Sabtu, 24/1/26 | 00:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-Puisi Rilen Dicki Agustin

Minggu, 14/3/21 | 07:00 WIB

Hobi, Caraku Melupakanmu

katamu, kopi benar-benar membuatku
menomorduakanmu
tetapi, aku merasa tidak menomorduakanmu
aku cuma melupakanmu
karena setiap cemburu pada hobiku
malah membuatku lupa bagaimana caranya lagi mencintaimu
tanpa dinding alibi

bahkan tulang daun
tulang punggung
sudah sama saja
semua sama, kecuali hobiku itu

tanyaku, “apakah kamu pecinta kopi?”
“aku tidak mencintai kopi, aku mencintaimu,” jawabmu

jika kamu tidak pecinta kopi
jangan coba-coba mencampuradukkan cintaku
dengan kopi
kopiku ya kopiku
cintaku ya untukmu

BACAJUGA

Puisi-puisi Rilen Dicki Agustin

Puisi-Puisi Rilen Dicki Agustin

Minggu, 07/8/22 | 10:51 WIB
Puisi-Puisi Rilen Dicki Agustin

Puisi-Puisi Rilen Dicki Agustin

Minggu, 28/11/21 | 07:19 WIB

bila kamu sudah samakan,
itu perpisahan namanya, Sayang

(2021)

Uang yang di-Tuhan-kan

bila uang telah dianggap Tuhan
beras di dapur habis
rokok ranting pohon jambu
tandan-tandan pohon kelapa berduyun
jatuh dari hati gersang
-ini pilihan terakhir

bila uang telah banyak
kucing, itik, dan ayam
tak lagi disapa
pun tetangga

adalah cacing dalam perut
adalah ular dalam mulut
dan tikus dalam kepala
menjelma manusia setengah hewan

o, uang yang di-Tuhan-kan
betapa takaburnya
penghuni negeri subur ini
dipenuhi hewan-hewan
dalam tubuhnya penghuni

(2021)

 

Tanah Lumpuh

kiri kanan jalan
sawah-sawah semakin terjajah
di atas kereta orang-orang menggila
: telah tumbuh gedung di sana oleh singa

tak bisa dibayangkan nasib anak cucu
kelak akan kembali makan tumbuhan liar, sekalipun jelatang!
hewan liar, sekalipun babi!

o, orang-orang berbulu singa
kawat-kawat bungkusan sudah basi
mana tanah dan tanaman-tanaman itu?

sepertinya lumpuh sudah negeri ini dibangun
dengan menghilangkan tanah penghidupan

(2021)

Malam Keluku

malam ini aku tidur di atas bulan matamu
agar keluku yang lindap
bercahaya dan lekas tertawa

(2021)

 

Siang Keluku

 siang ini aku makan dari raut senyummu
agar tidak ada lagi kelu
yang berlalu lalang
setiap duka yang berkumandang

 (2021)

 

Biodata Penulis

Rilen Dicki Agustin lahir di Bangun Raya, Pasaman, Sumatera Barat, 10 Agustus dan tinggal di Kota Padang. Puisinya terbit di berbagai media cetak maupun media online, seperti Singgalang, Haluan, Bangka Pos, Radar Cirebon, dan lain-lain. Buku puisi tunggalnya Air Mata Rindu dalam Gelas (2020).  Selain itu, puisinya juga termaktub di antologi puisi Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2020 dan antologi bersama lainnya. Ia bisa dihubungi lewat; email: rilendickiagustin12@gmail.com, WhatsApp: 0822 6897 7196, FB: Rilen Dicki Agustin, dan IG: @rilendickiagustin12.

 

Tags: #Rilen Dicki Agustin
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Refleksi Prinsip Bushido Jepang dalam Komik Hai Miiko Karya Ono Eriko

Berita Sesudah

Perbedaan Lambang, Ikon, dan Logo

Berita Terkait

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Berita Sesudah
Reno Wulan Sari

Perbedaan Lambang, Ikon, dan Logo

Discussion about this post

POPULER

  • Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

    Firdaus Kembali Pimpin PKB Sumbar, Optimis Bawa PKB Capai Puncak pada Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024