Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Yusri Latif hadir di tengah warga meski kegiatan tersebut berlangsung di luar daerah pemilihannya. Ia berbaur dan makan bajamba bersama masyarakat Kabun Jalan Tunggang, RT 04/RW 02, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu, (5/9) malam.
Latif hadir dalam malam hiburan warga yang digelar di depan Posko Pemuda Ikatan Pemuda Kabun (IPEKAB) Jalan Tunggang. Kegiatan itu menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar pemuda bersama masyarakat setempat.
Tidak ada sekat antara anggota dewan dan warga dalam kegiatan tersebut. Latif ikut duduk dan menyantap hidangan makan bajamba yang disajikan di atas daun pisang. Warga kemudian menikmati hiburan organ tunggal hingga malam.
Kehadiran Latif menjadi perhatian Ketua Pemuda IPEKAB Jalan Tunggang, Pajok Zondra Volta. Menurut dia, kehadiran anggota DPRD Kota Padang itu memiliki arti tersendiri karena Kabun Jalan Tunggang bukan wilayah pemilihan Latif.
“Walaupun bukan daerah pemilihannya, beliau tetap hadir dan berbaur bersama masyarakat,” ujar Pajok.
Bagi Pajok, sikap tersebut menunjukkan cara pandang Latif terhadap posisi sebagai anggota DPRD. Setelah terpilih, kata dia, Latif tidak lagi melihat masyarakat berdasarkan batas daerah pemilihan.
“Menurut beliau, ketika sudah menjadi anggota dewan dan terpilih, beliau kepunyaan Kota Padang. Kita jadi salut dengan beliau,” katanya.
Dalam sambutannya, Latif mengapresiasi kekompakan pemuda dan masyarakat Kabun Jalan Tunggang yang mampu menggelar sejumlah kegiatan dalam beberapa bulan terakhir.
Ia menyebut rangkaian kegiatan IPEKAB bersama masyarakat telah dimulai sejak Juli 2026 melalui Turnamen Koa Badunsanak. Kegiatan kemudian berlanjut dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Di antaranya jalan santai dan senam sehat bersama Ibu PKK RT 04 yang dilanjutkan dengan berbagai perlombaan untuk anak-anak.
“Ini luar biasa. Dalam setahun ini bisa digelar tiga acara besar. Mudah-mudahan keaktifan dan kekompakan IPEKAB bersama warga bisa terjaga dengan baik dan dipertahankan,” ujar Latif.
Menurut dia, kegiatan masyarakat semacam itu tidak hanya menjadi hiburan. Kekompakan yang terbangun dapat menjadi modal sosial untuk menjaga lingkungan dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga.
Karena itu, ia berharap aktivitas positif tersebut tidak berhenti setelah perayaan kemerdekaan selesai.
“Hari ini digelar lagi malam hiburan warga dengan organ tunggal sambil makan bajamba daun pisang. Mudah-mudahan selalu tetap berbuat dan mendatangkan manfaat,” katanya.
Pajok mengatakan malam hiburan digelar sebagai bentuk rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan IPEKAB bersama masyarakat berjalan lancar.
Ia mengapresiasi dukungan para pemuda, Ibu PKK RT 04 dan seluruh warga Kabun Jalan Tunggang dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Ini semua tentu tidak terlepas dari bantuan para pemuda, Ibu PKK RT 04 dan seluruh warga Kabun Jalan Tunggang. Mudah-mudahan tahun depan kita tetap bisa berbuat dengan berbagai hal yang positif,” tutur Pajok.
Malam hiburan itu sekaligus menjadi ruang perjumpaan antara pemuda, warga dan tokoh publik dalam suasana informal. Makan bajamba dengan daun pisang menjadi simbol kebersamaan, sementara hiburan organ tunggal menutup rangkaian kegiatan kemerdekaan yang telah berlangsung sejak beberapa pekan sebelumnya.
Bagi Latif, kehadiran di tengah warga di luar dapilnya menjadi bagian dari cara menjaga hubungan dengan masyarakat Kota Padang secara lebih luas. Ia menekankan bahwa aktivitas wakil rakyat tidak semestinya berhenti pada batas-batas daerah pemilihan.(yrp)








![Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260824-WA0012-350x250.jpg)