Selasa, 14/4/26 | 18:59 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Taman Budaya Sumbar Matangkan Program 2026, Hadirkan Film, Puitisenja, dan Fokus Isu Lingkungan

Minggu, 21/12/25 | 09:41 WIB
Gedung Taman Budaya Sumbar (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id –  Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Sumatera Barat (TB Sumbar) mulai mematangkan arah dan program kegiatan seni budaya tahun 2026 melalui diskusi bersama pelaku seni, komunitas, dan seniman. Sejumlah gagasan baru mengemuka, salah satunya pengembangan bidang film yang untuk pertama kalinya akan menjadi bagian resmi dari program Taman Budaya.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. Devid, mengatakan bahwa kehadiran film sebagai program baru merupakan langkah strategis untuk merespons perkembangan seni di daerah. Selama ini, kata dia, urusan perfilman lebih banyak ditangani kementerian di tingkat pusat.

“Pada 2026 ada hal baru di Taman Budaya, yaitu film. Selama ini film identik dengan urusan kementerian, tapi ke depan Taman Budaya diminta ikut membantu pengembangan film di daerah,” ujar Devid.

Ia menambahkan, pengembangan film di TB Sumbar akan dimulai dari kegiatan workshop dan festival film AndalaSinema, sebagai upaya membangun ekosistem perfilman lokal yang berkelanjutan.

BACAJUGA

Bupati dan Wabup Dharmasraya (Foto: ist)

Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

Selasa, 14/4/26 | 14:21 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan pertemuan, dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, di Rumah Makan Silungkang, Senin siang (13/4/2026).

Pemko Padang Minta Dukungan Kementerian Luar Negeri RI Revitalisasi Batang Arau

Selasa, 14/4/26 | 10:43 WIB

Kepala Seksi Produksi dan Kreasi Seni TB Sumbar, Ade Efdira, menjelaskan bahwa sejumlah program unggulan tahun sebelumnya tetap berlanjut pada 2026. Program tersebut antara lain Saba Fest (seni untuk disabilitas), lomba menulis cerpen, workshop tari, workshop komposisi teater, serta workshop komposisi musik.

Selain film, TB Sumbar juga menghadirkan program baru bertajuk Puitisenja, sebuah ruang kolaborasi antara sastra dan musik. Program ini menyasar anak-anak muda yang memiliki ketertarikan pada buku-buku sastra, filsafat, dan politik, yang dikemas dalam suasana santai sambil menikmati kopi dan musik.

“Puitisenja ini kami lihat sangat diminati generasi muda. Ada kebutuhan ruang ekspresi sastra yang lebih cair dan dekat dengan gaya hidup mereka,” kata Ade.

Untuk tahun 2026, TB Sumbar menetapkan tema besar pelestarian lingkungan, yang diharapkan dapat direspons oleh para seniman lintas disiplin melalui karya-karya kreatif.

Ade menegaskan bahwa Taman Budaya berkepentingan menaungi seluruh jenis seni yang berkembang di masyarakat, tanpa sekat usia maupun latar belakang.

Diskusi program 2026 ini melibatkan pelaku seni, komunitas, hingga seniman lintas generasi. Berbagai masukan ditampung untuk penyempurnaan program. Salah seorang seniman, Nasrul Azwar, menyoroti pentingnya perbaikan fasilitas pendukung.

“Bagus apa pun acaranya, kalau fasilitas tidak mendukung, tentu akan mengurangi minat seniman untuk tampil,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, M. Devid menyampaikan bahwa saat ini TB Sumbar tengah membangun fasilitas pentas seni baru yang nantinya menjadi ruang presentasi karya seniman secara lebih representatif.

Di sisi lain, pelaku film Sumatera Barat, Rori, menyambut baik masuknya bidang film ke dalam program Taman Budaya. Ia berharap pengembangan film diawali dari kegiatan workshop sebagai bentuk transfer pengetahuan bagi para sineas lokal.

