sudah mulai mengantuk, pensil terlepas dari tangan, tapi ibu tetap sabar membangunkan, memberi semangat, bahkan sesekali membantu mengoreksi hitungan yang salah. Kehadirannya membuat suasana belajar terasa hangat, seolah dinding rumah ikut menyerap kesabaran dan kasih sayangnya, menambah “tuah” yang membuat rumah itu kokoh hingga kini.

Kini, ketika rumah lebih sering sepi, kenangan itu hadir seperti cahaya yang menghangatkan kembali ruang-ruang kosongnya. Saya percaya, meski rumah lapuk dimakan waktu, selama kenangan masih hidup di hati, rumah itu tidak pernah benar-benar mati. Ia tetap berdiri sebagai penanda, tempat di mana kasih sayang pernah tumbuh.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Acara Molor, Peserta Pawai Budaya Nagari Sungai Duo Kecewa dengan Bupati Annisa

Berita Sesudah

Anggota DPRD Sumbar Neldaswenti Sosialisasikan Perda Pengembangan Ekraf

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Berita Sesudah

Anggota DPRD Sumbar Neldaswenti Sosialisasikan Perda Pengembangan Ekraf

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusri Latif Makan Bajamba di Luar Dapil, Sebut Dirinya Wakil Seluruh Warga Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Apresiasi Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026