Jumat, 16/10/26 | 22:04 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home PARIWARA

Komisi II DPRD Sumbar Matangkan Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Jumat, 28/8/26 | 00:12 WIB

 

Padang, Scientia.id – Komisi II DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menghimpun masukan dari pemangku kepentingan terkait penyempurnaan Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Rabu (26/8).

FGD tersebut dihadiri OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumbar, kepala dinas pertanian kabupaten/kota, perguruan tinggi, lembaga profesi, serta sejumlah organisasi yang bergerak di sektor pertanian.

Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Khairuddin Simanjuntak mengatakan, perlindungan dan pemberdayaan petani menjadi perhatian serius Komisi II. Karena itu, berbagai pihak yang berkaitan dengan sektor pertanian dilibatkan dalam proses penyusunan Ranperda tersebut.

BACAJUGA

DPRD Sumbar Jadi Rujukan BK DPRD Riau Soal Tata Beracara

DPRD Sumbar Jadi Rujukan BK DPRD Riau Soal Tata Beracara

Selasa, 15/9/26 | 21:13 WIB
Bentuk Generasi Berkarakter, Ketua DPRD Sumbar Dorong Sekolah Ramah Anak

Bentuk Generasi Berkarakter, Ketua DPRD Sumbar Dorong Sekolah Ramah Anak

Rabu, 09/9/26 | 21:25 WIB

“Kami dari Komisi II sangat fokus dengan perlindungan petani. Karena itu, dalam tahapan penyusunan Perda ini kami mengundang seluruh stakeholder dan pemerhati pertanian untuk memberikan masukan terhadap Ranperda yang tengah dibahas,” ujar Khairuddin usai FGD.

Menurutnya, masukan dari berbagai pemangku kepentingan penting untuk memastikan muatan Ranperda sesuai dengan kebutuhan petani. Dengan demikian, Perda yang dihasilkan nantinya dapat memberikan perlindungan sekaligus memperkuat keberdayaan petani di Sumbar.

Khairuddin menjelaskan, pembahasan Ranperda tersebut telah melalui sejumlah tahapan. Komisi II sebelumnya telah membahasnya bersama OPD Pemprov Sumbar, menghimpun masukan dari masyarakat petani di kabupaten/kota, melakukan studi banding ke sejumlah daerah yang telah memiliki regulasi serupa, serta berkonsultasi dengan kementerian terkait.

Ia berharap, Perda yang nantinya lahir dapat menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada petani.

Dukungan tersebut antara lain melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang memadai. Selain itu, Perda juga diharapkan dapat mengatur program dan penganggaran yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan dan keberdayaan petani.

“Kita berharap para petani bisa terlindungi dengan adanya Perda ini. Contohnya, kalau gagal panen ada asuransi yang membantu petani. Kemudian ada dukungan sarana dan prasarana yang memadai bagi mereka dalam melakukan aktivitas pertanian,” tukasnya.

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, yang hadir dalam forum tersebut mengatakan, perlindungan dan pemberdayaan petani perlu dituangkan dalam regulasi yang mampu menjawab persoalan mereka secara menyeluruh.

Menurut Nanda, sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Sumbar. Namun, petani masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses modal, sarana produksi dan teknologi pertanian hingga fluktuasi harga komoditas.

Karena itu, Ranperda tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat kapasitas dan daya saing petani melalui program pemberdayaan yang terstruktur dan berkesinambungan.

“Ranperda ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi petani Sumatera Barat dalam memperoleh perlindungan dari risiko gagal panen, fluktuasi harga, bencana alam dan ancaman lainnya, serta meningkatkan kapasitas dan daya saing petani melalui berbagai program pemberdayaan yang terstruktur dan berkesinambungan,” ujar Nanda.

Ia juga menilai perlindungan petani perlu didukung dengan kemudahan akses pembiayaan dan asuransi pertanian, penguatan kelembagaan petani, penyuluhan dan pelatihan, serta sistem pemasaran hasil pertanian yang lebih baik.

“Harapan kita, dengan hadirnya Perda ini petani Sumatera Barat dapat lebih sejahtera, mandiri dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan,” katanya. (adv)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Warga Koto Salak Keluhkan Air Batang Siat Menghitam, Diduga Terdampak Limbah

Berita Sesudah

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Berita Terkait

DPRD Sumbar Jadi Rujukan BK DPRD Riau Soal Tata Beracara

DPRD Sumbar Jadi Rujukan BK DPRD Riau Soal Tata Beracara

Selasa, 15/9/26 | 21:13 WIB

PADANG, Scientia.id — Pimpinan dan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),...

Bentuk Generasi Berkarakter, Ketua DPRD Sumbar Dorong Sekolah Ramah Anak

Bentuk Generasi Berkarakter, Ketua DPRD Sumbar Dorong Sekolah Ramah Anak

Rabu, 09/9/26 | 21:25 WIB

PADANG, Scientia.id — Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak untuk belajar, mengembangkan potensi, serta membentuk karakter. Lingkungan...

Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar Soroti Kemandirian Fiskal dan Pemulihan Bencana dalam Perubahan APBD 2026

Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar Soroti Kemandirian Fiskal dan Pemulihan Bencana dalam Perubahan APBD 2026

Senin, 07/9/26 | 21:33 WIB

    PADANG, Scientia.id — Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumatera Barat memberikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran...

DPRD Sumbar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026

DPRD Sumbar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026

Jumat, 04/9/26 | 21:38 WIB

 PADANG, Scientia.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai membahas Rancangan Peraturan...

Pengelolaan JDIH DPRD Sumbar Peringkat IV Terbaik Nasional

Pengelolaan JDIH DPRD Sumbar Peringkat IV Terbaik Nasional

Rabu, 19/8/26 | 00:14 WIB

Padang, Scientia.id- Prestasi DPRD Sumatera Barat dalam pengelolaan informasi hukum mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi...

Komisi V DPRD Sumbar Pelajari Tata Kelola Olahraga Sumsel, Cari Model Pembinaan Atlet Berprestasi

Komisi V DPRD Sumbar Pelajari Tata Kelola Olahraga Sumsel, Cari Model Pembinaan Atlet Berprestasi

Selasa, 11/8/26 | 22:53 WIB

Palembang, Scientia.id  – Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mempelajari tata kelola pembinaan dan pengembangan olahraga di Sumatera Selatan,...

Berita Sesudah
Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padang Pariaman Ungkap 199 Kejadian Kejahatan Selama Agustus Hingga Oktober

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026