“Karena ini sesuatu yang baru di Taman Budaya, sebaiknya dimulai dari workshop untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas pelaku film di Sumbar,” katanya.

Meski diakui masih memiliki keterbatasan gedung dan fasilitas, TB Sumbar tetap berada pada Tipe A berdasarkan hasil sertifikasi Kementerian Kebudayaan RI. Penilaian tersebut diberikan karena kualitas program kegiatan TB Sumbar dinilai sangat baik dan berada di atas rata-rata instansi sejenis.

Beberapa indikator penilaian meliputi variasi program yang beragam, kualitas media publikasi dan penerbitan, serta sasaran program yang inklusif. TB Sumbar tidak hanya merangkul seniman senior, tetapi juga remaja Gen Z, anak-anak, hingga penyandang disabilitas yang selama ini kerap luput dari perhatian.

Baca Juga: Disbud Sumbar Gencarkan Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Dengan berbagai program baru dan kesinambungan kegiatan lama, Taman Budaya Sumatera Barat optimistis dapat memperkuat perannya sebagai ruang kreatif yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi perkembangan seni budaya daerah pada 2026 mendatang. (*)

Tags: PadangSumbarTaman Budaya Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bencana Alam atau Bencana Komunikasi?

Berita Sesudah

Kayu-Kayu yang Datang Bersama Air

Berita Terkait

Bupati dan Wabup Dharmasraya (Foto: ist)

Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

Selasa, 14/4/26 | 14:21 WIB

Dharmasraya, scientia.id - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akan menggelar rangkaian kegiatan Car Free Day (CFD) yang dipadukan dengan bazaar UMKM, hiburan,...

Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan pertemuan, dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, di Rumah Makan Silungkang, Senin siang (13/4/2026).

Pemko Padang Minta Dukungan Kementerian Luar Negeri RI Revitalisasi Batang Arau

Selasa, 14/4/26 | 10:43 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan pertemuan, dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, di Rumah Makan...

MTsN 7 Solok Cetak 30 Penghafal Al-Qur’an, Wisuda Tahfidz Berlangsung Semarak

MTsN 7 Solok Cetak 30 Penghafal Al-Qur’an, Wisuda Tahfidz Berlangsung Semarak

Senin, 13/4/26 | 22:35 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Suasana khidmat sekaligus semarak mewarnai pelaksanaan Wisuda Tahfidz angkatan ke-4 di MTsN 7 Solok Tanjung Balik,...

114 Peserta Paskibraka Dharmasraya Jalani Tes Kesehatan dan Parade

114 Peserta Paskibraka Dharmasraya Jalani Tes Kesehatan dan Parade

Senin, 13/4/26 | 21:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Usai merampungkan tes berbasis komputer (CAT), sebanyak 114 peserta seleksi Paskibraka Kabupaten Dharmasraya tahun 2026 kini memasuki...

Apel Gabungan Perdana Pasca Idul Fitri, Bupati Solok Tekankan Disiplin dan Peningkatan Kinerja ASN

Pemkab Solok Tegaskan Disiplin ASN dan Evaluasi Data Kehadiran

Senin, 13/4/26 | 19:18 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) melalui apel gabungan perdana yang...

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003, Dinilai Tak Relevan Lagi

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003, Dinilai Tak Relevan Lagi

Senin, 13/4/26 | 16:52 WIB

Pimpinan DPRD Kota Padang menyerahkan laporan akhir pansus 1 DPRD Kota Padang kepada Wakil Walikota Padang Maigus Nasir PADANG, Scientia----—...

Berita Sesudah
Kayu-Kayu yang Datang Bersama Air

Kayu-Kayu yang Datang Bersama Air

POPULER

  • Peran Sintaksis dalam Kehidupan Sehari-hari

    Peran Sintaksis dalam Kehidupan Sehari-hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membongkar Rahasia Kalimat Menurut Para Ahli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003, Dinilai Tak Relevan Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Konotasi dan Denotasi Kata Cabe-Cabean

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Idiom “Keras Kepala” dari Presiden Prabowo untuk Iran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026