Kamis, 17/9/26 | 01:16 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Raket Nyamuk Elektrik

Minggu, 15/12/24 | 17:00 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Ada sesuatu yang memikat dari suara “crack!” kecil di udara, sebuah tanda kemenangan dalam duel tak seimbang: saya versus nyamuk. Akhir-akhir ini, raket nyamuk elektrik menjadi senjata favorit saya untuk menjaga diri dari gigitan pengganggu kecil itu. Bukan hanya sekadar alat, raket ini adalah kombinasi sempurna antara efisiensi, kesehatan, dan hiburan.

Tidak ada asap menyengat yang menyesaki ruangan, tidak ada racun kimia yang mengusik napas. Hanya ada saya, raket nyamuk elektrik di tangan, dan tekad untuk memburu pengganggu kecil itu. Setiap ayunan bukan sekadar gerakan biasa; ini soal kecepatan, ketepatan, dan strategi. Kata teman, sensasinya mirip bermain bulutangkis, bedanya lawannya kecil, lincah, dan berdengung, tapi tetap saja kalah telak dalam sekali pukul!

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Menggunakan raket nyamuk elektrik ternyata lebih dari sekadar membasmi serangga. Dalam setiap gerakannya, ada manfaat tersembunyi: tubuh yang lebih aktif. Siapa sangka memburu nyamuk bisa berubah menjadi olahraga ringan?

Saya bergerak, membungkuk, melompat kecil, bahkan terkadang tertawa ketika menangkap mereka dalam kilatan listrik. Sensasi memburu itu menghadirkan kepuasan tersendiri. Seperti seorang penjelajah yang menaklukkan rintangan kecil di tengah hutan rumahnya sendiri, begitu perumpamaannya.

Dan yang paling menarik, setiap kali raket ini saya ayunkan, ada rasa lega yang tak tergantikan. Tanpa bau kimia atau asap yang menyiksa, saya tetap bisa menikmati udara bersih sambil melindungi diri dari nyamuk. Raket nyamuk elektrik bukan hanya alat pembasmi, melainkan simbol kemenangan kecil yang membuat hidup terasa lebih sehat, aktif, dan seru.

Tentu, ada momen-momen lucu yang selalu menyertai “petualangan” ini. Pernah suatu kali, saya terlalu bersemangat hingga raket nyamuk mengenai betis teman. Bukannya membasmi nyamuk, saya malah panik mendengar bunyi “crack!”, salah sasaran. Nyamuknya selamat, tapi tidak dengan betis teman.

Saya masih mendengar nyamuk itu berdengung, seakan mengejek dengan tawa kecilnya, “haha meleset”. Sejak itu, saya belajar satu hal penting menjadi pemburu nyamuk membutuhkan ketenangan hati dan tangan yang presisi. Ini seni, bukan sekadar olahraga.

Pada akhirnya, raket nyamuk elektrik mengajarkan saya banyak hal. Bahwa dalam memburu hal kecil, dibutuhkan kesabaran besar. Meskipun kita sering meleset, tetap ada kesempatan untuk mencoba asal jangan sampai yang kena betis teman lagi. Dan yang paling penting, hidup ini sebenarnya mirip perburuan nyamuk, ada gangguan kecil yang menguji kesabaran, ada momen-momen lucu yang membuat kita tertawa, dan ada kepuasan luar biasa saat akhirnya kita berhasil menang.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sastra Bandingan: dari Dongeng Klasik ke Novel Populer

Berita Sesudah

Golkar Usung Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Berita Sesudah
Golkar Usung Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD

Golkar Usung Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD

POPULER

  • Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

    Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Diganjar Anugerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026