Minggu, 25/10/26 | 10:42 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Cerita Minuman Hangat di Terik Menyengat

Minggu, 27/10/24 | 16:20 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Baru-baru ini, sebuah unggahan di Instagram menarik perhatian warganet, khususnya mereka yang tinggal di Kota Padang. Dalam unggahan itu digambarkan ada tiga lingkaran, matahari, Padang, dan bumi. Lucunya, Kota Padang diilustrasikan seolah-olah berada di tengah, tepat di antara bumi dan matahari, dengan jarak super dekat dari si pusat panas. Mungkin ini cara kreator untuk menggambarkan betapa ekstremnya panas yang dirasakan masyarakat Padang belakangan ini, hingga rasanya seolah kota ini “dipindahkan” lebih dekat ke matahari!

Tentu saja, unggahan tersebut hanya lelucon semata, tapi sukses membuat banyak orang tersenyum dan merasa terwakili. Melalui visual sederhana ini, pesan bahwa “cuaca di Padang lagi panas banget!” tersampaikan dengan menghibur. Bukan hanya warganet Padang yang ikut merasakan “kepanasan” dalam hati, tapi para penonton lain pun bisa ikut merasakan kocaknya ide bahwa Kota Padang seolah “punya hubungan spesial” dengan matahari.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Namun, bukan unggahan ini yang menjadi fokus utama saya, melainkan sebuah obrolan absurd di siang bolong bersama seorang teman. Entah bagaimana ceritanya, unggahan tentang “Padang dekat dengan matahari” ini malah memicu kami untuk berdebat ngalor-ngidul, lengkap dengan berbagai teori konspirasi unik sebagai bumbu.

Tak cukup dengan itu, obrolan pun merembet hingga ke serial Power Rangers yang berlatar luar angkasa, seakan kami berada pada galaksi lain. Obrolan konyol itu, meskipun tidak ilmiah, cukup ampuh membuat siang yang panas terasa sedikit lebih menyenangkan.

Anehnya, meski siang itu panas bedengkang, menu yang kami pesan justru didominasi minuman hangat. Kesadaran ini baru muncul saat kami mulai membereskan laptop dan bersiap pulang. Kami saling menatap gelas dengan label “hot” yang bertengger di meja, dan tiba-tiba tergelitik dengan pilihan kami sendiri.

Bagaimana bisa, di tengah obrolan tentang betapa teriknya cuaca, kami malah memilih minuman panas seakan sedang di puncak musim hujan? Barangkali ini semacam “konspirasi” tak disadari antara otak dan tubuh, atau mungkin kami hanya terlalu terbawa suasana “panas dalam” obrolan. Yang jelas, keputusan aneh ini sukses menambah bahan tertawaan di akhir sesi.

Saat kami berjalan keluar kafe, dengan sisa-sisa tawa dan dahaga yang tak biasa, tiba-tiba muncul pemikiran: mungkin hidup di Padang ini seperti minuman panas yang kami pesan tadi—terasa mendebarkan di tengah terik, tapi tetap dinikmati, meski kadang absurd dan tak selalu logis. Mungkin ini cara alam bercanda, menguji siapa yang paling tahan menerima “pelukan” matahari sekaligus menyuruh kita tetap bersyukur.

Lagi pula, panas tak melulu buruk, ia mengajari kita untuk mencari kesejukan dalam diri, bahkan kalau itu berarti menyeruput teh panas di siang bolong. Pada akhirnya, kita hanya bisa tersenyum dan mengakui, di tengah cuaca yang panas ini, hidup selalu punya cara kocaknya sendiri untuk menghibur.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Langkah Cerdas Pemprov Sumbar Dorong UMKM Lokal Go Internasional

Berita Sesudah

Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Panwaslu Kecamatan Pulau Punjung

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Berita Sesudah
Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Panwaslu Kecamatan Pulau Punjung

Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Panwaslu Kecamatan Pulau Punjung

POPULER

  • Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Singgah Sahabat Donizar, Menjaga Harapan Warga Perantauan di Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026