Minggu, 10/5/26 | 05:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Di Mulai dari Atas Meja

Minggu, 22/12/24 | 16:05 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Di era modern ini, meja bukan lagi sekadar selembar papan dengan empat kaki yang berdiri kokoh di sudut ruangan. Ia telah berevolusi menjadi panggung kreativitas, pusat kendali produktivitas, bahkan simbol gaya hidup. Dari meja belajar yang dirancang ergonomis demi kesehatan punggung, hingga meja komputer yang dilengkapi teknologi canggih.

Ada meja dengan ketinggian yang bisa diatur hanya dengan sentuhan tombol, seakan memahami tubuh penggunanya lebih dari dirinya sendiri. Ada pula laci-laci rahasia yang bukan hanya tempat menyimpan camilan, tetapi juga ruang kecil yang menjaga privasi dan ketenangan pikiran. Kreativitas para desainer meja seolah menolak batas, menjadikannya bukan sekadar furnitur, melainkan manifestasi dari evolusi kebutuhan manusia modern.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB
Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Dulu, saat kecil, saya sering membayangkan meja belajar impian. Bukan sekadar tempat menulis atau membaca, tapi menja yang membuat saya nyaman. Impian itu sederhana namun jelas, meja dengan sandaran kaki agar tidak menggantung di lantai dingin, rak kecil untuk merapikan buku, dan kursi putar beroda yang memungkinkan saya bergerak bebas tanpa berdiri.

Bagi anak sekolah dasar seperti saya saat itu, memiliki meja seperti itu serasa memiliki panggung ajaib. Tentu saja, dengan meja itu saya membayangkan setiap mengerjakan tugas sekolah terasa lebih seru. Saya juga membayangkan betapa menyenangkan membaca dengan posisi duduk di meja terebut.

Kini, dengan YouTube sebagai jendela ke berbagai dunia, saya sering terpukau melihat meja kerja para gamer profesional. Desainnya futuristik lengkap dengan lampu LED yang bisa diatur sesuai suasana hati, monitor besar berjajar seperti layar kendali, dan sistem kabel tersembunyi rapi. Bahkan, ada meja yang bisa naik-turun otomatis hanya dengan satu tombol, seakan memahami kapan penggunanya butuh berdiri dan meregangkan kaki.

Melihat meja-meja modern yang futuristik dan canggih, saya sering bertanya, “Berapa sih harganya?”. Impian masa kecil saya tentang meja ideal terasa sederhana di tengah desain yang kini dilengkapi rak vertikal, pencahayaan, hingga panel colokan tersembunyi. Meja bukan lagi sekadar furnitur, melainkan ruang pribadi di mana ide, mimpi, dan kenyamanan bertemu, baik untuk belajar, bermain gim tengah malam, atau sekadar merenung dalam hening.

Pada akhirnya, meja belajar atau meja komputer bukan sekadar perabotan biasa. Ini adalah panggung tempat ide-ide besar lahir, deadline dikejar mati-matian, dan terkadang, tempat secangkir kopi tumpah dengan elegan. Meja yang baik bukan hanya nyaman dan fungsional, tetapi juga punya karakter yang bisa membuat kita tersenyum setiap kali duduk di depannya. Bahkan untuk menyelesaikan tulisan ini, saya berada di meja yang mampu mengakomodir pekerjaan tulis-menulis saya. Karena di atas meja, kehidupan sering kali dimulai kembali, satu kata, satu ide, satu secangkir kopi, dan satu harapan dalam setiap ketikan.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Transformasi Timun Mas: dari Dongeng Menjadi Iklan Marjan

Berita Sesudah

Firdaus Pimpin DPW PKDP Sumbar

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Berita Sesudah
Penyerahan pataka kepada Ketua DPW PKDP terpilih, Firdaus oleh Wakil Ktua OKK DPP PKDP, Agus Rizal. Minggu, (22/12/2024) [foto : sci]

Firdaus Pimpin DPW PKDP Sumbar

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Dharmasraya Kembali Gelar Pasar Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkat Literasi Keuangan di Sumbar Masih Rendah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ruangan Tak Layak, Rumah Tahfidz Qur’an di Jorong Ranah Bakti Butuh Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Kunjungi Menteri Ekonomi Kreatif RI Garap Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026