Sabtu, 18/4/26 | 22:32 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Tertinggal Karena Lupa, Tertawa Karena Ingat

Minggu, 18/5/25 | 16:44 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Lupa adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Dalam keseharian, kita sering kali dibuat repot oleh hal-hal kecil yang terlewatkan begitu saja dari ingatan. Terlebih saat tergesa-gesa hendak bepergian, ada saja barang-barang penting yang tertinggal, entah kunci, dompet, atau bahkan ponsel. Padahal, benda-benda kecil seperti itu bisa sangat menentukan lancar atau tidaknya aktivitas selanjutnya.

Namun begitulah lupa, ia datang tanpa aba-aba. Lupa bukan hanya soal barang, tapi juga janji, tugas, bahkan nama orang yang baru kita temui beberapa menit lalu. Kita tahu pentingnya mengingat, tapi nyatanya lupa juga. Maka tak heran kita membuat catatan, alarm, hingga daftar periksa demi menaklukkan pelupa dalam diri sendiri.

BACAJUGA

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

Lupa juga punya sisi yang lebih dalam. Ia bisa menjadi tanda betapa padatnya pikiran, betapa banyaknya hal yang berdesakan di kepala. Di era yang serba cepat ini, otak kita seperti tak punya waktu untuk beristirahat. Informasi datang dari segala arah: notifikasi ponsel, pekerjaan menumpuk, kabar berita yang tiada henti, hingga masalah pribadi yang saling berkejaran.

Lupa terkadang mengajarkan kita untuk selalu teliti dan berhati-hati. Ia memaksa kita untuk membuat kebiasaan baru: menyiapkan segala sesuatu dengan cermat dan teliti. Dari sekian banyak strategi yang kita susun, sebenarnya kita sedang belajar memahami diri sendiri. Kita mulai mengenali pola-pola lupa: lupa meletakan kunci kendaraan, lupa janji, hingga lupa tanggal hari-hari penting.

Lupa memberi ruang untuk saling memaafkan. Ketika orang lain lupa menepati janji atau lupa mengembalikan barang yang kita pinjamkan, kita diingatkan bahwa kesempurnaan bukanlah sifat manusia. Kita tidak langsung marah, karena kita pun pernah berada di posisi yang sama. Lupa, meskipun kadang menyebalkan, nyatanya bisa melunakkan sikap dan memperhalus hati.

Akhirnya, yang harus kita pahami bahwa lupa merupakan bagian alami dalam kehidupan. Mungkin, lupa adalah cara semesta mengajak kita untuk melambat sejenak, untuk tidak selalu tergesa, tidak terlalu serius, dan tidak terlalu yakin bahwa segalanya bisa kita kendalikan. Lupa mengajarkan bahwa bahkan dalam ingatan pun, ada ruang yang perlu dimaafkan. Di balik setiap kelupaan, selalu ada cerita kadang juga tawa yang datang terlambat.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Gubernur Mahyeldi Raih Rekor MURI lewat Kolaborasi Seni Tradisi Terbanyak

Berita Sesudah

Reses di Nagari Sandi Ulakan, Firman Turut Gotong Royong dan Serap Aspirasi Warga

Berita Terkait

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Berita Sesudah
Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Firman foto bersama dengan masyarakat Nagari Sandi Ulakan usai gotong royong. Minggu, (18/05/2025) [foto : sci/yrp]

Reses di Nagari Sandi Ulakan, Firman Turut Gotong Royong dan Serap Aspirasi Warga

POPULER

  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026