
Agam, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Agam memastikan dukungannya terhadap tiga agenda nasional sekaligus: pengendalian inflasi, pembangunan 3 juta rumah, serta penghapusan kemiskinan ekstrem. Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd Lutfi AR saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoor) melalui zoom meeting di Ruang Rapat Bupati Agam, Senin (8/9).
Rakoor yang digelar pemerintah pusat ini menekankan pentingnya langkah strategis daerah dalam menekan laju inflasi, sekaligus menyinergikan kebijakan dengan program penyediaan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut Lutfi, Pemkab Agam berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor agar program nasional benar-benar berdampak di daerah. “Kami berkomitmen mengawal program pengendalian inflasi dan pengentasan kemiskinan. Fokusnya adalah bagaimana manfaat itu bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selain isu inflasi, rapat juga membahas evaluasi program pengentasan kemiskinan ekstrem. Lutfi menyebut, Kabupaten Agam terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, OPD terkait, hingga lembaga keuangan dan dunia usaha.
“Penghapusan kemiskinan ekstrem butuh kerja nyata bersama. Kita ingin masyarakat tidak hanya terbantu secara jangka pendek, tapi juga bisa naik kelas ekonomi dalam jangka panjang,” tambahnya.
Baca Juga: Wagub Sumbar Tinjau Pasar Payakumbuh Pascakebakaran, Pedagang Segera Direlokasi
Melalui forum ini, pemerintah berharap lahir kesepahaman bersama untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah, memperluas akses hunian layak, serta mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Agam. (*)








