Sabtu, 18/4/26 | 10:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Iuran BPJS Kesehatan Disebut Bakal Naik Bertahap Mulai Tahun Depan

Kamis, 21/8/25 | 20:07 WIB

Jakarta, Scientia.id – Rencana penyesuaian iuran BPJS Kesehatan kembali mencuat. Dalam sebuah dokumen yang beredar, iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) disebut akan naik secara bertahap mulai tahun depan. Wacana ini digulirkan untuk menjaga keberlanjutan program kesehatan terbesar di Indonesia tersebut.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan yang sejalan dengan upaya memperkuat stabilitas pendanaan layanan kesehatan. Menurutnya, penyesuaian iuran justru akan memberi manfaat lebih luas, bukan hanya bagi fasilitas kesehatan (faskes), tetapi juga bagi peserta JKN.

“Dengan adanya penyesuaian, pembayaran ke fasilitas kesehatan makin lancar, arus kas faskes terjaga. Mereka bisa fokus melayani pasien, meningkatkan kompetensi, dan menyejahterakan tenaga kesehatan. Jika tenaga medis bekerja optimal, layanan akan lebih mudah diakses, dan peserta JKN akan semakin puas,” jelas Rizzky, Kamis (21/8/2025) mengutip detikcom.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB
KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Rizzky menegaskan bahwa BPJS Kesehatan hanya akan menjalankan regulasi yang ditetapkan pemerintah. Sesuai Peraturan Presiden (Perpres), besaran iuran memang harus ditinjau paling lama setiap dua tahun sekali.

Terakhir kali penyesuaian iuran dilakukan pada tahun 2020, ketika pemerintah menerbitkan kebijakan baru untuk kelas I, II, dan III. Sejak saat itu, tarif iuran tetap berlaku hingga kini.

“Sampai hari ini, iuran yang dipakai masih mengacu pada Perpres yang ada. Untuk peserta mandiri (PBPU), kelas I sebesar Rp150 ribu, kelas II Rp100 ribu, dan kelas III Rp42 ribu per orang per bulan. Dari jumlah itu, ada subsidi Rp7 ribu dari pemerintah, sehingga peserta kelas III cukup membayar Rp35 ribu,” terang Rizzky.

Menurut BPJS Kesehatan, penyesuaian iuran penting untuk menciptakan keseimbangan antara biaya pelayanan dengan sumber pembiayaan yang sepenuhnya berasal dari iuran peserta. Selama ini, beban biaya layanan kesehatan terus meningkat, seiring dengan naiknya angka kunjungan pasien dan kebutuhan pengobatan.

Baca Juga: Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign, Ini Aturannya

Dengan iuran yang lebih proporsional, diharapkan fasilitas kesehatan dapat berkembang, tenaga medis lebih sejahtera, serta layanan semakin berkualitas. Pada akhirnya, peserta JKN akan mendapat pelayanan yang lebih adil dan merata. (*)

Tags: BPJS
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wisatawan Singapura Meningkat Tajam, Sumbar Kian Dilirik Turis Mancanegara

Berita Sesudah

PKB Dorong Solusi Konkret untuk Kemaritiman di Padang

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Kamis, 16/4/26 | 14:07 WIB

Padang, Scientia — Bawaslu Kota Padang mempercepat agenda reformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel....

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Kamis, 16/4/26 | 13:35 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

PKB Dorong Solusi Konkret untuk Kemaritiman di Padang

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026